9.002 M2 Tanah Milik Warga akan Dibebaskan untuk Rel Layang Joglo Solo

Total luas lahan hak milik pribadi warga yang terkena proyek pembangunan rel layang Simpang Joglo, Banjarsari, Solo, diperkirakan mencapai 9.002 meter persegi.

 Warga membongkar bangunan rumahnya yang terdampak Proyek Nasional Jalur Ganda Solo-Semarang Fase 1 Solo Balapan-Kadipiro atau proyek rel layang Joglo di bantaran rel kereta api (KA), Nusukan, Banjarsari, Solo, Rabu (24/11/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Warga membongkar bangunan rumahnya yang terdampak Proyek Nasional Jalur Ganda Solo-Semarang Fase 1 Solo Balapan-Kadipiro atau proyek rel layang Joglo di bantaran rel kereta api (KA), Nusukan, Banjarsari, Solo, Rabu (24/11/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Sebanyak 95 bidang tanah hak milik pribadi warga dengan total luas 9.002 meter persegi (m2) bakal dibebaskan pemerintah lantaran masuk dalam gambar atau detail engineering design (DED) proyek rel layang (elevated rail) Joglo, Banjarsari, Solo.

Perincian tanah tersebut meliputi 4.162 meter persegi (18 bidang) di Kelurahan Gilingan, 1.959 meter persegi (25 bidang) di Nusukan, 1.423 meter persegi (37 bidang) di Joglo, serta 1.458 meter persegi (15 bidang) di Banjarsari.

Informasi itu disampaikan Camat Banjarsari, Beni Supartono, saat dimintai keterangan Solopos.com, Selasa (30/11/2021) siang. Tapi ia mengakui belum bisa memastikan kapan pembebasan lahan milik pribadi tersebut akan dilakukan.

Ia menambahkan ada kemungkinan luas lahan milik pribadi yang harus dibebaskan lantaran terkena proyek rel layang Joglo, Solo, bakal bertambah. Termasuk mengenai sebagian lahan Kantor Kelurahan Banjarsari di timur simpang Joglo.

Baca Juga: Hanya Naik Rp21.000, Ini Usulan Nilai UMK Solo 2022

“Informasi pasti saya belum bisa matur karena ada perubahan gambar awal. Dengan nanti gambar baru, DED baru yang memakai underpass, otomatis lingkungan sekitar termasuk Kantor Kelurahan Banjarsari akan kena,” tuturnya.

Beni memprediksi luas lahan milik pribadi yang bakal terkena proyek rel layang Joglo bakal membengkak hingga lebih 10.000 meter persegi. Bila itu terjadi, nantinya Pemprov Jateng yang akan menetapkan lokasi proyek itu.

Penetapan Lokasi

“Kemarin itu kan luas lahan milik pribadinya kan 9.002 meter persegi, sehingga penetapan lokasinya oleh Pemkot Solo. Nanti kalau ada gambar baru, DED baru yang memasukkan gambar underpass, penloknya Pemprov,” urainya.

Khusus untuk Kantor Kelurahan Banjarsari yang diprediksi terkena proyek rel layang Joglo, Solo, menurut Beni tidak semua kena namun hanya sebagian, yakni sudut-sudutnya. Lahan itu sebelumnya tidak masuk kawasan proyek Joglo.

Baca Juga: Simpanan Rp270 M Tertahan, Anggota KSP Sejahtera Bersama Solo Beraksi

“Menyerempet sebagian kantor [Kelurahan Banjarsari], kena di pojokan-pojokan. Bentuknya lingkaran. Seputaran itu berdasarkan hitungan DED kena. Yang sebelumnya belum dihitung saat desainnya double track,” katanya.

Sementara itu, sejumlah warga yang selama ini tinggal di bantaran rel kereta api atau lahan milik PT KAI di Nusukan, Solo, yang kena proyek rel layang Joglo, Solo, sudah pindah seiring telah dicairkannya uang ganti rugi. Besaran uang ganti rugi bervariasi sesuai luas bangunan rumah.

Tapi bila dirata-rata, nilai ganti rugi yang diterima warga sekitar Rp50 juta. Seperti disampaikan Ketua RT 001/RW 018 Nusukan, Suradi Candra. “Uang ganti rugi bervariasi, ada yang dapat Rp150 juta hingga Rp200 juta,” tuturnya.

Berita Terkait

Espos Plus

Rehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

+ PLUS Rehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

Kesukaleraan menjalani rehabilitasi lebih efektif mengentaskan pencandu narkoba. Pendekatan hukum acap kali membuat pengguna narkoba tiarap dan enggan melaporkan diri ke institusi penerima wajib lapor.

Berita Terkini

Butuh 2 Tahun Bagi SMAN 1 Sragen Untuk Raih Gelar Adiwiyata Tertinggi

SMAN 1 Sragen menjadi satu dari sedikit sekolah yang berhasil meriah predikat Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan.

Jalan Sunyi Perpustakaan Umum Wonogiri

Perpustakaan Umum Kabupaten Wonogiri hanya dikunjungi maksimal tiga orang setiap hari.

9 Orang di Jateng Terpapar Omicron, Satu dari Sukoharjo

Sembilan sampel pasien Covid-19 di Jateng yang dites WGS dinyatakan terpapar Omicron, salah satunya dari Kabupaten Sukoharjo.

Selamat! 13 Sekolah di Sragen ini Lolos Adiwiyata Nasional dan Mandiri

Sebanyak 13 sekolah dari jenjang SD hingga SMA/SMK di Sragen berhasil menjadi Sekolah Adiwiyata baik tingkat nasional maupun mandiri.

Datangi Bengkel, Kapolsek Jatipurno Minta Aksesoris Motor Harus Standar

Kapolsek Jatipurno Wonogiri turun ke bengkel sepeda motor meminta pemilik bengkel tidak melayani pemasangan aksesoris motor tak sesuai standar.

Bupati Sukoharjo: Masyarakat Tak Perlu Takut Divaksin Booster!

Saat ini, BUpati mengungkapkan status Sukoharjo masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

Tepergok Coret-Coret Pintu Toko di Solo, 2 Pelaku Vandalisme Ditangkap

Tim Sparta Polresta Solo menangkap dua pemuda yang tepergok tengah melakukan aksi coret-coret pintu bekas toko di Jl A Yani, Rabu (19/1/2022) dini hari.

Keindahan WKO Bisa Dinikmati Maksimal di Gunung Kemukus pada Bulan Ini

Keberadaan Waduk Kedung Ombo menambah daya tarik Objek Wisata Gunung Kemukus di Sragen. Keindahan maksimal bisa dinikmati wisatawan saat air Waduk Kedung Ombo mencapai ketinggian puncak.

Kecemplung Kali Pas Naik Motor, Warga Trucuk Klaten Ditemukan Meninggal

Titik Dwi Sumiati, 60, warga Desa Gaden, Trucuk, Klaten, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Kali Kuning, Kecamatan Trucuk, Kamis (20/1/2022) malam.

Di Sukoharjo, Anak-Anak Diajak Naik Mobil Patroli Polisi Usai Divaksin

Adanya varian baru virus Covid-19 jenis Omicron menjadi tantangan bersama untuk menurunkan angka penularan dengan cara percepatan vaksinasi maupun penerapan protokol kesehatan.

Ini Rahasia Kenikmatan Seduhan Teh Kemuning

Cita rasa teh asli Kemuning, Karanganyar begitu sedap dan berbeda dari produk lain karena diolah dengan cara tradisional.

Sedapnya Teh Kemuning Karanganyar, Beda dari Pabrikan

Cita rasa teh tradisional dari perkebunan di Kemuning, Ngargoyoso, Jawa Tengah, amat sedap dan berbeda dengan buatan pabrik.

Ini Kronologi Motor Tukang Ojek Asal Jumapolo Dibawa Kabur Penumpang

Entah apa yang membuat Sabar Mualim, tukang ojek asal Matesih, Karanganyar, mau menyerahkan sepeda motornya dipinjam penumpang yang belakangan diketahui adalah penipu ini begitu saja.

Niat Cari Jalan Halus, 2 Truk Ini Terperosok ke Jalan Rusak di Sragen

Dua truk sarat muatan terperosok ke jalan yang rusak di Jl. Gabugan-Sumberlawang tepatnya di dekat SMPN 1 Tanon, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Jumat (21/1/2022).

Tega! Bukannya Bayar, Pengojek Solo-Karanganyar Bawa Kabur Motor Sabar

Sepeda motor milik tukang ojek asal Karanganyar, Sabar Mualim, 49, digondol penumpang saat mengantarkan dari Solo-Karanganyar, Kamis (20/1/2022).