8 Warga Asing Dideportasi Karena Salahi Izin Tinggal di Soloraya

Kantor Imigrasi Kelas I Solo sepanjang 2018 mendeportasi delapan warga negara asing (WNA) lantaran menyalahgunakan izin tinggal di Soloraya.

8 Warga Asing Dideportasi Karena Salahi Izin Tinggal di Soloraya

SOLOPOS.COM - Ilustrasi deportasi (deccanchronicle.com)

Solopos.com, SOLO — Kantor Imigrasi Kelas I Solo sepanjang 2018 mendeportasi delapan warga negara asing (WNA) lantaran menyalahgunakan izin tinggal di Soloraya.

Penjelasan itu disampaikan Kepala Kantor Imigrasi kelas I Solo, Said Ismail, saat diwawancarai wartawan di Solo, Jumat (25/1/2019). “Ada delapan WNA yang kami deportasi ke negara asal mereka tahun lalu,” ujar dia.

Menurut Said, tiga WNA yang dideportasi terbukti menyalahgunakan izin tinggal di Soloraya. Said menjelaskan pengawasan warga negara asing di Soloraya menjadi salah satu tugas Kantor Imigrasi Kelas I Solo selain pembuatan paspor.

Kantor Imigrasi Kelas I Solo mempunyai divisi khusus pengawasan warga negara asing di Soloraya.

“Kendalanya dengan dibebaskannya visa sekarang, kami untuk pengawasan agak sedikit ini ya… Istilahnya karena bisa saja dia [WNA] alasannya apa, tujuannya apa, kami kan belum tahu. Kami tetap awasi. Bila ada yang melanggar kami tindak,” kata dia.

Ditanya ihwal pelanggaran izin tinggal WNA di Solo, menurut Said, tidak ada tren peningkatan secara signifikan. Bahkan menurut dia, tren pelanggaran tersebut relatif stagnan atau stabil dari tahun ke tahun.

“Cenderung stabil dalam hal pelanggaran,” urai dia.

Kasubsi Teknologi Informasi Kantor Imigrasi Kelas I Solo, Oki Syahputra, menjelaskan pengawasan keimigrasian berawal dari proses screening orang asing yang datang ke Indonesia. Bagi WNA yang datang berwisata bisa apply visa di bandar udara (bandara).

Sedangkan bagi WNA yang datang untuk bekerja harus mengurus visa kerja terlebih dulu. Visa itu diurus di kantor kedutaan. Tahap itu merupakan bagian pengawasan administrasi.

Data yang masuk ke kedutaan bisa diakses oleh jajaran imigrasi. “Data yang masuk ke kedutaan kan ada di Kantor Imigrasi. Kami punya data base. Lalu Bagian Pengawasan dan Penindakan Imigrasi keliling cek data. Benar tidak, atau mungkin ada penambahan tenaga kerja lain. Harus cek on the spot,” imbuh dia.

Oki mengatakan sumber daya manusia (SDM) Bagian Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Solo bisa dibilang masih terbatas. Apalagi luas wilayah yang harus diawasi tim sangat luas yaitu meliputi enam kabupaten dan satu kota di Soloraya.

“Kalau dibilang kekurangan SDM ya bisa juga. Karena luas wilayah kerja kami enam kabupaten dan satu kota. Saking padatnya agenda, tim bagian pengawasan tidak pernah di kantor. Mereka terus berkeliling mengecek on the spot data WNA,” urai dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Warga Wadas Purworejo Gugat Ganjar Pranowo ke PTUN Terkait Pembangunan Bendungan Bener

Warga Wadas, Purworejo, merasa dirugikan dengan dikeluarkannya izin penetapan lokasi pengadaan tanah bagi pembangunan Bendungan Bener oleh Gubernur Ganjar Pranowo.

Ini Kegunaan PlasmaHub, Platform Digital Buatan ITS

Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau ITS meluncurkan PlasmaHub untuk mempermudah warga mendonorkan plasma konvalesen

Ribuan Pekerja Hotel dan Restoran di Malang Dirumahkan

Hotel dan Restoran di Malang terpaksa merumahkan separuh dari total karyawan mereka untuk bisa bertahan sekaligus mematuhi aturan PPKM.

ITS PKU Muhammadiyah Solo Gelar Kurban di Wonogiri, Ini Alasannya

Perayaan Hari Raya Iduladha 2021, ITS PKU Muhammadiyah Solo dilaksanakan di Dusun Joho, Desa Sambiharjo, Kecamatan Paranggupito, Wonogori

Paket Obat Covid-19 Gratis Didistribusikan ke Pasien Isoman di Bantul

Penyaluran paket obat Covid-19 gratis ke pasien yang isoman di rumah di Bantul dilakukan oleh para tentara Bintara Pembinaan Desa (Babinsa).

Windy Cantika Sempat Gugup karena Persaingan Olimpiade Tokyo 2020 Sangat Ketat

Windy Cantika sempat gugup karena para rival tampil tangguh hingga hanya berjarak tipis untuk total perolehan angkatan.

Ahsan/Hendra Awali Olimpiade Tokyo 2020 dengan Mudah

Ahsan/Hendra kemudian akan menghadapi wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Senin (26/7/2021) pukul 16.00 WIB.

Revitalisasi Pedestrian Jl. Jenderal Sudirman Kota Jogja Segera Dimulai

Revitalisasi pedestrian Jl. Jenderal Sudirman Jogja akan menghabiskan dana senilai Rp20 miliar.

KISAH KADES JENAR: Dulu Hujat Pejabat, Kini Disuntik Vaksin Langsung oleh Bupati Sragen

Akhirnya Kades Jenar bertemu Bupati Sragen dan disuntik vaksin.

Peringati Hari Anak Nasional, Anak di Madiun Dapat Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Kabupaten Madiun mulai melakukan vaksinasi terhadap anak berusia 12 tahun ke atas saat peringatan Hari Anak Nasional 23 Juli 2021.

Hingga Juli 2021, Ada 125 Kasus Kematian Karena Covid-19 di Kulonprogo

125 kasus kematian akibat Covid-19 selama Juli di Kabupaten Kulonprogo, mayoritas pasien yang sedang dirawat di rumah sakit.

Gubernur Ganjar Sebut Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Sudah 17,28%, Ini Perinciannya

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengaku kena buli dan kecaman akibat informasi yang disampaikan @pandemictalks soal serapan anggaran Covid-19 di Jateng yang disebut terendah.