Sejumlah penumpang memadati Terminal Ir. Soekarno, Klaten, Senin (24/12/2018). (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN -- Petugas Terminal Ir. Soekarno Klaten menyemprit delapan sopir bus dalam lima hari terakhir. Sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) tersebut diberi surat tilang karena kondisi bus mereka dinilai tak laik jalan.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di Terminal Ir. Soekarno Klaten, sejumlah agen bus kebanjiran penumpang selama liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Data di internal petugas Terminal Ir. Soekarno Klaten menyebutkan jumlah penumpang yang naik dari terminal tersebut terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Jumlah penumpang saat H-1 Natal 2018 berkisar 21.920 orang. Di sisi lain, jumlah bus yang keluar-masuk di terminal tersebut mencapai 903 bus.

Di luar liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, bus yang keluar-masuk di Terminal Ir. Soekarno di bawah 600-an bus.

“Jumlah penumpang dan bus di terminal ini terus bertambah [H-5 Natal, jumlah penumpang berkisar 16.036 orang]. Kami memprediksi kondisi di sini terus ramai hingga 2 Januari 2019,” kata Kepala Satuan Pelayanan Terminal Ir. Soekarno Klaten, Marjono, saat ditemui Solopos.com, di ruang kerjanya, Senin (24/12/2018).

Selain memantau kondisi arus selama Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, lanjut Marjono, petugas di Terminal Ir. Soekarno juga dikerahkan untuk rutin mengecek kondisi bus yang masuk-keluar di terminal setempat.

Dalam lima hari terakhir, petugas Terminal Ir. Soekarno sudah mengeluarkan surat tilang bagi delapan sopir bus karena kondisi kendaraannya tak laik jalan.

“Kami terpaksa mengeluarkan surat tilang bagi mereka. Penyebabnya, bus yang digunakan tak dilengkapi surat-surat penting dan kondisi mesin jelek, termasuk tak memiliki kartu pengawasan dan surat insidental. Kami menyarankan bus-bus itu tidak digunakan saat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Ini semua demi kenyamanan penumpang,” katanya.

Disinggung harga tiket bus saat liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Marjono mengatakan harga tiket mengalami kenaikan yang wajar. Petugas di Terminal Ir. Soekarno juga terus memantau penjualan tiket di terminal. “Harga tiket naik tapi tak signifikan,” katanya.

Salah satu penumpang bus di Terminal Ir. Soekanrno asal Karangnongko, yakni Mudakir, 42, mengatakan harga tiket bus masih terjangkau. “Harga tiket kelas VIP Rp160.000 per orang. Di hari biasa senilai Rp150.000. Terminal Ir. Soekarno juga nyaman,” katanya.

Salah satu agen bus PO Handoyo di kompleks Terminal Ir. Soekarno, Febri, 26, mengaku kenaikan jumlah penumpang saat liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 mencapai 100 persen.

“Kebetulan kami baru buka di sini. Semula kami mengawali satu bus per hari. Saat seperti ini, kami bisa memberangkatkan dua bus per hari,” katanya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten