Tutup Iklan

8 Orang Positif Covid-19, Seluruh Pegawai Kantor Imigrasi Surakarta Dites Swab Senin

Delapan pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta di Colomadu, Karanganyar, terkonfirmasi positif Covid-19, seluruh pegawai dites swab.

 Ilustrasi mutasi virus corona (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi mutasi virus corona (Freepik)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Delapan orang pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta di Colomadu, Karanganyar, terkonfirmasi positif Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir.

Data yang dihimpun Solopos.com dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar, kasus berawal dari dua orang pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta yang positif terpapar virus corona, pekan lalu.

Satu pegawai terkonfirmasi positif pada Selasa (20/4/2021). Sedangkan kasus kedua terkonfirmasi pada Kamis (22/4/2021). Puskesmas setempat kemudian melakukan tes swab PCR terhadap 30 orang pegawai Kantor Imigrasi Surakarta yang kontak erat dengan dua kasus positif Covid-19.

Baca Juga: KSPN Karanganyar Minta Pengusaha Jangan Menganggap Buruh Sebagai Musuh

Tes swab PCR Covid-19 bagi 30 pegawai itu berlangsung Rabu (28/4/2021) dan hasilnya keluar Jumat (30/4/2021). Dari 30 orang itu, enam orang positif Covid-19. Satu orang dari Karanganyar, lainnya dari luar.

Dinkes menindaklanjuti dengan pelacakan kontak erat keluarga satu orang warga Karanganyar tersebut. Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Teknologi dan Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Sri Marhaeni Yuli Astuti, membenarkan informasi delapan pegawai Kantor Imigrasi Solo terpapar Covid-19.

Orang Tanpa Gejala

Marhaeni menyebut kondisi mereka termasuk orang tanpa gejala (OTG) sehingga menjalani isolasi mandiri. Ia meluruskan informasi perihal awal mula persebaran Covid-19 pegawai kantornya itu.

Baca Juga: Perempuan Magelang Ditemukan Meninggal di Terminal Tawangmangu

“Dua kasus pertama tidak terjadi dari kantor. Mereka diduga terpapar dari keluarga. Tetapi, memang ada yang sempat ke kantor [bekerja dan mengikuti acara]. Hari lain, dia diminta pulang karena saat pengecekan suhu badan sebelum masuk kantor itu suhu tubuhnya tinggi. Setelah itu ketahuan positif Covid-19. Kami kaget,” tutur Marhaeni saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (1/5/2021).

Marhaeni menyampaikan Kantor Imigrasi Surakarta mengambil tindakan setelah menerima hasil tes swab PCR Covid-19 terhadap 30 pegawai. Salah satunya, menerbitkan surat keputusan (SK) tentang bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mulai Senin (3/5/2021).

“WFH berlaku bagi pegawai yang yang memiliki riwayat komorbid. Nah, Senin [3/5/2021] kami akan melakukan tes swab PCR Covid-19 secara mandiri. Sasarannya pegawai yang belum mengikuti tes swab PCR Covid-19. Ini tindak lanjut dari penambahan enam kasus dan sebagai langkah antisipasi,” jelasnya.

Baca Juga: Dapat 15.000 Dosis, Dinkes Karanganyar Mulai Lagi Vaksinasi Pertama

Tetap Membuka Pelayanan

Marhaeni mengungkapkan Kantor Imigrasi Solo masih akan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengoptimalkan pegawai yang tidak terpapar Covid-19. Ia memastikan kantornya sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk pegawai maupun masyarakat selama pelayanan.

Ia mencontohkan pemeriksaan suhu badan bagi pegawai dan pemohon layanan keimigrasian, wajib memakai masker, menyediakan hand sanitizer di pintu masuk, menjaga jarak dengan mengatur posisi duduk. Selain itu rutin menyemprotkan desinfektan ke seluruh ruangan, dan memberikan vitamin pada pegawai.

“Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Sebagai kantor pelayanan, kami mengutamakan kesehatan pegawai dan masyarakat. Tetapi kami juga tetap mengutamakan pelayanan agar berjalan dan tidak terhambat.”


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Edarkan Sabu-Sabu, 2 Warga Solo dan Boyolali Dikukut Polisi

Satres Narkoba Polresta Solo berhasil menangkap dua pengedar sabu-sabu saat bertransaksi di Pucangsawit, Jebres, Solo. Kedua tersangka masing-masing warga Klego, Boyolali dan Laweyan, Solo.

Gegara Puntung Rokok, Rumah Warga Karangmojo Tasikmadu Ludes Terbakar

Nyaris semua perabotan di rumah Samiyati di Desa Karangmojo, Tasikmadu, Karanganyar, ludes dilalap api yang diduga berasal dari puntung rokok yang membakar kasur.

Harga Cabai Rawit Merah di Sragen Meroket, Tembus Rp57.000/Kg

Musim hujan membuat cabai lebih cepat membusuk. Kondisi ini membuat harganya menjadi naik, seperti yang terjadi di Sragen.

Hadiri Pramuka Berselawat, Ganjar Ketemu Habib Syech di Solo

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menghadiri acara Pramuka Berselawat yang diisi Habib Syech di Kota Solo.

Lowongan Perangkat Desa di Sragen Bertambah Jadi 228 Kursi

Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Sragen menekankan pentingnya transparansi dan taat aturan dalam menjalankan seleksi perangkat desa agar tak menimbulkan masalah.

Ini Alasan Semua Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Menghadap ke Selatan

Semua rumah di Dusun Ginadewetan dan Ginadekulon, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, menghadap ke selatan.

Satukan Perbedaan, Ketum PKR Tuntas Subagyo Gelar Doa Lintas Agama

Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, menekankan pentingnya toleransi antarumat beragama di Indonesia yang plural.

Atap 2 Ruangan SDN 1 Toyogo Sragen Disangga Bambu, KBM Siswa Dipindah

Kepala SDN 2 Toyogo, Sambungmacan, Sragen, khawatir jumlah siswa sekolahnya akan berkurang karena kondisi gedung yang rusak.

Diduga Kena Jebakan Tikus, Nenek Pikun Asal Sragen Ditemukan Meninggal

Nenek diduga pikun, Tugiyem, 72, warga Sidoharjo, Kabupaten Sragen, ditemukan meninggal di area persawahan, Sabtu (4/12/2021) diduga karena tersetrum jebakan tikus beraliran listrik.

Forum Kades Sragen Gandeng Praktisi Kaji Perbup Pengelolaan Aset Desa

Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Sragen berupaya mengambil langkah hukum untuk bisa mendorong Bupati mengkaji ulang Perbup No, 76/2017 yang dinilai merugikan mereka.

Harga Tanah di Solo Lebih Ngeri Lagi Lur, Capai Rp65 Juta/M2

Berikut ini terdapat informasi harga tanah di Kota Solo, Jawa Tengah, yang ada mencapai Rp65 juta per meter persegi.

Harga Tanah di Solo Baru Capai Rp25 Juta/M2, Minat Beli Lur?

Harga tanah di kawasan modern Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, ada yang mencapai Rp25 juta per meter hlo, minat beli enggak lur?

Ada Peristiwa Mistis 1970 di Balik Asal Usul Makamhaji Sukoharjo

Di balik asal usul Desa Makamhaji di Sukoharjo, Jawa Tengah, ada peristiwa mistis yang terjadi pada tahun 1970-an. Apa itu?

Dibanding Colomadu, Harga Tanah di Solo Baru Lebih Ngeri Lur!

Ternyata segini hlo harga tanah di Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah. Enggak ada apa-apanya dengan Colomadu, Karanganyar!

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.