Tutup Iklan
Warga berusaha memadamkan api yang membakar hutan di Dusun Dusun Sendang, Desa Kemnbang, Kecamatan Jatipurno, Minggu (13/10/2019). (Istimewa/Dok. BPBD Wonogiri)

Solopos.com, BATUWARNO — Api membakar hutan seluas delapan hektare di Dusun Paingan dan Dusun Sendang, Desa Sendangsari, Kecamatan Batuwarno, Wonogiri, Sabtu (12/10/2019). Kebakran hutan juga terjadi di Jatipurno, Minggu (13/10/2019) dengan luas dampak sekitar 0,15 hektare.

Kebakaran di Batuwarno kali pertama diketahui warga Sabtu sekitar puku 11.00 WIB. Api membakar semak-semak dan daun-daun kering di sekelilingnya. Api merembet makin cepat dipicu hembusan angin. Api berhasil dipadamkan sekiar pukul 22.00 WIB.

“Upaya pemadaman dilakukan oleh warga dan sukarelawan desa setempat. Pemadaman cukup lama karena kondisi medan. Warga juga berupaya melokalisasi api kebakaran tidak meluas ke permukiman warga,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, kepada Solopos.com, Minggu (13/10/2019).

Ia menjelaskan atas insiden itu hutan rakyat seluas delapan hektare terbakar. Dalam peristiwa itu juga tidak ada korban jiwa maupun luka. “Penyebab kebakaran Masih dalam proses penyelidikan aparat yang berwenang,” ujar dia.

Kebakaran juga terjadi di negara di Dusun Sendang, Desa Kemnbang, Kecamatan Jatipurno, Minggu (13/10/2019). Kebakaran itu terjadi di Petak 71-2 RPH Watu Kempul BKPH Purwantoro dengan tanaman semak belukar dan sebagian tanaman tegakan jenis pinus.

Peristiwa itu kali pertama diketahui warga sekitar pukul 10.30 WIB. Warga lantas berusaha memadamkan api bersama personel Perhutani dibantu sukarelawan setempat. Api berhasil dipadamkan 30 menit kemudian.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Luas lahan hutan negara yang terbakar sekitar 0,15 hektare. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat yang berwenang,” imbuh Bambang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten