Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat memandu sumpah jabatan pejabat baru Pemkab setempat di Pendopo Ageng Alun-Alun Kidul Boyolali, Jumat (10/5/2019). (Istimewa/Pemkab Boyolali)

Solopos.com, BOYOLALI -- Delapan camat di Kabupaten Boyolali juga dirotasi. Mereka dilantik bersamaan dengan tiga pejabat tinggi pratama (setara eselon II) hasil lelang seleksi jabatan pada Jumat (10/5/2019).

Ketiga jabatan tinggi pratama itu yakni Inspektur, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus), dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos). Insan Adi Asmono yang sebelumnya menjabat Camat Cepogo menempati posisi Inspektur.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ahmad Gojali menempati posisi Kepala Dinsos, sedangkan Camat Ampel Siti Askariyah menduduki jabatan baru Kepala Dinas Arpus.

Ketiga pejabat baru tersebut dilantik Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat di Pendopo Ageng Alun-Alun Kidul, Jumat. Selain melantik mereka, Wabup juga melantik delapan camat yang menemati posisi baru bersama pelantikan pejabat setara eselon III lainnya, pejabat setara eselon IV, pejabat fungsional, serta penyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS bagi 15 orang.

Said meminta para pejabat tersebut menjalin koordinasi, menjaga integritas, dan melaksanakan tugas secara profesional. “Semoga para pejabat dapat dijalankan tugas sebaik-baiknya. Tetap jaga integritas dan tentunya laksanakan tugas secara profesional tetap dalam tujuan langkah yang cepat. Kita melangkah bersama untuk memajukan Kabupaten Boyolali,” ujar Wabup.

Insan Adi Asmono saat ditanya program jangka pendek mengatakan ingin memastikan tindak lanjut Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2018. “Kami ingin memastikan tindak lanjut pemeriksaan LKPD 2018 dan mengevaluasi PKPT [Program Kerja Pengawasan Tahunan],” ujarnya.

Sedangkan Gojali ingin beradaptasi dengan masalah-masalah di Dinsos. “Tentunya mempelajari terlebih dahulu permasalahan permasalahan mendasar di Dinas Sosial. Namun demikian dalam jangka pendek yang sangat urgen dilakukan kami akan melakukan pembenahan, verifikasi, dan validasi kembali terkait basis data terpadu [BDT] sebagai sumber data untuk penanganan fakir miskin, diharapkan ke depannya pemberian bantuan pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial kepada masyarakat bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Boyolali, Agus Santoso, mengatakan jumlah yang dilantik pagi itu ada 203 orang. Satu orang Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaataan Data Kementerian Dukcapil, tiga orang pejabat eselon II, 78 orang eselon III dan IV, 106 orang jabatan fungsional, dan 15 orang calon pegawai negeri sipil (CPNS), jadi total ada 203 orang.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten