Ilustrasi mudik via darat. (Solopos-Nicolous Irawan)

Madiunpos.com, SURABAYA -- Sebanyak 7,12 juta warga Jawa Timur diprediksi mudik pada Lebaran 2019 ini. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan dari total 7,12 juta pemudik diprediksi 3,4 juta warga mudik menggunakan kendaraan darat.

Menurut dia, segala persiapan menyambut arus mudik via jalur darat telah dilakukan.

"Tol Alhamdulillah sudah tersambung mulai Ngawi sampai Probolinggo, lalu Surabaya sampai dengan Malang. Insya Allah seperti Pak Menhub bilang akan diresmikan oleh Presiden," kata Khofifah seusai Rakor Angkutan Lebaran Bidang Lalu Lintas di Gedung Grahadi, Surabaya, Minggu (12/5/2019).

Dia menambahkan pada mudik Lebaran 2019akan ada tambahan transmisi utama pengisian bahan bakar yakni di Tuban dan Surabaya.

Selain itu, selama mudik lebaran Pemerintah Jawa Timur juga menyiapakan rest area untuk arus mudik dan arus balik lebaran.

"Ada 26 titik rest area, baik itu di terminal, dermaga, stasiun kereta api dan di bandara. Yang kami harapkan nanti ada penambahan rest area yang efektif bagi pengguna darat adalah musala dan masjid-masjid," jelas Khofifah dilansir Detikcom.

Khofifah juga menegaskan pihaknya akan meningkatkan layanan-layanan di musala dan masjid yang menjadi jalur arus mudik. Sebab banyak pemudik yang memilih istirahat di musala dan masjid sembari menunggu sahur dan berbuka.

"Jadi layanan musala akan kita koordonasikan, karena semua Insya Allah akan ditingkatkan pelayanan fasilitas kita," lanjut Khofifah.

Selain itu, untuk penunjang kesehatan selama arus mudik dan arus balik, PMI juga telah menyiapkan 134 layanan kesehatan. Namun Pemrov Jatim masih terus membuka peluang bagi jajaran lain untuk memberikan layanan kesehatan bagi pemudik.

Terkait bantuan tiga kapal dari Menteri Perhubungan, Khofifah mengaku sangat diperlukan oleh masyarakat di kepulauan.

"Hari ini Pak Menhub menyerahkan tiga kapal, dua di antarnyaa langsung bisa dioperasikan untuk menambah armada penyebarangan ke Sapudi dan Sepeken, ini yang oleh masyarakat di kepulauan sangat ditunggu," tandas Khofifah.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten