PENGELOLAAN SAMPAH KLATEN : Ditolak Warga Joho, DPU dan ESDM Klaten Kelimpungan Buang Sampah

 Pengurukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Joho menggunakan alat berat,Kamis (31/3/2016). Sesuai prediksi, TPA Joho akan mengalami overcapacity dalam dua pekan ke depan. (JIBI/Solopos/Istimewa)

SOLOPOS.COM - Pengurukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Joho menggunakan alat berat,Kamis (31/3/2016). Sesuai prediksi, TPA Joho akan mengalami overcapacity dalam dua pekan ke depan. (JIBI/Solopos/Istimewa)

Pengelolaan sampah Klaten, DPU akan menggandeng Satpol PP dalam membuang sampah di TPA Joho.

Solopos.com, KLATEN–Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Klaten mengaku kelimpungan lantaran tak lagi bisa membuang sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Joho, Prambanan dalam beberapa hari terakhir. Guna meredam amukan warga setempat, DPU dan ESDM Klaten bakal menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Klaten saat membuang sampah ke Joho dalam waktu dekat.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, penolakan warga Joho agar DPU dan ESDM Klaten tak lagi membuang sampah ke TPA Joho sudah berlangsung sejak, Rabu (30/3/2016). Akibat penolakan tersebut, beberapa truk sampah yang hendak membuang sampah ke TPA Joho terpaksa balik kanan. Hal itu dilakukan agar tak terjadi gesekan antara petugas DPU dan ESDM Klaten dengan warga Joho.

Untuk sementara, sampah yang siap dibuang ke TPA Joho itu ditempatkan di garasi mobil pengangkut sampah di Jl. Bypass. Agar tak menimbulkan bau, sampah yang mencapai 50 ton per hari itu dipendam di pekarangan yang masih satu kompleks dengan garasi mobil pengangkut sampah. Di sisi lain, DPU dan ESDM Klaten belum bisa menggunakan TPA alternatif, yakni di Gemampir Kecamatan Karangnongko dan TPA Troketon Kecamatan Pedan.

“Memang, ada beberapa warga yang menolak. Sampai sekarang, belum ada titik temu. TPA Joho itu dalam dua pekan lagi sudah memasuki overcapacity. Tapi, kami sudah menguruk dengan tanah agar tak bau. Lalu, kami juga sudah menyemprot di TPA itu agar tak muncul lalat. Kalau seperti ini terus, kami akan gandeng teman-teman Satpol PP agar ada pengawalan saat membuang sampah,” kata Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Klaten, M. Anwar Shodiq, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (31/3/2016).

M. Anwar Shodiq mengatakan DPU dan ESDM Klaten selalu memberikan kompensasi ke warga Joho. Namun, kompensasi tersebut tidak diwujudkan dalam bentuk uang.

“Setiap tahun kami terus memberikan kompensasi ke warga. Tahun 2015 ada Rp600 juta [setahun sebelumnya senilai Rp500 juta]. Kompensasi itu kami wujudkan dalam bentuk sarana dan prasarana (sarpras). Wujud kompensasi ini yang menjadikan salah paham. Warga minta berwujud duit, tapi peraturan harus berwujud sarpras [Perda No. 13/2012 tentang Pengelolaan Sampah,” katanya.

Salah satu sopir truk pengangkut sampah DPU dan ESDM Klaten, Kimun, mengatakan pengurukan TPA Joho membutuhkan pasir sebanyak 200 rit. Pengurukan TPA Joho dilakukan mulai, Rabu (30/3/2016).

“Saya hanya ditunjuk untuk mengawasi pengurukan di Joho. Di sini kami juga melakukan penyemprotan agar tak ada lalat [luas TPA Joho kurang lebih mencapai 7.000 meter persegi],” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Jahanam! Ustaz di Trenggalek Cabuli 34 Santriwati Pakai Dalil Ini

Seorang ustaz di Trenggalek cabuli 34 santriwati dengan dalil murid harus menurut kepada guru.

Jangan Kelewatan! Persis Solo Vs AHHA PS Pati Disiarkan Indosiar

Pertandingan pembuka Liga 2 Indonesia musim ini antara Persis Solo melawan AHHA PS Pati akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi Indosiar.

Bupati Wonogiri Beri Sinyal Siswa Boleh Naik Angkot Saat PTM

Saat pembelajaran tatap muka (PTM) nanti berlangsung, siswa di Wonogiri akan diperkenankan naik transportasi umum.

Akibat Korsleting Listrik, Kandang Kambing di Sambirejo Sragen Hangus

Kebakaran menghanguskan kandang kambing milik, Pranoto, 45, warga Jatirejo RT 004, Blimbing, Sambirejo, Sragen.

Hasil Liga 1 2021-2022: PSIS Semarang Tahan Imbang Arema FC 0-0

Arema FC harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang PSIS Semarang

Berat Badan Tentukan Risiko Terkena Flu, Ini Penjelasannya

Sebenarnya, orang-orang dari semua kelompok umur sama-sama punya risiko terkena flu.

Siap-Siap, Disdik Kota Solo akan Tes Covid-19 Acak di Sekolah

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo berencana mengadakan uji swab deteksi Covid-19 secara acak (random test) terhadap warga sekolah.

Pasar Janglot Tangen Sragen Terbakar, 50 Los/Kios Ludes

Kebakaran yang terjadi Sabtu (25/9/2021) pukul 23. 20 WIB

Ciamik! Colomadu Dirancang Jadi Solo Baru-nya Karanganyar

Bupati Karanganyar berencana menjadikan Kecamatan Colomadu sebagai pusat industri dan perdagangan selayaknya Solo Baru.

Aksi Bersih Pantai di Indramayu Peringati World Cleanup Day 2021

Mengajak masyarakat agar menjaga kebersihan bumi

Jos, Atlet Jateng dari UTP Solo Juara Umum Kickboxing PON Papua

Atlet kickboxing Jawa Tengah (Jateng) meraih juara umum di PON XX Papua merupakan mahasiswa UTP Solo.

Litto Kantongi Surat Kesesuaian Tata Ruang, Begini Sikap DPRD Bantul

DPRD Bantul akan meminta kejelasan dan duduk perkara, terkait berdirinya hotel dan restoran Little Tokyo di RT 5 Gunung Cilik, Muntuk, Dlingo, Bantul, yang diduga belum mengantongi izin.

Profil Ika Masriana, Tiktoker yang Di-bully Gegara Tanda Lahir di Wajah

Berikut profil tiktoker Ika Masriana yang di-bully lantaran memiliki tanda lahir di wajahnya dan pernah disebut mirip monyet.

Tukul Arwana, Si Raja Duit yang Doyan Oseng Kangkung

Komedian Tukul Arwana merupakan salah satu artis terkaya di Indonesia yang hidup sederhana.

BKSDA Evakuasi Buaya dari Penangkaran Terbengkalai

Diperkirakan berjumlah antara 25-30 ekor dari penangkaran buaya

Rasa Teh di Solo Ternikmat No Debat, Sepakat?

Teh ginastel di Kota Solo yang diracik dengan mengoplos berbagai merek merupakan sajian kuliner khas ternikmat, sepakat?