7 Kendaraan Ormas Pemuda Pancasila Ternyata Bodong

Sebanyak tujuh kendaraan milik Pemuda Pancasila yang disita seluruhnya tak membawa kelengkapan surat-surat.

 Massa dari Pemuda Pancasila atau PP saat menggelar demo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/11/2021). (Suara.com)

SOLOPOS.COM - Massa dari Pemuda Pancasila atau PP saat menggelar demo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/11/2021). (Suara.com)

Solopos.com, JAKARTA — Kepolisian Daerah Metro Jaya menyita tujuh kendaraan peserta unjuk rasa milik Pemuda Pancasila (PP) setelah menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR pada Kamis (25/11/2021).

Promosi"Hei, Kita Masih Pacaran Kan?" Begitu Drama Layar Indonesia

Sejumlah kendaraan tersebut disita karena tidak memiliki kelengkapan surat.

“Hasil penindakan kemarin pascaunjuk rasa rusuh di DPR, ada tujuh kendaran pengunjuk rasa yang kami amankan,” ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, seperti dikutip Okezone, Jumat (26/11/2021).

Sebanyak tujuh kendaraan milik Pemuda Pancasila yang disita seluruhnya tak membawa kelengkapan surat-surat. Meski begitu dia belum mengkonfirmasi adanya sejumlah senjata tajam yang ditemukan petugas di dalam kendaraan tersebut.

Baca Juga: Pemuda Pancasila dalam Sorotan, Ini Tiga Jenderal Pendirinya 

“(Pelanggarannya) tidak membawa surat-surat,” tambahnya.

Sebelumnya, oknum organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) melakukan pengeroyokan kepada Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali di depan gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2021).

Akibat penyerangan itu, Karosekali mengalami luka serius di bagian kepala dan harus menjalani perawatan di rumah sakit Polri.

Sejauh ini, aparat kepolisian menahan dan menjadikan tersangka 16 anggota ormas PP dalam kasus tersebut. Pihak kepolisian juga menyita senjata tajam dari mereka yang ditangkap.

Koordinator aksi demonstrasi juga akan dimintai pertanggungjawaban atas aksi beberapa anggota PP.

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Investor Batu Bara Gugat Yusuf Mansur setelah Bersabar 11 Tahun

Awalnya warga Bogor, Jawa Barat itu tidak ingin mempermasalahkan secara hukum karena ingin menjaga nama baik Yusuf Mansur. 

Investor Yusuf Mansur Kirim Surat Terbuka kepada MUI, Ini Isinya

Alasan surat terbuka itu ditujukan ke MUI karena Yusuf Mansur selalu membawa nama agama di setiap investasi yang digalangnya.

Ada Padat Karya Irigasi di 750 Desa di Jateng & Jatim, Ini Pengumuman BBWSBS

Padat karya irigasi yang akan digelar di 750 desa di Jateng dan Jatim ini bagian dari program P3-TGAI yang menyasar desa di seluruh Indonesia.

+ PLUS Mandau Terbang dan Jejak Peradaban Logam di Kalimantan

Cerita mandau terbang dan jejak peradaban logam dari kajian pengolahan logam di Kalimantan.

Premium, Ini Rekomendasi 6 Jam Tangan Pria Terbaik 2022

Berikut rekomendasi lima jam tangan pria premium terbaik di 2022.

Korupsi di Bawah Rp50 Juta Tak Dipidana? Ini Kata ICW

Tindak pidana korupsi dengan kerugian keuangan negara di bawah Rp50 juta untuk diselesaikan dengan cara pengembalian kerugian keuangan negara.

Menkes: Covid-19 Akan Melejit Tapi Bergejala Ringan

Menkes menjelaskan ciri-ciri dari Covid-19 varian Omicron yaitu tingkat perawatan di rumah sakit lebih rendah.

Destinasi Wisata di Kepulauan Mentawai Tarik Perhatian Pesohor Dunia

Keindahan pantai dan ombak di pantai kawasan Kepulauan Mentawai membuat pesohor dunia mendatangi Tanah Air.

+ PLUS Memberi Uang Tanda Terima Kasih kepada Aparat, Wajar atau Tidak?

Sebanyak 17,63 persen masyarakat membayar uang melebihi ketentuan, baik ketika mengakses layanan secara sendiri maupun melalui perantara pada 2021.

Covid-19 Melonjak Lagi, Ini Wanti-Wanti Presiden Jokowi

Presiden Jokowi memberikan peringatan kepada masyarakat agar berhati-hati dengan lonjakan kasus Covid-19 yang diprediksi terjadi beberapa hari ke depan.

42 Dosen Baru Ikuti Pekerti di UMS, Ini Tujuannya

Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 42 peserta yang terdiri atas 32 dosen di lingkungan UMS dan 10 dosen di luar lingkungan UMS.

Malang Digoyang Gempa Magnitudo 5,2

Pusat gempa berada di 445 kilometer di tenggara Kabupaten Malang dengan kedalaman 10 kilometer.

Jokowi Minta Korpri Jadi Pencetus Bukan Pengikut

Kepala Negara meminta Korpri bersikap terbuka, dengan menghilangkan semua ego, baik ego sektoral, ego daerah, hingga ego ilmu.

Presiden: ASN Terlalu Lama di Zona Nyaman

Zona nyaman ASN itu berakibat pada kurang produktifnya kinerja aparatur negara itu.

UNS Buka Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Buruan Daftar

Sejak 2021, D4 Kebidanan FK UNS sudah tidak menerima mahasiswa baru dan pada 2022 ini resmi menjadi Sarjana Kebidanan.