7 Fakta Kasus Bocah 12 Tahun Tenggelam di Sendang Plesungan Karanganyar

Berikut 7 fakta bocah 12 tahun yang tenggelam saat berenang di kolam renang Sendang Plesungan Karanganyar.

 Objek wisata Sendang Plesungan di Gondangrejo, Karanganyar. (Twittter)

SOLOPOS.COM - Objek wisata Sendang Plesungan di Gondangrejo, Karanganyar. (Twittter)

Solopos.com, KARANGANYAR — Seorang bocah berusia 12 tahun asal Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, TA, meninggal saat berlatih renang di kolam renang Sendang Plesungan Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar pada Selasa (21/6/2022) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, TA datang ke kolam renang bersama bapaknya untuk berenang sekitar pukul 09.00 WIB. Awalnya korban berenang di kolam renang anak kedalaman 50 sentimeter.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Namun, tanpa sepengetahuan orang tua, korban berpindah ke kolam renang dewasa dengan kedalaman 180 sentimeter. Sekitar pukul 09.30 WIB, seorang pengunjung melihat korban sudah berada di dasar kolam.

Mengetahui hal itu, saksi mata meminta bantuan pengunjung lain. Korban dalam posisi telungkup di dasar kolam saat ditolong. Korban lantas dievakuasi dan dilakukan pertolongan pertama.

Korban dilarikan ke RS dr Oen Kandangsapi Solo. Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan. “Korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Kasi Humas Polres Karanganyar, AKP Agung Purwoko, kepada Solopos.com, Selasa malam.

Baca Juga : Bocah 12 Tahun Tenggelam di Sendang Plesungan Karanganyar

Aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi kejadian. Selain itu, polisi meminta keterangan saksi dan penanggung jawab objek wisata.

Berikut 7 fakta bocah 12 tahun yang tenggelam saat berenang di kolam renang Sendang Plesungan Karanganyar:

1. Sempat mendapat pertolongan pertama

TA datang bersama bapaknya ke objek wisata Sendang Plesungan Karanganyar untuk berenang sekitar pukul 09.00 WIB. Awalnya korban berenang di kolam renang anak kedalaman 50 sentimeter.

Namun, tanpa sepengetahuan orang tua, korban berpindah ke kolam renang dewasa dengan kedalaman 180 sentimeter. Sekitar pukul 09.30 WIB, seorang pengunjung melihat korban sudah berada di dasar kolam.

Baca Juga : Kronologi Bocah 12 Tahun Tenggelam di Sendang Plesungan Karanganyar

Saksi mata meminta bantuan pengunjung lain. Saat ditolong, korban dalam posisi telungkup di dasar kolam. Korban dievakuasi dan dilakukan pertolongan pertama. Selanjutnya, korban dilarikan ke RS dr Oen Kandangsapi Solo.

Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan. “Korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Kasi Humas Polres Karanganyar, AKP Agung Purwoko, kepada Solopos.com, Selasa malam.

Kades Plesungan, Waluyo, menyampaikan pengawas langsung mengevakuasi korban yang tenggelam di dasar kolam. Pengawas juga memberikan pertolongan pertama terhadap korban.

Pertolongan pertama diberikan dengan cara mengangkat kaki korban ke atas dan kepala di bawah. Saat itu korban sempat muntah-muntah dan batuk.

“Korban tersedak dan batuk-batuk. Makanan keluar semua. Tapi memang meninggal dunia saat di perjalanan ke rumah sakit,” katanya saat dijumpai di Mapolsek Gondangrejo, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga : Bocah Tenggelam di Sendang Plesungan Gegara Pindah ke Kolam Dewasa

2. Kasus berakhir damai

Kasus bocah 12 tahun asal Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar yang tenggelam di kolam renang Sendang Plesungan Karanganyar berakhir damai.

Pihak keluarga korban dan pengelola Sendang Plesungan menyepakati kasus tersebut ditutup alias selesai. Kesepakatan ini ditandatangani kedua belah pihak di Polsek Gondangrejo pada Kamis (23/6/2022).

Pihak keluarga diwakili ayah korban, Aris Prasetyo. Sementara pengelola Sendang Plesungan diwakili langsung Kades Plesungan Waluyo.

“Orang tua korban dan kami telah sepakat selesai. Orang tua tidak menuntut apapun bahwa semua kelalaian bersama,” kata Waluyo saat dijumpai di Mapolsek Gondangrejo, Kamis.

Baca Juga : Bocah Tenggelam di Sendang Plesungan: Telungkup di Dasar Kolam

3. Sendang Plesungan Karanganyar ditutup sementara waktu

Kepala Desa Plesungan, Waluyo, menyampaikan bahwa kolam renang Sendang Plesungan ditutup sementara waktu.

Penutupan kolam renang ini sekaligus dimanfaatkan pihak pengelola untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang ada. Selain itu, perbaikan manajemen pengelolaan kolam renang agar kasus serupa tak terjadi lagi di sana.

“Kolam renang sementara kami tutup sampai Jumat [24/6/2022]. Sabtu [25/6/2022] baru kami buka lagi,” tuturnya.

Sebagai informasi, Sendang Plesungan Karanganyar mempunyai wahana wisata air berupa kolam renang dewasa, kolam renang anak-anak, perosotan air, hingga ember tumpah.

Baca Juga : Sendang Plesungan, Wisata Waterboom di Gondangrejo Karanganyar

Waluyo juga mengingatkan pengelola kolam renang Sendang Plesungan Karanganyar untuk meningkatkan pengawasan di area kolam renang. Jangan sampai kasus anak tenggelam di kolam renang terjadi lagi.

Dia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua atau keluarga dalam pengawasan anak-anaknya selama di kolam renang. Pengawasan juga perlu dilakukan oleh guru yang membawa anak didiknya ke wahana kolam renang tersebut.

Menurutnya kejadian bocah tenggelam murni kelalaian bersama baik orang tua maupun pengawas.

4. Korban rutin belajar renang

Ayah bocah 12 tahun yang tenggelam di kolam renang Sendang Plesungan Karanganyar, Aris Prasetyo, mengatakan anaknya rutin berlatih renang setiap dua pekan sekali.

Baca Juga : Kasus Bocah Tenggelam di Sendang Plesungan Berakhir Damai

Namun, menurut Aris, hari kejadian itu Selasa, bukan jadwal anaknya berlatih renang. Hari itu, Aris menemani anaknya berlatih renang di Kolam Renang Sendang Plesungan Karanganyar. Menurut Aris, anaknya tiba-tiba mengajaknya berenang pada hari tersebut.

“Anak saya biasa latihan renang dua minggu sekali. Harusnya Selasa itu belum waktunya latihan renang. Tapi dia [korban] ngajak renang,” katanya.

5. Korban pindah ke kolam renang dewasa

Aris Prasetyo, ayah bocah 12 tahun yang tenggelam di kolam renang Sendang Plesungan Karanganyar menuturkan kronologi sebelum anaknya ditemukan tenggelam di dasar kolam.

“Saya tinggal sebentar ke kursi dan sambil masih mengawasi. Tidak tahu ternyata anak saya pindah ke kolam dewasa. Mungkin sekitar jam 09.30 kejadiannya,” tuturnya.

Baca Juga : Pasca Insiden Bocah Tenggelam, Sendang Plesungan Tutup Sementara

Saat kejadian itu, Aris mendengar teriakan pengunjung lain yang menyebut ada anak tenggelam. Sontak mendengar kabar itu, Aris kalang kabut dan mencari keberadaan anaknya. Bocah 12 tahun itu ditemukan dalam kondisi tenggelam di kolam dewasa.

“Pikiran saya sudah tidak keruan. Anak saya sempat muntah-muntah dan batuk. Tapi Allah berkehendak lain. Sudah takdirnya meninggal,” ujarnya.

6. Korban baru merayakan kelulusan

Aris menuturkan jika sang putra baru merayakan kelulusannya. Di hari itu, sang putra tengah mengisi hari libur sekolah dengan berenang.

Aris dan keluarganya menyampaikan bahwa sudah mengiklaskan kepergian putranya. Ia hanya meminta kepada pihak pengelola untuk menyediakan tabung oksigen di lokasi wisata kolam renang. “Tabung oksigen diperbanyak sehingga memberi keamanan lebih jika terjadi kasus tenggelam,” pintanya.

Baca Juga : Ayah Bocah Tenggelam di Sendang Plesungan Karanganyar: Saya Ikhlas

7. Ayah korban ikhlas

Ayah TA yang tenggelam di kolam renang Sendang Plesungan Karanganyar menyampaikan bahwa ikhlas menerima peristiwa yang terjadi pada anaknya.

Mata Aris berkaca-kaca saat mengingat tragedi yang menimpa anaknya itu pada Selasa (21/6/2022). Pagi itu menjadi hari terakhir kebersamaan Aris bersama sang anak.

“Saya ikhlas. Insyaallah sudah ikhlas untuk anak soleh saya,” ucap Aris dengan mata berkaca-kaca saat dijumpai Solopos.com di Mapolsek Gondangrejo pada Kamis (23/6/2022).

Tidak ada firasat apapun yang dirasakan Aris pada hari itu. Seperti biasa, Aris datang bersama korban ke Kolam Renang Sendang Plesungan sekitar pukul 08.00 WIB. Ia menuju kolam renang anak dengan kedalaman 50 sentimeter.

Baca Juga : Bocah Tenggelam di Sendang Plesungan Karanganyar Baru Rayakan Kelulusan

Korban, lanjutnya, sangat bersemangat berenang. Aris sempat mengirimkan foto korban saat berenang kepada ibunya di sela-sela berlatih berenang.

“Saya kirim foto ke mamanya itu jam 08.24 WIB. Jam 09.00 WIB, anak saya masih berenang di kolam anak,” tuturnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

+ PLUS Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

Garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Tengah menyempit masuk lebih ke dalam membentuk lekukan (indentasi) dibandingkan dengan garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Barat dan Jawa Timur diduga merupakan hasil pertemuan sepasang sesar mendatar besar yang saling berlawanan arah.

Berita Terkini

Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Jumat Ini: Cerah Berawan Pagi

Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Jumat 1 Juli 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

Prakiraan Cuaca Klaten Hari Jumat Ini: Berawan Pagi-Malam

Prakiraan cuaca Klaten hari ini Jumat 1 Juli 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

Pedagang Tak Tahu Pasar Jongke-Kabangan Digabung, Ini Kata Disdag Solo

Dinas Perdagangan Kota Solo belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh mengenai rencana penggabungan Pasar Jongke-Kabangan.

Penuhi Kebutuhan PLTSa Putri Cempo, DLH Solo Siap Impor Sampah 10 Tahun

DLH Solo saat ini tengah berdiskusi dengan pemerintah daerah sekitar mengenai rencana impor sampah untuk memenuhi kebutuhan PLTSa Putri Cempo yang akan beroperasi Desember 2022.

Mobil Meluncur ke Jurang di Boyolali Sempat Terbang dan Tabrak Pohon

Video tentang mobil berwarna merah yang hilang kendali di sebuah jalan turunan hingga akhirnya terjun ke jurang viral di media sosial.

Heboh, Gubernur Ganjar Diserbu Emak-Emak Saat Kunjungi Sukoharjo 

Gubernur Ganjar datang ke Sukoharjo untuk memantau pelaksanaan vaksinasi PMK pada hewan ternak.

Ada Kecamatan Tak Punya SMA Negeri Di Solo, Ombudsman Bilang Begini

Ombudsman RI menyoroti tidak adanya SMA negeri di Pasar Kliwon saat kunjungan ke Kota Solo, meminta Pemprov Jateng segera mencari solusi.

Bawang Merah Langka, Pengepul Luar Kota Datangi Petani di Selo Boyolali

Kelangkaan bawang merah terjadi karena para petani bawang merah mengalami gagal panen.

Polemik Holywings, Apa Pengaruhnya ke Pembangunan Holywings Solo Baru?

Holywings Solo Baru dibangun oleh PT Alpha Solo Berjaya yang menyewa lahan seluas 1.500 meter persegi di sisi timur The Park Mall Solo Baru.

Uji Coba PLTSa Putri Cempo Solo: Jenis Sampah Ini Tidak Bisa Diolah

Sampah basah sehabis hujan sempat menjadi kendala saat uji coba PLTSa di TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo, yang dimulai Selasa (28/6/2022).

3 Penganiaya Nasabah Bank Plecit Wonogiri Divonis 5 Bulan Penjara

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri memvonis lima bulan penjara kepada tiga terdakwa kasus penganiayaan kepada nasabah bank plecit di Kabupaten Wonogiri, Kamis (30/6/2022).

Miris! Lokasi Tengah Kota, SDN Sriwedari Solo Terancam Tak Dapat Murid

SDN Sriwedari No 197 Solo yang berlokasi tengah kota terancam tak dapat murid baru pada PPDB tahun ajaran 2022/2023 ini.

Indeks Banpol di Karanganyar Diusulkan Naik, PDIP Terima Paling Banyak

Berdasarkan masukan dari parpol, Pemkab Karanganyar mengajukan usulan kenaikan dana bantuan partai politik (banpol) ke Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Konser Di Solo, Dream Theater Dan Kru Bakal Naik Bus Dari Jakarta

Personel dan kru Dream Theater yang akan konser di Solo pada 10 Agustus mendatang bakal naik bus dari Jakarta menuju Kota Bengawan

Fix! Hewan Kurban di Sragen Harus Punya SKKH atau...

Bupati Sragen mewajibkan semua hewan kurban harus memiliki surat keterangan kesehatan hewan atau SKKH. Tim gabungan akan memantau hewan kurban ke masjid-masjid.

Resmi Dibuka, Drive Thru ETP Grab OVO Di Galabo Solo Layani 3 Transaksi

Grab OVO resmi meluncurkan layanan drive thru yang mencakup tiga jenis transaksi pembayaran di pusat kuliner Galabo, Solo, Kamis (30/6/2022).