7 Anggota Khilafatul Muslimin di Wonokerto Wonogiri Ditangkap

Polres Wonogiri menangkap tujuh anggota Khilafatul Muslimin di Desa Wonokerto, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Selasa (7/6/2022).

 Konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar Khilafatul Muslimin di Mapol Wonogiri, Kamis (16/6/2022). Basis Khilafatul Muslimin berada di Desa Wonokerto, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. (Solopos.com/Muhammad Diky Praditia)

SOLOPOS.COM - Konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar Khilafatul Muslimin di Mapol Wonogiri, Kamis (16/6/2022). Basis Khilafatul Muslimin berada di Desa Wonokerto, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. (Solopos.com/Muhammad Diky Praditia)

Solopos.com, WONOGIRIPolres Wonogiri menangkap tujuh anggota Khilafatul Muslimin di Desa Wonokerto, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Selasa (7/6/2022). Tujuh orang tersebut diduga menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar tanpa seizin pemerintah sekaligus menyebarkan paham yang tidak sesuai dengan ajaran Islam serta bertentangan dengan Pancasila.

Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto, mengatakan Khilafatul Muslimin mendirikan sekolah berasrama setingkat Madrasah Ibtidaiyah Usman Bin Ukhuwah Islamiah Khilafatul Muslimin, 21 Februari 2021. Pendirian tersebut tanpa izin pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Kami sudah mengamankan tujuh anggota kelompok Khilafatul Muslimin. Masing-masing berinisial YH, SD, IZ, SB, Mi, RW, dan AR. Mereka terdiri dari kepala sekolah, guru, dan pengasuh. Mereka berasal dari luar Wonogiri, seperti Purwakarta, Bekasi, Bima NTB, Klaten, dan Jakarta” kata AKBP Dydit saat konferensi pers di Polres Wonogiri, Kamis (16/6/2022).

Barang bukti yang disita polisi di antaranya, satu buku silabus kurikulum, lima buku materi kegiatan belajar, dan surat pernyataan kesanggupan orang tua santri tentang mengikuti kegiatan belajar di PPUI Madrasah Ibtidaiyah.

Sementara itu, lima anak berusia 5-7 tahun yang menjadi siswa telah dikembalikan kepada orang tua. Mereka didampingi Dinas Sosial dan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaaan Perempuan dan Perlindungan Anak Wonogiri.

Baca Juga: Khilafatul Muslimin Bukan Teroris, Pengamat: Harus Segera Diberesin!

Kegiatan Khilafatul Muslimin bemula saat AR mengadakan pengajian yang diikuti warga sekitar di Masjid Al Muttaqin tahun 2014. Kegiatan tersebut seizin Kadus, PY yang juga selaku pelapor.

Seiring berjalannya waktu, pengajian AR diikuti warga. Namun, warga menganggap isi pengajian yang dibawa AR tidak sesuai dengan ajaran Islam. Warga menentang pengajian tersebut.

Pada 2016, AR mengadakan pengajian akbar di rumahya dengan mendatangkan ustaz dari Lampung. Pengajian tersebut dihadiri jemaah dari luar Wonogiri. Warga Desa Wonokerto tidak ada yang mengikuti kegiatan tersebut.

Saat 2016, AR menjual tanah milik orang tuaya kepada kelompok Khilafatul Muslimin. AR termasuk dalam kelompok tersebut.

Baca Juga: Gelar Kampanye Kebangkitan Khilafah, Apa Itu Khilafatul Muslimin?

Selanjutnya, Khilafatul Muslimin berdiri dan mendirikan bangunan tahun 2021. Di lokasi tersebut, Khilafatul Muslimin menggunakan bangunan untuk kegiatan pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Usman Bin Affan Pondok Sekolah Ukhuwah Islamiah Khilafatul Muslimin. Pendirian madrasah tersebut tanpa dilengkapi ijin dari pemerintah.

“Pembangunan tempat kegiatan belajar mengajar ditentang beberapa kali oleh Warga masyarakat setempat. Mereka mengirimkan surat tertulis kepada kelompok Khilafatul Muslimin yang berisi keberatan atas kegiatan yang dilakukan,” kata kapolres.

AKBP Dydit mengatakan kegiatan Khilafatul Muslimin di Desa Wonokerto telah dihentikan saat sekarang. Rumah yang sebagai tempat kegiatan belajar mengajar telah ditutup dan beri garis polisi. Di sekitar rumah tersebut terpasang spanduk-spanduk penolakan Khilafatul Muslimin. Ketujuh anggota Khilafatul Muslimin telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Desa (Kades) Wonokerto, Suyanto, membenarkan hal tersebut. Kelompok Khilafatul Muslimin telah menyelenggarakan kegiatan pendidikan di Desa Wonokerto sejak 2021.

Baca Juga: 30 Sekolah Tergabung Khilafatul Muslimin, Ada di Jateng?

Warga telah menolak kegiatan tersebut. Bahkan pamflet-pamflet dan spanduk sudah terpasang di jalan-jalan sekitar tempat kegiata.

“Pemdes sudah kerap mengingatkan kelompok tersebut. Kami bertindak persuasif kepada mereka. Beberapa kali kami mengunjungi mereka agar mereka berhenti melakukan kegiatan pendidikan di Desa Wonokerto. Ternyata mereka tetap mengadakan kegiatan,” ujar Suyanto ketika dihubungi Solopos.com, Kamis (16/6/2022) sore.

Dia mengatakan, tidak ada masyarakat Desa Wonokerto yang mengikuti kegiatan Khilafatul Muslimin. Seluruh anggota Khilafatul Muslimin di desanya merupakan pendatang dari luar kota.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Canggihnya 2 Kereta Api Cepat Rusia yang Ditawarkan Putin untuk IKN

+ PLUS Canggihnya 2 Kereta Api Cepat Rusia yang Ditawarkan Putin untuk IKN

Sapsan dan Allegro merupakan dua jenis kereta api cepat yang paling populer di Rusia. Presiden Vladimir Putin menawarkan Russian Railways ambil bagian dalam mendukung infrastruktur transportasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Berita Terkini

68 Polisi di Sragen Mendadak Diguyur Air Tujuh Sumber, Ini Maksudnya

Puluhan polisi itu sengaja disiram air lantaran naik pangkat pada momentum Hari Bhayangkara ke-76 di Mapolres Sragen, Jumat (1/7/2022).

Remaja Wonogiri Hamil 5 Bulan Sebut Guru Silatnya Orang Paling Berjasa

Remaja Wonogiri yang hilang diduga kabur setahun lalu menyebut sosok guru silatnya sebagai orang paling berjasa dalam hidupnya.

Guru Silat Remaja Wonogiri yang Hamil Mau Tanggung Jawab, Tapi...

Guru silat remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu disebut mau bertanggung jawab atas kehamilan anak didiknya, tapi kini malah membawa pengacara.

Remaja Wonogiri Hamil 5 Bulan, Ayahnya: Perut Kelihatan Buncit

Ayah remaja Wonogiri yang kini sedang hamil lima bulan setelah setahun hilang menyebut perut anaknya mulai membuncit.

Jembatan Mojo-Jurug B Solo Direhab, DPRD: Jangan Sampai Seperti Jonasan

Ketua Komisi III DPRD Solo YF Sukasno mengingatkan Pemkot agar mengantisipasi jangan sampai rehab proyek Jembatan Mojo dan Jembatan Jurug B justru merusak jembatan lain.

Listrik Dari PLTSa Putri Cempo Solo Bakal Dibeli PLN, Segini Harganya

Listrik dari PLTSa Putri Cempo, Mojosongo, Solo, yang rencananya beroperasi mulai Desember 2022 mendatang akan dibeli oleh PT PLN.

UNS Pasang EWS Indoor di 100 Rumah di Karanganyar, Ini Lokasinya

Ketua tim peneliti dari Program Studi (Prodi) Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS, Ahmad Marzuki mengatakan timnya mengembangkan sensor indoor dan sudah dipasang pada 100 rumah di 11 desa di Kabupaten Karanganyar.

Kelurahan Gayam Sukoharjo Jadi Juara 1 Lomba Tiga Pilar Polda Jateng

Konsep Tiga Pilar adalah konsep kekompakan, keterpaduan, dan kerja sama dalam satuan lingkungan pemerintahan kelurahan atau desa antara lurah bersama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Hewan Kurban Wajib Ada SKKH, Begini Cara Peroleh SKKH di Boyolali

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, drh. Afiany Rifdania, mengatakan SKKH untuk hewan yang digunakan untuk kurban di dalam daerah Boyolali dan ternak yang dikirim ke luar daerah berbeda.

Vaksinasi PMK di Boyolali Sasar Sapi Sehat, Untuk Sapi Sembuh?

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, drh. Afiany Rifdania, mengungkapkan sapi-sapi yang sembuh dari PMK akan mendapatkan perlakuan yang berbeda.

Kereta Kuda dan Permainan Volume Besar Dilarang di CFD Klaten

CFD Jl Mayor Kusmanto Klaten digelar di sepanjang ruas jalan dari simpang empat Pandanrejo hingga simpang lima Bramen dan digelar saban Minggu pukul 05.00 WIB-09.00 WIB.

Begini Alasan Organda Wonogiri Pamor Bus Bumel Makin Menurun

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Wonogiri, Edi Purwanto, menyebut menurunnya pamor bus bumel tak terlepas oleh sikap masyarakat yang memiliki kecenderungan mulai meninggalkan transportasi umum.

Polisi Selidiki Kasus Meninggalnya Warga Sragen Wetan, Ada Kejanggalan?

Polres Sragen tengah menangani kasus kematian seorang ibu di Sragen Kota yang dinilai ada kejanggalan

Warung Makan Solet di Makamhaji Kartasura, Lokasi Ndelik Tapi Ramai

Warung Solet menyajikan aneka menu masakan jawa. 

Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini: Tanpa Potensi Hujan

Prakiraan cuaca di Sagen hari ini, Jumat (1/7/2022) akan sama seperti kemarin. Cuaca berawan mendominasi tanpa ada potensi turun hujan.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Lebih Bersahabat

Cuaca cerah berawan akan menemani Anda, warga di Karanganyar, mengawali  Jumat (1/7/2022) pagi ini. Tak perlu khawatir akan turun hujan karena prakiraan cuaca Karanganyar hari ini akan didominasi berawan.