7.570 Penerima Bantuan Pangan Non-Tunai di Karanganyar Dicoret Karena Ini
Dinas Sosial Karanganyar menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Karanganyar belum lama ini. Sebanyak 7.570 keluarga penerima manfaat (KPM) dicoret saat penyaluran BPNT 2021. (Istimewa/ Dinsos Karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR - Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar memutuskan untuk mencoret ribuan nama penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun ini. Ada berbagai alasan yang melatarbelakanginya.

Kabid Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial (PPS) Dinsos Karanganyar, Gunarto, mengatakan penyaluran BPNT 2021 sudah dilakukan sejak Senin (18/1/2021) di beberapa kecamatan di Karanganyar. Penyaluran terakhir dilakukan pada Jumat (22/1/2021) di Tasikmadu sesuai jadwal yang dibuat oleh Dinsos Karanganyar.

“Untuk penyaluran terakhir Januari kami laksanakan hari ini. Untuk hari ini kami penyaluran ke Tasikmadu. Penyaluran BPNT sudah kami lakukan sejak Senin kemarin,” ucap dia kepada Solopos.com, Jumat (22/1/2021).

Pada penyaluran tahun ini menurutnya terdapat banyak pengurangan keluarga penerima manfaat (KPM). Sebanyak 7.570 keluarga tercatat dicoret dari daftar penerima bantuan. Kini total penerimanya  menjadi 64.384 keluarga, sebelumnya ada sebanyak 71.954 keluarga.

“Untuk tahun ini banyak sekali yang kami coret dari daftar penerima BPNT. Banyak sekali penyebabnya kenapa mereka harus dicoret. Yang paling banyak itu tidak menarik bantuan selama Januari hingga Desember 2020 san skor kemiskinan di atas 40%.  Sisanya hampir sama dengan pencoretan nama saat penyaluran BST kemarin,” imbuh dia.

BPNT 2021 nantinya akan disalurkan rutin ke sasaran penerima melalui masing-masing kecamatan setiap bulan selama 12 kali.

Alasan Pencoretan Penerima

1. Sudah menerima bantuan sembako reguler -- 426 penerima

2. Sudah menerima bantuan sembako Covid-19 -- 17 penerima

3. Tidak tarik flat Januari 2020-Desember 2020 -- 1.854 penerima

4. Belum padan DTKS -- 580 penerima

5. Ganda dalam 1 keluarga -- 1.148 penerima

6. Ganda identik -- 113 penerima

7. Non aktif finalisasi DTKS -- 283 penerima

8. Non aktif pemadanan Dukcapil -- 525 penerima

9. NIK invalid -- 974 penerima

10. Skor kemiskinan di atas 40 persen (dianggap mampu) -- 1.650 penerima

Total Pencoretan penerima BPNT : 7.570



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom