Tutup Iklan
66 Orang Dikarantina Karena Kontak Dengan 5 Nakes Sukoharjo Positif Corona
Ilustrasi tim medis mengecek hasil tes virus corona. (Freepik)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Sebanyak 66 orang harus menjalani karantina mandiri karena menjadi kontak erat lima tenaga kesehatan atau nakes puskesmas di Sukoharjo yang terkonfirmasi positif corona.

Selain dikarantina, mereka juga menjalani rapid test untuk memastikan tertular virus itu atau tidak. Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo Yunia Wahdiyati menyebutkan lima nakes positif Covid-19 itu, empat di antaranya bertugas di Puskesmas Sukoharjo.

Sedangkan satu orang lainnya di Puskesmas Baki. Mereka diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 setelah Gugus Tugas melakukan rapid test di lingkungan tenaga medis.

Bakul Tahu Kupat Timur RS Kasih Ibu Solo Jadi Klaster Baru, 9 Kontaknya Positif Covid-19

Hasilnya rapid test menunjukkan lima nakes Sukoharjo itu reaktif sehingga dilakukan uji swab dan terkonfirmasi positif corona. "Mereka semua tidak menunjukkan gejala atau orang tanda gejala [OTG]," ungkap Yunia saat dijumpai Solopos.com di ruang kerjanya, Rabu (15/7/2020).

Yunia mengatakan telah menyelesaikan pelacakan kontak erat para nakes tersebut. Dari hasil pelacakan diketahui nakes di Puskesmas Sukoharjo total ada 50 kontak erat. Mereka merupakan tenaga kesehatan di Puskesmas tersebut.

Pria Tegalmade Sukoharjo Meninggal, Diduga Sengaja Ceburkan Diri Ke Sumur

Sedangkan nakes Puskesmas Baki, menurut Yunia, ada 16 orang yang melakukan kontak erat. Namun lantaran nakes Baki bertugas di lapangan dan tidak sering bersinggungan dengan layanan kesehatan di puskesmas, Puskesmas Baki tetap dibuka.

Pengambilan Swab

Berbeda dengan Puskemas Sukoharjo di mana para nakes yang terkonfirmasi positif corona mereka bertugas di Puskesmas sehingga layanan terpaksa ditutup.

Ini Deretan Obat yang Diklaim Ampuh Lawan Covid-19, Ada yang Bikin Geleng Kepala

"Seluruh nakes di lini dua yang menjadi kontak erat dilakukan rapid test. Sedangkan di lini pertama artinya bersinggungan langsung dilakukan pengambilan swab. Termasuk keluarga inti," katanya.

Saat ini Yunia mengatakan masih melacak warga yang menjadi kontak erat para nakes. Termasuk sumber penularan virus corona yang didapat para nakes tersebut.

Tak Mau Kalah Dari Kaesang, Intip Yuk Gaya Sporty Gibran Saat Blusukan di Solo

Yunia tak memungkiri nakes berada di lini pertama pelayanan kesehatan Sukoharjo sehingga dimungkinkan tertular dari pasien positif corona yang tidak jujur. Akibat kontak dengan nakes pertama terjadi penularan ke nakes lainnya.

"Tapi tidak menutup kemungkinan nakes ini tertular dari lingkungan sekitarnya yang sebelumnya ada kasus corona," katanya.

Tak Mau Kalah Dari Kaesang, Intip Yuk Gaya Sporty Gibran Saat Blusukan di Solo

Dengan ditemukannnya nakes positif corona, Gugus Tugas berencana melakukan rapid test massal ke seluruh tenaga kesehatan.

Harapannya mampu mendeteksi penyebaran corona di lingkungan tenaga kesehatan di Sukoharjo. Apalagi tenaga kesehatan menjadi garda pertama dalam penanganan Covid-19.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho