6 Penyebab Insomnia yang Kerap Terjadi tapi Jarang Disadari

Suhu yang tepat adalah kisaran adalah 15 hingga 20 derajat Celsius. Ini penyebab insomnia yang kerap terjadi tapi jarang disadari.

 Ilustrasi insomnia. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi insomnia. (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA — Tidak sedikit orang yang sulit tidur pada malam hari meski tubuh lelah setelah beraktivitas harian. Kesulitan tidur di malam hari atau insomnia bisa terjafi karena beberapa penyebab.

Untuk mengatasi insomnia haruslah dicari tahu penyebab agar bisa menentukan metode yang tepat untuk mengatasinya.

Bisnis.com melansir dari womensweekly, Sabtu (31/7/2021), tentang faktor-faktor penyebab insomnia.

Obat

Jenis obat tertentu dapat menjadi penyebab insomnia. Konsultan dari Departemen Psikiatri di Singapore General Hospital, Dr Sin Gwen Li mengatakan, obat tersebut mencakup obat antihipertensi seperti beta blocker dan Ace inhibitor, agen penurun kolesterol seperti statin, kortikosteroid, antihistamin non-penenang, antidepresan tertentu dan obat asma.

Penyebab lainnya adalah pseudoefedrin stimulan yang ditemukan di Panadol Cold Relief. Serupa saat menghindari minuman berkafein seperti kopi atau teh, waspadalah terhadap kafein dalam obat-obatan seperti Panadol Extra. Stimulan lain yang dapat mempengaruhi tidur adalah nikotin, dari rokok atau patch nikotin, dan alkohol.

Baca Juga: Berbagai Bentuk Meja Makan yang Bisa Anda Pilih

Meski kebanyakan orang lebih mudah tertidur setelah minum alkohol, namun penting untuk diketahui bahwa alkohol menghambat fase mimpi saat tidur. “Dan itu menyebabkan lebih sering terbangun di malam hari seperti membuat seseorang ingin buang air kecil lebih sering di malam hari. Secara keseluruhan, itu mengarah pada kualitas tidur yang lebih buruk,” kata Sin.

Kondisi Medis

Jika Anda menderita nyeri kronis, seperti nyeri sendi, nyeri perut, sakit kepala, sakit gigi, nyeri pascaoperasi, atau nyeri akibat masalah jantung atau cedera terbuka, ini bisa menjadi penyebab insomnia atau gangguan tidur sampai batas tertentu.

Orang yang menderita sakit kronis diperkirakan menghabiskan lebih sedikit waktu untuk tidur nyenyak. Itu menyebabkan gangguan tidur pada seseorang. Dan mereka yang telah didiagnosis dengan kondisi psikologis atau kejiwaan seperti depresi, skizofrenia atau kecemasan, atau menghadapi banyak stres dalam hidup akan lebih mungkin mengalami kesulitan tidur. Bahkan tidak bisa mempertahankan kualitas tidur yang baik.

Suhu di Kamar Salah

Suhu di kamar sangat penting untuk kualitas tidur. Gunakan termostat untuk mengetahui apakah kamar Anda memiliki suhu yang sempurna untuk tidur. Suhu yang tepat adalah kisaran adalah 15 hingga 20 derajat Celsius. Ini penyebab insomnia yang kerap terjadi tapi banyak yang belum menyadarinya.

Baca Juga: Ini 4 Pertimbangan Galang Karier Baru Kala Covid-19

Saat tidur, suhu tubuh secara bertahap turun untuk mendorong tidur yang nyenyak dan berkelanjutan. Tetapi, jika ruangan terlalu panas atau dingin, tubuh berjuang untuk mencapai titik setel ini.

Inilah salah satu alasan mengapa makan atau berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur dapat memengaruhi tidur. Kedua, aktivitas tersebut akan meningkatkan suhu inti tubuh dan mempersulit tubuh untuk mendinginkan diri.

Gangguan Tidur

Anda pasti sudah tahu bahwa menghabiskan waktu di laptop, komputer, tablet, atau ponsel cerdas menjelang waktu tidur dapat menunda kemampuan untuk bersantai. Dan itu berpotensi mengganggu tidur. Gangguan tidur lainnya seperti membaca buku atau menonton film horor, aksi, atau thriller yang terlalu dekat dengan waktu tidur.

Aktivitas ini meningkatkan produksi adrenalin tubuh. Adrenalin memberikan efek merangsang pada tubuh dan dapat membuat sulit untuk tertidur. Demikian pula, berdiskusi dengan pasangan atau anak-anak sebelum tidur dapat membuat stres dan membuat tidak dapat menikmati istirahat malam yang baik. Kegiatan-kegiatan itu juga bisa menjadi penyebab insomnia.

Faktor Lingkungan

Meskipun tempat tidur nyaman dan kamar sudah berada pada suhu yang tepat, namun insomnia tetap bisa terjadi. Itu karena gangguan dari faktor lingkungan seperti suami mendengkur atau berbicara dalam tidurnya, atau jika dia berguling-guling atau menendang di malam hari, atau sering bangun untuk menggunakan kamar mandi.

Baca Juga: Mau Beli Rumah, Ini Tips Pilih Lokasi Perumahan yang Ideal

Kebisingan dari lalu lintas atau tetangga juga dapat menjadi penyebab insomnia. Idealnya, kamar harus terasa seperti gua tenang, gelap, dan sejuk. Jadi, Anda harus melakukan apa pun untuk menciptakan lingkungan tidur yang sempurna, baik itu menutup jendela di malam hari atau berinvestasi di tirai anti tembus pandang.

Kasur Tidak Cocok

Kasur yang baik sangat penting untuk kualitas tidur. Jika Anda ingin dapat tertidur dengan mudah dan bangun dengan segar, Anda harus terlebih dahulu mempertimbangkan kesehatan fisik. Pilihlah kasur yang nyaman agar bisa tidur nyenyak.

Itulah beberapa penyebab insomnia yang kerap muncul, namun tidak sedikit yang belum menyadarinya.

Berita Terkait

Espos Premium

Samudra Biru Penjara

Samudra Biru Penjara

Keahlian kunci merehabilitasi narapidana ternyata berada di luar ranah kementerian yang bertanggung jawab atas eksistensi dan pengelolaan penjara.

Berita Terkini

Bukan Hanya Solo, Kota-Kota di Dunia Ini Juga Punya Alun-alun Loh!

Melihat keindahannya, alun-alun di sejumlah kota di dunia ini biasanya juga menjadi destinasi wisata.

Maia Estianty Punya Penyakit Rosacea, Apakah Itu?

Maia Estianty mengatakan karena punya penyakit Rosacea kulit wajahnya menjadi sangat sensitif terhadap perubahan cuaca.

Indonesia Capai Herd Immunity? Ini Penjelasannya

Herd immunity telah terbentuk karena program vaksinasi atau alami?

Seru! Ada Hujan Uang Saat Sedekah Bumi di Lamongan

Acara sebar uang saat perayaan sedekah bumi di Lamongan, Jawa Timur, menjadi viral di Instagram lantaran digelar saat pandemi.

Viral Santri Tutup Telinga Saat Ada Musik, Begini Tanggapan MUI

Sebuah video memperlihatkan para santri yang sedang mengikuti vaksinasi menutup telinga saat mendengarkan musik.

Viral Para Santri Tutup Telinga Enggan Dengar Musik, Kenapa?

Aksi para santri yang menutup telinga saat terdengar suara musik di ruang antrean vaksin Covid-19 menjadi perbincangan netizen di dunia maya.

Viral Ibu Bagikan Tutorial Baju Rapi Tanpa Setrika, Hasilnya?

Belum lama ini, seorang ibu rumah tangga membagikan tips agar baju tetap rapi meski tanpa harus setrika.

Selain Monstera, Ini Deretan Tanaman Hias dengan Harga Mahal Setara Mobil

Tak hanya Monstera King Variegata, masih ada jenis tanaman hias lainnya yang memiliki harga mahal setara mobil. Apa saja?

Bunda, Begini Cara Menghadirkan Tayangan Televisi Ramah Anak di Rumah

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga juga menilai tayangan stasiun televisi di Indonesia belum ramah anak.

Sebelum Memberikan Pupuk ke Monstera, Perhatikan Ini

Namun sama seperti tanaman lain, memberi pupuk kepada Monstera juga sebaiknya tidak asal-asalan.

Wow! Rutin Makan Sayuran Hijau, Fungsi Otak Meningkat

Studi yang dipublikasikan di Neurology ini menemukan bahwa makan satu porsi sayuran berdaun hijau sehari membantu menjaga daya ingat.

7 Jenis Minuman Ini Bisa Kontrol Kadar Kolesterol, Mau Coba?

Ada sejumlah cara untuk kontrol kadar kolesterol di dalam tubuh, salah satunya lewat makanan atau minuman.

Daun Monstera Menguning? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Daun Monstera menguning tentu bagai mimpi buruk, terutama bagi Anda yang berniat menjadikannya sebagai koleksi.

Segera Lakukan Ini Jika Tak Ingin Perut Makin Buncit

PPKM jangan menjadi alasan untuk mager yang membuat perut semakin buncit.

Trik Hindari Sedentary Lifestyle Selama Pandemi

Jadi sebaiknya hindari sedentary lifestyle agar tubuh tetap sehat dan bugar meski hanya di rumah saja. 

Kebiasaan Makan Ini Berdampak Buruk terhadap Otak

Perhatikan kebiasaan makan Anda karena hal ini bisa berdampak terhadap otak.