Kategori: Solo

6 Nakes di Solo Positif Virus Corona, Rudy: Masyarakat Do Manuto!


Solopos.com/Mariyana Ricky P.D

Solopos.com, SOLO -- Jumlah total tenaga kesehatan atau nakes di Solo yang positif virus corona hingga Kamis (4/6/2020) sudah mencapai enam orang. Empat nakes terkonfirmasi positif pada Senin (1/6/2020).

Sedangkan dua nakes lainnya terkonfirmasi positif corona pada Kamis (4/6/2020). Kondisi itu membuat Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo khawatir. Apalagi belakangan kian kerap terlihat masyarakat abai dengan protokol kesehatan.

“Nakes adalah garda terakhir, kalau mereka tertular karena masyarakat abai, siapa nanti yang akan merawat masyarakat sementara nakesnya sakit? Berulang kali saya ingatkan, do manuto [patuh lah], bukan ke saya tapi ke protokol kesehatan,” ucap dia saat diwawancarai wartawan, Kamis.

Diundang Mediasi Dengan Karyawan, Manajemen Tyfountex Sukoharjo Mangkir

Rudy memastikan banyaknya nakes yang positif virus corona di Kota Solo sejauh ini belum mengakibatkan gangguan pada pelayanan kesehatan, terutama di RSUD Bung Karno. Sebagai informasi, dua nakes terkonfirmasi positif corona pada Kamis bekerja di RSUD Bung Karno.

Namun, bukan tak mungkin nantinya layanan kesehatan terganggu kalau masyarakat semakin banyak yang abai. Rudy menyebut keenam nakes yang positif corona itu sudah menjalani perawatan di rumah sakit meski mereka semua tidak mengalami gangguan kesehatan.

Orang Tanpa Gejala

Mereka berstatus orang tanpa gejala (OTG) meski positif Covid-19. Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, membenarkan total jumlah nakes yang terkonfirmasi positif virus corona hingga saat ini ada enam orang.

Positif Covid-19 Boyolali Tambah 1 Jadi 27 Orang, Kasus Terbaru Dari Senting Sambi

Perinciannya, tiga nakes puskesmas dan tiga nakes RSUD. Dua kasus teranyar yang dilaporkan Kamis ini adalah hasil penelusuran kasus sebelumnya.

Sebelumnya ada 40-an rekan kerja dari empat nakes terkonfirmasi positif pada Senin (1/6/2020) yang menjalani uji swab secara polymerase chain reaction (PCR). Sebagian spesimen telah rampung diuji dan hasilnya dua orang terkonfirmasi positif.

“Sebagian hasilnya belum keluar, jadi kami masih menunggu perkembangan selanjutnya. Bisa jadi bertambah,” kata dia dalam jumpa pers di Rumah Dinas Loji Gandrung, Kamis sore.

Hasil Rapid Test Massal: 15 Orang di Sragen, Masaran, Tanon & Sukodono Reaktif

Ahyani menduga para nakes RSUD Bung Karno Solo itu tertular hingga terkonfirmasi positif virus corona saat bertugas karena mereka menangani pasien Covid-19. Namun, pelacakan di lingkungan tempat tinggal tetap dilakukan.

Kedua nakes berasal dari Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, dan Kelurahan/Kecamatan Serengan, Solo.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan jumlah kontak dekat dan kontak erat tenaga medis yang terkonfirmasi positif corona mencapai seratusan orang. Spesimen lendir hidung dan tenggorokan mereka sudah diambil untuk diuji swab.

100 Warga Boyolali Jalani Rapid Test Covid-19, Ada Yang Reaktif?

Spesimen diambil dua hari berturut-turut pada Senin-Selasa (1-2/6/2020). Hasilnya diharapkan keluar pada Kamis hingga Sabtu (6/6/2020).

Sumber Penularan

“Kami masih terus melakukan tracing sumber penularan para nakes ini. Meski mereka bertugas menangani pasien Covid-19, bisa saja tertular di tempat lain. Kami membekali nakes dengan alat pelindung diri lengkap. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi [PPI] juga dijalankan sesuai standar,” ucapnya.

Update Data Covid-19 Indonesia: Tambahan Pasien Positif Turun Dibanding Kemarin, Total 28.818 Kasus

Tambahan dua nakes yang positif virus corona itu membuat data kumulatif pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Solo menjadi 36 orang. Perinciannya 10 orang dirawat inap, empat meninggal dunia, dan 22 sembuh.

Sedangkan total PDP berjumlah 207 orang, 9 dirawat inap, 167 sembuh, dan 31 meninggal dunia. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 610 orang, dua rawat inap, 20 rawat jalan, 22 dalam pemantauan, dan sisanya selesai.

Share