Ilustrasi pekerja proyek (JIBI/Dok)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar membangun enam kantor kecamatan pada akhir tahun 2019, yakni Kecamatan Jaten, Tasikmadu, Jumantono, Matesih, Mojogedang, dan Jatiyoso.

Dari enam kecamatan itu, pembangunan sudah dilaksanakan di Kecamatan Jaten, Tasikmadu, Jumantono, dan Matesih. Pembangunan di dua kecamatan lain, yaitu Kecamatan Mojogedang dan Jatiyoso belum dimulai karena harus melaksanakan tender ulang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Karanganyar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Karanganyar, Edy Sriyatno, menuturkan optimistis pembangunan kantor Kecamatan Mojogedang dan Jatiyoso dapat dilakukan akhir tahun ini.

Edy menyampaikan proses tender ulang untuk kantor Kecamatan Mojogedang pada tahap pembukaan dokumen penawaran sedangkan untuk kantor Kecamatan Jatiyoso pada tahap masa sanggah.

"Enam kantor kecamatan. Yang dua tender ulang karena ora memenuhi syarat. Sudah evaluasi dan hampir selesai. Target Desember selesai, bisa. Tinggal manage waktu melalui metode pelaksanaan kerja. Termasuk schedule memanfaatkan waktu lembur. Itu kunci pembangunan lancar," kata Edy saat berbincang dengan wartawan, Selasa (17/9/2019).

Edy menjelaskan alasan pelaksanaan tender ulang untuk dua kantor kecamatan berkaitan dengan administrasi saat penawaran. Ada persyaratan minimal dan sejumlah standar yang ditentukan kelompok kerja (pokja) dan harus dipenuhi.

Pantauan solopos.com pada laman LPSE Karanganyar nilai pagu pembangunan kantor Kecamatan Jaten Rp3,8 miliar sedangkan nilai HPS Rp3,7 miliar. Pemenang lelang adalah CV Sri Kedaton di Ngledok RT 003/RW 008, Desa Sroyo, Kecamatan Jaten.

Nilai pagu pembangunan kantor Kecamatan Tasikmadu Rp3,8 miliar tetapi nilai HPS Rp3,7 miliar. Pemenang lelang adalah CV Catur Manunggal di Perum Lalung Permai RT 001/RW 015, Kelurahan Lalung, Kecamatan Karanganyar. Pemenang lelang kantor Kecamatan Jumantono CV Demangan Baru di Demangan Baru RT 004/RW 014, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar. Nilai pagu Rp3,8 miliar sedangkan nilai HPS Rp3,7 miliar.

Pembangunan kantor Kecamatan Matesih dilaksanakan oleh CV Surya Abhinaya Globalindo di Pulegede RT 001/RW 005, Desa Bakalan, Kecamatan Jumapolo. Nilai pagu Rp3,8 miliar sedangkan nilai HPS Rp3,7 miliar.

"Apabila terjadi tender gagal maka harus saya evaluasi. Di situ yang menyebabkan gagal apa. Akan saya sesuaikan. Supaya penyedia jasa bisa melengkapi persyaratan. Saya tender lagi supaya lancar. Pengadaan barang dan jasa risikonya itu," jelas dia.

Sementara itu, pelayanan administrasi di empat kecamatan yang sedang dibangun tidak terganggu. Mereka memindahkan pelayanan ke gedung atau lokasi lain tidak jauh dari kantor kecamatan. Pelayanan di Kecamatan Jumantono sementara dipindah ke Balaidesa Ngunut. Jaraknya satu kilometer dari kantor Kecamatan Jumantono.

Pelayanan di Kecamatan Tasikmadu dipindah ke rumah dinas PG Tasikmadu tidak jauh dari kantor Kecamatan Tasikmadu. PG Tasikmadu meminjamkan dua unit rumah di dekat patung lokomotif di Desa Ngijo. Selain itu pihak Kecamatan Tasikmadu sudah memasang pengumuman dan membagikan surat edaran kepada seluruh pemerintah desa di Tasikmadu.

Camat Jaten, Aji Pratama Heru Kristanto, menuturkan pelayanan administrasi di Kecamatan Jaten tetap dilaksanakan di kompleks kantor Kecamatan Jaten. Bangunan yang dirobohkan adalah bangunan rumah dinas Camat Jaten sedangkan bangunan yang menjadi kantor masih berdiri.

"Sing dibrukke rumah dinas Camat Jaten. Kantornya sama sekali tidak tersentuh. Barang-barang inventaris di rumah dinas dititipkan di satu tempat. Nanti bekas rumah dinas dibangun kantor baru. Nah kantor lama ini dinggo kantor dinas-dinas terkait di tingkat kecamatan. Misal KB, pertanian, Satpol PP, DPUPR, dan lain-lain. Pelayanan enggak terganggung selama pembangunan," ujar Heru, sapaan akrab, saat dihubungi solopos.com, Selasa.

Sementara itu, Camat Matesih, Mulyono, menuturkan pelayanan administrasi di Kecamatan Matesih masih dilaksanakan di kantor yang sama. Alasannya, Pemkab membangun kantor Kecamatan Matesih di lokasi lain.

"Kantor dibangun di lahan baru. Jadi pelayanan tetap berjalan normal di kantor lama. Lokasi baru di sebelah utara sekolah dasar [SDN 01 Matesih]. Jadi kalau dari utara itu lokasinya sebelum kantor lama. Kami agendakan peletakan batu pertama oleh Pak Bupati pekan ini," tutur Mulyono.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten