6 dari 7 Presiden RI dari Jawa tapi Dikotomi Jawa & Non-Jawa Cederai Demokrasi

Berdasarkan fakta sejarah, sejak meraih kemerdekaan pada 1945, enam dari tujuh presiden Indonesia berasal dari Suku Jawa. B.J. Habibie jadi menjadi satu-satunya presiden dari luar Suku Jawa, tepatnya dari Etnis Gorontalo, Sulawesi. Namun, dikotomi putra Jawa dan non-Jawa tak pantas diributkan kembali jelang Pemilu Presiden 2024.

 Presiden RI dari masa ke masa. (dialeksis.com)

SOLOPOS.COM - Presiden RI dari masa ke masa. (dialeksis.com)

Solopos.com, SOLO – Berdasarkan fakta sejarah, sejak meraih kemerdekaan pada 1945, enam dari tujuh presiden Indonesia berasal dari Suku Jawa. B.J. Habibie jadi menjadi satu-satunya presiden dari luar Suku Jawa, tepatnya dari Etnis Gorontalo, Sulawesi.

Pertanyaan apakah presiden negeri ini harus orang Jawa kerap muncul dan menghadirkan polemik menjelang digelar Pemilu Presiden di Indonesia. Lalu masih pantaskan dikotomi putra Jawa dan non-Jawa kembali diributkan menjelang Pemilu 2024?

Dikotomi putra Jawa dan non-Jawa ini pula yang sempat mengganjal Aburizal Bakrie yang berasal dari Lampung saat hendak diusung sebagai calon presiden dari Partai Golkar pada Pemilu Presiden 2004, 2010 hingga 2014. Elektabilitas Ical, sapaan akrabnya, memang cenderung rendah dalam setiap gelaran Pemilu Presiden. Namun, rendahnya elektabilitas Ical bukan semata karena dia bukan dari Suku Jawa. Pergolakan internal di Partai Golkar juga mempengaruhi gagalnya Ical melenggang sebagai calon presiden dari partai yang membesarkan namanya itu.

Espos Plus

Espos Plus Lainnya

+ PLUS Potret Sukses Petani Muda, Kombinasi Ide dan Teknologi Jadi Kunci

Peningkatan kelompok usia milenial bahkan generasi Z (Gen Z) menjadi petani mulai terlihat, dimana mereka mengkombinasikan ide dan teknologi sebagai kunci meraih kesuksesan.

+ PLUS Alasan di Balik Usulan Provinsi Soloraya Sejak Dulu Selalu Gagal

Usulan membentuk Soloraya sebagai provinsi baru yang terlepas dari Jawa Tengah sejak dulu selalu hanya menjadi wacana.

+ PLUS Tips Petani Muda Sukses: Niat Dahulu, Nekat Kemudian

Petani muda dari kalangan milenial menggeliat di tengah isu krisis pangan dan membagikan tips sukses menjadi petani, salah satunya memulai dengan niat, baru kemudian nekat.

+ PLUS Tambang Ilegal di Klaten Merusak Ekosistem Gunung Merapi

Keberadaan aktivitas tambang ilegal di Kecamatan Kemalang, Klaten, perlahan merusak ekosistem lereng Gunung Merapi.

+ PLUS Kenangan di Gereja-Gereja Tua Surakarta

Solo atau Surakarta memiliki sejumlah gereja yang berumur tua sebagai bekas Residen Belanda karena gereja merupakan sarana ibadah bagi komunitas Eropa.

+ PLUS Tambang Pasir Ilegal, Mbah Maridjan Ingatkan Empat Bupati Soal Merapi Nesu

Almarjum juru kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan pernah memperingatkan soal aktivitas tambang pasir kepada empat Bupati agar Merapi ora nesu

+ PLUS Wacana Provinsi Baru, Soloraya Pernah Jadi Pusat Kerajaan Mataram Kuno

Soloraya diduga pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno, sebelum pindah ke Jawa Timur.

+ PLUS Jika Solo Jadi Ibu Kota Provinsi Soloraya, Maka...

Jika Kota Solo menjadi ibu kota provinsi baru, yaitu Soloraya, sektor perekonomian akan terus bergerak maju yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

+ PLUS Pesona Girpasang Klaten, Destinasi Wisata Dataran Tinggi Terbaik Se-Indonesia

Destinasi wisata Girpasang di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang meraih Juara I pada kategori dataran tinggi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2022.

+ PLUS 30 Menit Kaos di Balik Tarif Parkir Konser Karanganyar Ugal-Ugalan

Kondisi arus lalu lintas yang padat, ramai, macet, ditambah pengendara egois menyebabkan situasi perparkiran saat konser Denny Caknan di Alun-Alun Karanganyar kacau hingga mengakibatkan tarif naik.

+ PLUS Indonesia Tua di Situs Megalitikum Gunung Padang Digoyang Gempa Cianjur

Situs Gunung Padang yang dikenal sebagai Indonesia Tua tak mengalami kerusakan akibat Gempa Cianjur, beberapa waktu lalu.

+ PLUS Jirat dan Nisan pada Makam, Potret Warisan Budaya Seni Bangunan Islam

Jirat dan nisan pada makam merupakan salah satu warisan budaya seni bangunan Islam.

+ PLUS Kontroversi Kohabitasi, Fenomena Kumpul Kebo yang Bakal Diatur Negara

Hidup bersama bagai suami istri tanpa ikatan perkawinan (kohabitasi) atau yang populer disebut kumpul kebo masuk ke dalam RUU KUHP.

+ PLUS Peradaban Kuno di Lembah Sungai Bengawan Solo

Lembah sungai terpanjang di Pulau Jawa, Bengawan Solo rekaman jejak peradaban kuno di lembahnya.

+ PLUS Ketika Jenama Tak Bisa Sembarangan Sebut Piala Dunia FIFA 2022

Jenama atau brand/merek tak bisa sembarangan menggunakan, menyebut, atau menulis Piala Dunia FIFA 2022 atau FIFA World Cup 2022 dalam setiap promosinya untuk tujuan komersial.

+ PLUS Kawin Kontrak di Balik Bisnis Mebel Jepara

Praktik kawin kontrak terjadi di Jepara antara wanita pribumi dengan pengusaha asing demi melanggengkan bisnis mebel.

+ PLUS Soloraya Layak Jadi Provinsi Baru

Soloraya dinilai sudah layak berdiri menjadi provinsi baru yang terpisah dari wilayah Jawa Tengah.

+ PLUS Warteg, Kedai Kuliner Cepat Saji Kearifan Lokal Cita Rasa Melegenda

Warteg adalah kedai kuliner dengan kearifan lokal tak lekang oleh waktu yang memiliki banyak makna filosofis, termasuk kesetaraan.

+ PLUS Gerakan Anti-Swapraja Pupus Mimpi Soloraya: Daerah Istimewa Surakarta (DIS)

Gerakan anti-swapraja mengubur mimpi Soloraya menjadi Daerah Istimewa Surakarta pada 1946.

+ PLUS Kecelakaan Mematikan di Jalan Tol Mayoritas Disebabkan Kesalahan Pengemudi

Sejumlah kecelakaan lalu lintas mematikan yang terjadi di jalan tol mayoritas penyebabnya adalah kesalahan pengemudi.