56 Nakes di Karanganyar Kena Covid-19, Dinkes: Mereka Kelelahan
Ilustrasi tenaga medis. (Freepik)

Solopos.com, KARANGANYAR – Sebanyak 56 orang tenaga kesehatan atau nakes di Kabupaten Karanganyar positif terkonfirmasi Covid-19. Dinkes Kabupaten Karanganyar menyebut jumlah nakes terpapar Covid-19 semakin banyak karena faktor kelelahan.

Data yang dihimpun Solopos.com, 56 orang tenaga kesehatan (nakes) terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Senin (18/1/2021). Perinciannya, sebanyak enam orang nakes di Puskesmas Colomadu 2, 32 orang nakes di Puskesmas Kerjo, dan 18 orang di RSUD Karanganyar.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar, Purwati, membenarkan bahwa makin banyak tenaga medis yang terpapar Covid-19.

"Ini dampak dari rekan-rekan yang sudah kelelahan. Rekan-rekan kan butuh istirahat juga. Tetapi kasus Covid-19 meningkat. Maka ini dampaknya. Teman-teman lelah, imun menurun," kata Purwati saat berbincang dengan wartawan, Senin (18/1/2021).

25 Relawan Vaksin Sinovac di Bandung Positif Covid-19

Dia berharap masyarakat mau bekerja sama menekan persebaran Covid-19. Salah satu caranya dengan taat menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Purwati menyampaikan salah satu kendala yang dialami nakes selama pandemi Covid-19, yakni menangani kasus meninggal tetapi terkonfirmasi positif Covid-19.

"Masyarakat tidak patuh protokol, cuek. Ada juga yang dinyatakan positif Covid-19 tetapi menolak. Ada juga yang positif Covid-19 meninggal, tetapi keluarga menolak pemakaman menggunakan protokol Covid-19. Kan seperti itu menyebabkan kasus lain," ujar dia.

Perempuan berkerudung itu menyebutkan proses melacak kontak erat karena kasus kematian terkonfirmasi positif Covid-19 itu menguras energi. Mereka harus melacak masyarakat yang datang untuk melayat, keluarga, kerabat, dan pemulasara jenazah terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kalau seperti ini, kami butuh kesadaran masyarakat," ungkapnya.

Pandemi Covid-19, Terbelo di Wonogiri Laris

Direktur RSUD Kabupaten Karanganyar, Iwan Setiawan Adji, menyampaikan nakes terkonfirmasi positif Covid-19 bertugas di bangsal khusus menangani Covid-19. Iwan mengakui bahwa kondisi tersebut membuat RSUD Kabupaten Karanganyar harus bekerja keras menangani pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

"Sebagian tenaga medis dari bangsal biasa. Itu karena tenaga medis yang dari bangsal khusus untuk Covid-19, nakes-nya sudah ada yang terkena Covid-19. Dampaknya ya bangsal umum atau biasa [bukan Covid-19] minim nakes. Kami tetap memberikan pelayanan maksimal."



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom