Tutup Iklan

54% Anak-Anak Indonesia Sudah Merokok

54% Anak-Anak Indonesia Sudah Merokok

SOLOPOS.COM - Ilustrasi stiker larangan merokok. (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Jumlah anak yang sudah merokok di Indonesia tergolong memprihatinkan.

Solopos.com, BANDA ACEH -- Sebanyak 54% anak-anak di Indonesia sudah merokok. Jumlah anak-anak perokok di Indonesia masih tergolong tinggi. Hal ini disebabkan karena murahnya harga rokok yang dijual di pasaran.

"Jumlah anak-anak yang merokok di Indonesia itu mencapai 54 persen. Pemerintah masih mencari solusi untuk persoalan ini," kata Menteri Kesehatan, Nila Djuwita F. Moeloek seusai Seminar Nasional Ikatan Alumni Kedokteran Unsyiah yang digelar di Auditorium UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sabtu (30/7/2016) sebagaimana dikutip dari Detik.

Menkes meminta Kementerian Pendidikan agar melarang pelajar merokok selama berada di lingkungan sekolah. Sementara usai pulang sekolah, pemerintah masih mencari cara untuk melarang mereka.

"Di luar sekolah ini yang belum bisa kita larang karena itu wewenangnya dia," ujar dia.

Dalam seminar yang dihadiri seratusan alumni kedokteran tersebut, Menkes mengungkapkan solusi untuk mengatasi maraknya anak-anak yang merokok masih dicari pemerintah. Saat ini, harga rokok di Indonesia masih tergolong sangat murah.

"Seribu rupiah sudah dapat sebatang rokok. Kalau mereka dapat uang jajan Rp 5 ribu dalam sehari berarti mereka bisa membeli lima batang rokok," kata Menkes.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia juga akan dilibatkan untuk mengatasi persoalan tersebut. Menurut Menkes, jika anak-anak sudah merokok sejak masih duduk di bangku sekolah, maka mereka akan terus merokok hingga tua.

"Sampai mereka akan tetap merokok," kata Menkes.

Berita Terkait

Berita Terkini

Buruh Ancam Boikot, Manajemen Indomaret Tetap Berpikir Positif

PT Indomarco Prismatama selaku perusahaan pengelola ritel modern Indomaret menyampaikan terkait ancaman boikot dari buruh.

Tersenyum Saat Dicegat Prokes, Begini Jawaban Epy Kusnandar

Epy Kusnandar jadi perbincangan warganet saat terkena penyekatan prokes.

Diduga Cemburu, Pria Di Sukodono Sragen Ngamuk Sabetkan Sabit ke Tetangganya

Seorang pria di Sukodono, Sragen, ngamuk dan mengayunkan senjata tajam jenis sabit kepada tetangganya, diduga karena cemburu.

37 Desa Ditenggelamkan Demi Waduk Kedung Ombo

Pembangunan Waduk Kedung Ombo menenggelamkan 37 desa di tujuh kecamatan di tiga kabupaten wilayah provinsi Jawa Tengah.

Aparat Magelang Sisir Lokasi Strategis Penyebaran Covid-19

Operasi Ketupat Candi 2021 lakukan penyekatan di Pos Penyekatan perbatasan Jateng DIY Kecamatan Salam Kabupaten Magelang.

Pengemudi Perahu & Pemilik Warung Apung Waduk Kedungombo Resmi Tersangka, Ini Pasal yang Disangkakan

Polisi pada hari ini telah menetapkan dua tersangka terkait kasus kecelakaan air di Waduk Kedungombo tersebut.

104 Penumpang di Madiun Raya Ditolak Naik Kereta Api Karena Hal Ini

PT KAI Daop VII Madiun melayani 4.263 penumpang KA selama periode larangan mudik. Sementara ada 104 penumpang lain yang dilarang naik kereta.

Anak Rita Sugiarto Kesandung Narkoba, Ini Profilnya

Anak Rita Sugiarto ditangkap polisi karena kasus narkoba.

Murah meriah! Tarif Naik Perahu Wisata di Waduk Kedung Ombo Mulai Rp10.000-an

Tarif menumpang perahu wisata di Waduk Kedung Ombo kawasan Kemusu, Boyolali, ternyata cukup murah, yakni mulai Rp10.000-an.

Kambing Berkaki Tujuh dan Berkelamin Ganda Hebohkan Warga Kulonprogo

Seekor anak kambing berkaki tujuh dan berkelamin ganda menghebohkan warga Kulonprogo. Anak kambing itu jadi buruan warga yang penasaran.

Bukan dari Kedelai! Kini Muncul Tempe dari Indomie, Ini Wujudnya

Viral foto di media sosial yang memperlihatkan tempe yang berbahan dasar dari mi instan Indomie. Kira-kira bagaimana rasanya ya?

RSUD Kudus Tambah Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus, menambah ruang isolasi untuk perawatan pasien Covid-19.