Tutup Iklan -->
5.000 Lampion Imlek Menyala Pasar Gede Solo, Ini Bedanya
Lampion Imlek mulai menyala di depan Pasar Gede Solo, Minggu (27/1/2019) malam. (Solopos-Mariyana Ricky PD)

Solopos.com, SOLO -- Lampion untuk perayaan Tahun Baru Imlek 2570 (2019 M) mulai dinyalakan di kawasan Pasar Gede, Solo, Minggu (27/1/2019) malam. Ribuan lampion tersebut dipasang mulai dari Gedung Bank Indonesia (BI) Solo hingga depan Pasar Gede.

Penyalaan lampion-lampion tersebut disambut antusias oleh warga yang memadati kawasan Tugu Jam Pasar Gede. Lampion yang sudah menyala langsung menjadi latar belakang aktivitas swafoto. Total ada 5.000 lampion yang telah terpasang dan mulai menyala Minggu malam.

"Kami panitia bersama Imlek 2570 2019 melakukan pemasangan lampion khususnya tetap sejumlah 5.000, dengan titik pasang mulai Kantor BI Jl Jenderal Sudirman hingga seputaran Pasar Gede," kata Ketua Panita Bersama Imlek 2570 2019, Sumartono Hadinoto, di kawasan Pasar Gede, Minggu malam.

Selain pemasangan 5.000 lampion bulat berwarna merah tersebut, panitia juga memasang 12 shio dalam 2 set. Satu set ditempatkan di depan Pasar Gede dan satu set lainnya di Jl. Jenderal Sudirman. Ada pula figur Dewa Yang dan Punokawan yang juga dipasang di kawasan itu.

"Itu yang kami pasang di mana kali ini setiap tahunnya panita selalu membuat variasi baru agar mereka yang berswafoto tidak bosan," kata Ketua PMI Solo itu.

Variasi itu juga ditunjukkan di atas jembatan Kali Pepe barat Pasar Gede. Di sana, panitia memasang lampion warna-warni yang menurut Sumartono pas dengan situasi menjelang Pemilu 2019.

"Karena tahun ini kebetulan tahun politik, agar mengingatkan kita bahwa kebinekaan ini ada di Indonesia. Jadi meskipun kita berbeda tapi kita tetap Indonesia," ujarnya.

Panitia, kata dia, juga ingin mewujudkan misi membawa Solo menjadi destinasi wisata Imlek utama di Indonesia. Saat ini, Solo masuk dalam lima besar destinasi wisata Imlek di Indonesia bersama Jakarta, Lasem, Bogor, dan Singkawang.

"Inilah yang membuat kami bangga dan bersyukur di mana ini merupakan wujud kebersamaan. Kita semua harus 100% indonesia, 100% wong Solo."


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho