5 Wisata Kuliner Lezat Khas Kota Purwokerto, Yuk Icip!

Wisata kuliner Purwokerto termasuk salah satu tujuan menarik para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Banyumas.

 Mendoan khas Banyumas. (Liputan6.com)

SOLOPOS.COM - Mendoan khas Banyumas. (Liputan6.com)

Solopos.com, BANYUMAS — Sebagai ibu kota dari Kabupaten Banyumas, Kota Purwokerto memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri, salah satunya dalam hal kuliner. Mengutip dari Liputan6.com, kuliner Purwokerto termasuk salah satu tujuan menarik para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Wisata kuliner Purwokerto bahkan memberi identitas tersendiri bagi kota yang terkenal dengan logat Bahasa Jawa ngapak ini.  Kuliner di Purwokerto sendiri punya ragam jenis dan cita rasa, mulai dari makanan ringan hingga berat. Berikut ini 5 wisata kuliner khas Purwokerto, Kabupaten Banyumas.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Sroto Sokaraja

Menu kuliner ini adalah yang laing banyak dicari, khususnya bagi para pencinta soto. Sroto Sokaraja ini banyak ditemui di sepanjang jalan kota Purwokerto dan daerah lain di Kabupaten Banyumas. Berbeda dengan soto di daerah lain yang menggunakan nasi, Sroto Sokaraja diisi dengan potongan ketupat. Potongan ketupas dicampur dengan irisan daging ayam atau sapi, sohun, tauge, daun bawang dan aneka kerupuk.

Baca Juga: Cilacap Tak Gegabah Uji Coba Pembukaan Objek Wisata

Campuran ini kemudian disiram dengan kuah kaldu sapi atau ayam yang gurih. Sroto Sokaraja ini begitu istimewa dengan tambahan kacang pada kuahnya yang memberi tekstur kental dan segar.

Sate Bebek Tambak

Selain soto, hidangan yang bisa ditemukan di wisata kuliner Purwokerto adalah sate bebek, Sate ini terbuat dari daging bebek yang lembut, Bebek yang digunakan adalah bebek muda sehingga memiliki daging yang empuk. Sate bebek tambak ini biasanya disuguhkan dengan dua macam bumbu.

Bumbu sate bebek di antaranya adalah bumbu kecap dengan potongan cabe rawit pedas dan bumbu kacang yang kental. Ada puluhan pedagang mulai dari model warung kecil, tenda, hingga restoran yang menjajakan sate bebek ini

Baca Juga: Yanti Kristina, Penjual Serabi di Banyumas Ini Ternyata Sarjana

Mendoan

Meskipun tempe mendoan ini umum ditemukan di berbagai daerah, namun Mendoan khas Kota Purwokerto memiliki keunikan yang sudah paten, yaitu ukurannya yang lebar. Mendoan pada dasarnya adalah olahan tempe yang digoreng dengan dibaluti tepung dan digoreng setengah matang sehingga teksturnya masih terasa lembut. Jenis tempe yang digunakan tidak padat seperti tempe biasa. Tempe yang digunakan adalah lembaran tempe yang tipis dan lebar serta dibungkus dengan daun pisang. Adonan tepungnya tidak menggunakan tepung terigu, melainkan tepung beras.

Kraca

Wisata kuliner khas Purwokerto ini adalah olahan keong sawah yang dimasak dengan bumbu kuah pedas yang terbuat dari cabai, garam, pala, merica, bawang, lada dan rempah lainnya. Bumbu rempah yang kuat ini memberi sensasi pedas dan panas hingga tenggorokan.

Kudapan ini banyak ditemui di sepanjang jalan Purwokerto dan Banyumas. Kraca paling sering ditemui saat bulan Ramadan tiba.

Baca juga: Kuliner Lezat Tersembunyi di Sukoharjo Ternyata Nasi Goreng Pak Basiyo, Rasanya Josss!

Tegean

Merupakan salah satu wisata kuliner Purwokerto yang sekilas mirip dengan sayur bening biasa. Kuliner ini memang sederhana namun sudah tidak asing lagi bagi warga Purwokerto. Tegean ini merupakan sayur bening yang berisi bermacam-macam sayuran, diracik menggunakan bumbu sederhana. Tagenan biasanya berisi bayam, kecambah, katuk, wortel, kedelai hitam dan jagung. Tegean biasanya diberi bumbu bawang merah dan bawang putih, beberada ada yang dicampur dengan daging sapi atau ayam

Sumber: Liputan6.com

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Wow! Pemuda Semarang Ternak Emprit, Harganya Capai Rp10 Juta Per Pasang

      Pemuda asal Kota Semarang membudidayakan burung emprit yang harganya mencapai Rp10 juta per pasang.

      Siswa SMK Semarang yang Terseret Ombak di Parangtritis Belum Ketemu

      Seorang siswa SMK Kartini Semarang yang terseret ombak di Pantai Parangtritis belum ditemukan sampai sekarang.

      Komunitas Sepeda dan Satlantas Grobogan Gelar Detik-Detik Proklamasi

      Komunitas sepeda tua, Satlantas Polres Grobogan dan warga menggelar upacara bendera Detik-Detik Proklamasi di sejumlah ruas jalan.

      Mobil di Grobogan Terbakar, Pemilik Mengalami Luka Bakar

      Satu unit mobil terbakar di Dusun Demangan, Desa Ngabenrejo, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Rabu (17/8/2022). Satu orang menderita luka bakar.

      HUT Ke-77 RI, 184 Narapidana Lapas Purwodadi Terima Remisi Umum

      Kemenkum HAM memberikan remisi umum dalam rangka HUT-77 RI kepada 184 narapidana Lapas Kelas II B Purwodadi.

      Siswi SMA N 2 Kudus Jadi Pembawa Bendera Upacara HUT ke-77 RI di Istana

      Siswi SMA N 2 Kudus, Jawa Tengah, I Dewa Ayu Firsty menjadi pembawa bendera merah putih dalam upacara peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (17/8/2022). 

      Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini, Cerah Berawah di Hari Kemerdekaan

      Berikut prakiraan cuaca di Semarang pada hari ini, Rabu (17/8/2022) atau bertepatan dengan HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

      Unik! Malam Tirakatan di Purworejo, Warga Malah Diajak Bayar PBB

      Warga Parikesit, Kelurahan Pangenjuru Tengah, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, memiliki cara unik melaksanakan malam tirakatan memperingati HUT ke-77 RI, Selasa (16/8/2022).

      Kronologi Pengeroyokan yang Sebabkan Pemuda di Kendal Meninggal

      Berikut kronologi pengeroyokan yang menyebabkan seorang pemuda di Desa Plantaran, Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, meninggal dunia.

      PHMI Ingin Ekspansi ke Jateng, Ini Misi yang Diusung

      Perkumpulan Hotel dan Media Indonesia atau PHMI berencana melakukan ekspansi atau melebarkan sayapnya di wilayah Jawa Tengah (Jateng).

      Pelajar SMK Semarang Terseret Ombak Parangtritis, Begini Kata Orang Tua

      Pelajar SMK di Semarang terseret ombak saat berwisata di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

      Galau Kena Tilang, Pemuda di Semarang Letakkan Sabu-Sabu di Pos Polisi

      Aparat Polrestabes Semarang menangkap seorang pemuda yang berniat meletakkan narkoba jenis sabu-sabu di dekat Pos Polisi Bangkok, Jalan M.T. Haryono.

      Unik, Petugas Satpas SIM Polres Grobogan Pakai Baju Adat dan Pejuang

      Merayakan HUT ke-77 RI, petugas layanan SIM Satlantas Polres Grobogan kenakan baju adat dan pejuang, Selasa (16/8/2022).

      Wow! HUT ke-77 RI, Warga Kudus Bentangkan Bendera Merah Putih 1,44 Km

      Bendera Merah Putih sepanjang 1,44 km terbentang di jalan Desa Honggosoco, Kudus, untuk menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

      Terinspirasi Jokowi, Ganjar Akan Kenakan Baju Adat saat Upacara HUT RI

      Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengaku terkesima dengan baju adat yang dikenakan Presiden Jokowi saat mengikuti Sidang Tahunan MPR.