5 Sekolah di Klaten Ini Jadi Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Mulai Jumat
Ilustrasi sekolah semasa pandemi Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, KLATEN — Rencana uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di lima sekolah di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah akan digulirkan pada Jumat (9/10/2020). Rencana uji coba pembelajaran tatap muka di lima sekolah itu sempat tertunda.

Awalnya, uji coba akan digelar pada Senin (5/10/2020). Namun, lantaran belum mendapatkan izin dari gugus tugas kabupaten, rencana itu urung digelar.

Kelima sekolah yang direncanakan menggelar uji coba pembelajaran tatap muka itu adalah SMPN 2 Klaten, SMPN 1 Gantiwarno, SMPN 1 Karangdowo, SMPN 1 Kebonarum, dan SMPN 1 Kemalang.

Kepala Disdik Klaten, Wardani Sugiyanto, membenarkan rencana pembelajaran tatap muka itu dilakukan Jumat. Sebelumnya, Wardani menjelaskan sekolah sudah melakukan persiapan untuk menggelar pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19 sudah jauh hari dilakukan.

Api Bonagung Sragen Dianggap Bisa Gantikan Api Mrapen yang Padam

Persiapan itu seperti sarana dan prasarana disesuaikan protokol kesehatan seperti thermo gun dan tempat cuci tangan menggunakan sabun. Selain itu, juga telah dilakukan pelatihan kepada guru serta pembuatan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Ada sosialisasi ke orang tua terkait protokol kesehatan pencegahan Covid-19 hingga meminta izin orang tua untuk menggelar pembelajaran tatap muka. Ketika pembelajaran tatap muka berjalan, siswa masuk dengan sistem sif dan tidak saban hari masuk sekolah.

Skema

Pada pekan pertama, belum ada kegiatan belajar mengajar. Kegiatan di sekolah diisi materi tentang protokol kesehatan pencegahan Covid-19 agar siswa terbiasa dengan adaptasi baru.

Kabid Pembinaan SMP Disdik Klaten, Lasa, juga membenarkan rencana uji coba pembelajaran tatap muka di lima sekolah itu dilakukan pada Jumat. Hal itu dilakukan berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama gugus tugas kabupaten pada Selasa (6/10/2020) malam.

Serbu Makanan Gratis di Masjid Al Falah Sragen, Jemaah Sadar Jaga Jarak

Dari pertemuan itu, dipuutuskan uji coba pembelajaran tatap muka di lima sekolah dimulai pada Jumat. Lasa mengatakan pelaksanaan pembelajaran tatap muka itu dilakukan sesuai SOP yang sudah disusun masing-masing sekolah.

"Mulai dari kegiatan di perjalanan [berangkat sekolah], tiba di sekolah, kegiatan tatap muka, pulang, dan perjalanannya ke rumah. Pembagian siswa masing-masing kelas hanya sepertiga atau sekitar 11 siswa. Sepekan siswa masuk dua hari. Sementara, empat hari lainnya siswa tetap belajar di rumah [secara daring]," kata dia saat dihubungi Solopos.com, Rabu (7/10/2020).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom