5 Pencapaian Besar Manusia dalam Penjelajahan Ruang Angkasa
Ilustrasi astronaut (Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Penjelajahan ruang angkasa menjadi perhatian banyak negara. Kini banyak negara berlomba-lomba untuk menjelajah ruang angkasa.

Penjelajahan ruang angkasa tentunya juga menjadi tujuan umat manusia. Tidak hanya mencari tahu apa yang ada di sekitar, rasa ingin tahu membuat kita menatap langit dan mencari tahu ada apa di balik awan.

Mulai peluncuran roket pertama hingga pendaratan manusia di bulan menjadi pencapaian umat manusia dalam eskplorasi ruang angkasa.

Mengorbit Bumi

Vostok 1 merupakan roket pertama yang berhasil membawa manusia ke ruang angkasa. Roket tersebut membawa kosmonaut Yuri Gagarin. Dia mengitari orbit bumi sebanyak satu kali dengan total waktu 1 jam 48 menit.

Roket Vostok diluncurkan pada 12 April 1961 di Baikonur Cosmodrome. Area tersebut termasuk dalam negara Kazakhstan namun disewakan kepada Rusia sampai 2050 mendatang.

Setelah keberhasilan Vostok 1 membawa manusia ke ruang angkasa, Uni Soviet kembali membuat 6 seri roket Vostok dalam jangka waktu dua tahun. Roket Vostok terakhir sukses mengitari orbit bumi selama 94 jam.

Ruang Angkasa

Voskhod 2 diluncurkan pada 18 Maret 1965 bersama dua awak roket, Pavel Belyayev dan Alexei Leonov. Voskhod 2 berhasil mengorbit bumi sebanyak 17 kali sebelum kembali mendarat.

Setelah Voskhod 2 mengorbit bumi untuk pertama kalinya, Alexei Leonov melakukan Extravehicular Activity (EVA) dengan keluar dari roket Voskhid 2. Ia mengenakan baju khusus yang dirancang menahan tekanan ruang angkasa dan oksigen yang mampu bertahan hingga 45 menit.

Alexei mengaitkan dirinya agar tetap tersambung dengan roket sebelum keluar ke ruang angkasa. Ini penjelajahan ruang angkasa yang legendaris saat dia menghabiskan waktu di ruang angkasa selama 12 menit 9 detik sembari mengambil beberapa foto sebelum masuk kembali ke dalam roket.

Roket di Bulan

Luna 9 merupakan satu dari 24 seri Luna yang merupakan roket tanpa awak buatan Uni Soviet. Roket seri Luna diluncurkan mulai 1959 hingga 1976 dengan tujuan untuk meneliti permukaan bulan.

Luna 9 menjadi roket tanpa awak pertama yang berhasil melakukan pendaratan di bulan dengan lancar. Luna 9 juga berhasil membawa sampel permukaan bulan yang digali dari kedalaman 21 meter.

Sebelumnya, Luna 1 menjadi roket tanpa awak pertama yang berhasil mengorbit matahari. Kesuksesan seri roket Luna menjadikan eksplorasi bulan semakin gencar.

Mendarat di Bulan

Pada 16 Juli 1969, Apollo 11 meluncur dari bumi menuju bulan dengan tiga orang awak, Neil Armstrong, Edwin Aldrin, dan Michael Collins. Setelah empat hari, Apollo 11 berhasil sampai di permukaan bulan.

Kutipan khas "Langkah kecil seorang pria, namun lompatan besar bagi umat manusia" diucapkan oleh Neil ketika melangkahkan kaki untuk pertama kalinya di bulan. Diikuti oleh Edwin Aldrin, mereka mengambil beberapa foto sebelum kembali ke bumi.

Pendaratan manusia di permukaan bulan dianggap sebagai pencapaian besar sains dan teknologi dalam program penjelajahan ruang angkasa.

Foto Pertama Mars

Viking 1 merupakan salah satu roket yang diluncurkan oleh Amerika Serikat untuk meneliti permukaan Mars. Viking 1 merupakan roket tanpa awak yang diluncurkan pada 20 Agustus 1975.

Setelah 1 tahun mengelilingi orbit Mars, Viking 1 berhasil memetakan permukaan dan data cuaca di permukaan Mars. Selain itu Viking 1 juga mengumpulkan data 2 bulan yang mengorbit Mars.

Foto dan data dari Viking 1 menunjukkan bahwa manusia mampu melakukan penjelajahan ruang angkasa dan mengambil informasi dari planet yang jaraknya ribuan kilometer.



Berita Terkini Lainnya








Kolom