ilustrasi pilkades, pemilihan kepala desa. (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, BOYOLALI -- Lima orang mendaftar sebagai calon kepala desa (cakades) pada Phttps://soloraya.solopos.com/read/20190502/492/989188/masa-jabatan-kades-belum-habis-desa-di-boyolali-ini-tetap-ikut-pilkades-serentak" title="Masa Jabatan Kades Belum Habis, Desa di Boyolali Ini Tetap Ikut Pilkades Serentak">emilihan Kepala Desa (Pilkades) Karangduren, Kecamatan Sawit, Boyolali, 29 Juni mendatang.

Dua di antaranya lima orang pendaftar tersebut diketahui berstatus suami istri. Sang suami merupakan petahana, Haryanto, yang sudah dua periode menjabat sebagai Kades Karangduren.

Tahun ini Haryanto maju untuk masa jabatan periode ketiga. Dia mengajak istrinya, Siti Rahayu, yang berprofesi sebagai guru pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk ikut menjajal peruntungan maju sebagai cakades.

Haryanto membenarkan dia dan istrinya sudah mendaftar diri sebagai cakades meski tidak bersamaan. “Saya daftar pada hari Kamis [23/5/2019] sementara istri saya baru selesai mendaftar keesokan harinya [Jumat. 24/5/2019] di batas akhir masa pendaftaran cakades,” ujar Haryanto kepada Solopos.com, Jumat.

Keduanya memang sengaja tidak mendaftar dan mengurus berkas persyaratan di waktu bersamaan lantaran kesibukan masing-masing. Siti yang berprofesi sebagai guru baru bisa mengurus pendaftaran sepulang mengajar sehingga prosesnya lebih lama daripada sang suami.

Bakal melawan sang istri, Haryanto mengaku tetap optimistis akan memenangi kontestasi https://soloraya.solopos.com/read/20190406/492/983118/kades-di-boyolali-siap-bertarung-lagi-ramaikan-pilkades-serentak-29-juni" title="Kades di Boyolali Siap Bertarung Lagi Ramaikan Pilkades Serentak 29 Juni">pilkades tahun ini. “Kalau saya tidak lolos kan bisa juga untuk jaga-jaga istri yang lolos,” imbuhnya.

Sebelumnya kabar mengenai Haryanto yang mengajak istrinya bersama-sama bertarung di pilkades santer terdengar di kalangan warga Karangduren. Kades petahana tersebut beralasan perlu mencari lawan ketimbang melawan kotak kosong jika sepi pendaftar.

Sekretaris Desa Karangduren, Suciman, menyebutkan hingga Jumat siang panitia https://soloraya.solopos.com/read/20190404/492/982827/pilkades-serentak-229-desa-di-boyolali-digelar-29-juni-sebagian-pakai-e-voting" title="Pilkades Serentak 229 Desa di Boyolali Digelar 29 Juni, Sebagian Pakai E-Voting">pilkades sudah menerima lima pendaftar. Mereka adalah petahana Haryanto dan istrinya Siti Rahayu, serta tiga orang penantang lain yaitu Eko Budianto, Eni Setyowati, dan Sukamto.

Suciman mengatakan di desanya dimungkinkan akan terjadi ujian pilkades karena ada sembilan orang yang mengambil formulir pilkades.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten