5 Negara yang Tetapkan Tanggal Kedaluwarsa Sertifikat Vaksin Covid-19

Saat ini semakin banyak negara mengumumkan bahwa mereka akan menetapkan tanggal kedaluwarsa untuk sertifikat vaksin.

Mia Chitra Dinisari - Solopos.com
Minggu, 28 November 2021 - 22:15 WIB

SOLOPOS.COM - Ilustrasi vaksin virus corona. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Jika Anda berencana bepergian ke luar negeri pada 2022, sebaiknya ketahui ada sejumlah negara menetapkan tanggal kedaluwarsa vaksin Covid-19. Ini artinya bagi para pelaku perjalanan yang hendak masuk ke negara tersebut harus memerlukan suntikan penguat atau booster Covid-19 sebelum pergi.

Saat ini semakin banyak negara mengumumkan bahwa mereka akan menetapkan tanggal kedaluwarsa untuk sertifikat vaksin. Keputusan ini bisa dimengerti lantaran kemampuan melindungi vaksin Covid-19 memang ada batas waktunya alias tidak berlaku seumur hidup.

Berikut 5 negara yang menerapkan tanggal kedaluwarsa vaksin Covid-19 seperti dilansir dari Times of India dan Bisnis.com pada Minggu (28/11/2021) :

1. Kroasia

Kroasia menjadi negara pertama yang menetapkan masa berlaku maksimum sertifikat vaksin Covid-19. Awalnya, negara menetapkan persyaratan bahwa pelancong harus divaksinasi lengkap tidak lebih dari sembilan bulan sebelum kedatangan, yang kini telah diperpanjang menjadi satu tahun sebelum kedatangan.

Baca Juga: Para Artis Ini Tetap Terlihat Cantik Setelah Melahirkan Anak

2. Austria

Pada bulan Agustus, Austria mengumumkan bahwa sertifikat vaksinnya hanya berlaku selama sembilan bulan setelah vaksinasi penuh, yang kemudian diperpanjang menjadi sekitar satu tahun. Sesuai situs web Pariwisata Austria, sertifikat vaksin berlaku selama 360 hari setelah dosis kedua untuk vaksin 2 dosis. Selanjutnya, sesuai dengan otoritas Austria, vaksin yang hanya memerlukan satu dosis, akan tetap berlaku sejak hari ke-22 setelah dosis itu, dan selama 270 hari sejak tanggal vaksinasi. Selain itu, mereka yang telah pulih dari Covid-19 akan diizinkan masuk ke negara itu hingga 180 hari sejak infeksi.

3. Swiss

Swiss juga membuka perbatasannya bulan lalu untuk pelancong yang divaksinasi penuh. Namun, sesuai laporan terbaru, otoritas kesehatan Swiss kemungkinan akan mempertimbangkan bahwa seseorang divaksinasi penuh hanya untuk jangka waktu 12 bulan sejak tanggal vaksinasi lengkap.

Baca Juga: Mengenal Varian B.1.1.529 yang Disebut Memiliki Jumlah Mutasi Tinggi

4. Vietnam

Karena Asia terus terbuka untuk pariwisata, negara-negara mengadopsi pendekatan yang hati-hati. Vietnam adalah salah satu negara yang bergerak maju dengan pendekatan yang lambat dan hati-hati. Sesuai laporan, negara itu akan memulai program percontohan pada bulan depan, yang akan menawarkan sejumlah terbatas turis asing yang divaksinasi penuh masuk bebas karantina ke Phu Quoc, sebuah wilayah yang dikenal dengan pantainya yang indah. Namun, ada tangkapan dan itu adalah pelancong harus menerima suntikan vaksin kedua setidaknya 14 hari sebelumnya, atau belum lebih dari 12 bulan sebelum kedatangan.

5. Israel

Seperti diberitakan sebelumnya, Israel baru-baru ini memperketat pembatasan untuk Covid-19 Green Pass negara itu, yang diperlukan untuk memasuki tempat-tempat dalam ruangan. Sesuai laporan terbaru, tiket untuk mereka yang telah menerima suntikan vaksin Covid-19 atau mereka yang telah pulih dari Covid-19, sekarang akan tetap berlaku hanya selama enam bulan, setelah tanggal pemulihan mereka atau vaksinasi selesai.

 

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif