5 Kuliner Khas Keraton Solo, Kamu Sudah Pernah Coba?

Berikut ini lima deretan kuliner khas dari Keraton Solo yang juga mengadaptasi panganan khas Negeri Kincir Angin Belanda.

 Keraton Solo malam hari (Youtube/ilmuku ilmumu)

SOLOPOS.COM - Keraton Solo malam hari (Youtube/ilmuku ilmumu)

Solopos.com, SOLO -- Tak banyak yang mengetahuinya, ternyata lima panganan ini merupakan kuliner khas dari Keraton Solo.

Dilansir Detik.com, empat tahun silam, lima kuliner khas Keraton Solo ini patut Anda coba saat berkunjung ke Kota Bengawan.

PromosiPentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

Catat! 3 Kondisi Ini Mengharuskan Masyarakat Pakai Masker di Rumah

Sebagai informasi, lima kuliner ini diadaptasi dari Belanda. Pasalnya, pada zaman dahulu Keraton Solo mempunyai hubungan yang baik dengan negara Eropa, termasuk Belanda.

Apalagi sejarahnya Belanda pernah menduduki Indonesia kurang lebih selama 350 tahun. Sehingga ada beberapa kuliner yang diadopsi dari Negeri Kincir Angin itu.

Kebiasaan Buruk Ini Bisa Jadi Penyebab Kanker Payudara pada Pria

Lalu, apa saja lima kuliner tersebut? Simak ulasannya di bawah ini.

Tulis Nama Pacar di Halaman Persembahan Skripsi Bikin Putus, Cuma Mitos?

1. Selat Solo

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kuliner Asik Solo (@kuliner_asiksolo) on

Kuliner satu ini sudah tak asing lagi bagi masyarakat Kota Solo, Jawa Tengah. Perpaduan kuah yang segar, aneka sayur, telur rebus, kentang goreng dan daging sapi ini banyak dijajakan di sudut Kota Solo.

Sebagai informasi, kuah berwarna cokelat dari selat Solo ini mengadaptasi semur, makanan asli Belanda.

Deretan Artis yang Tolak Omnibus Law, Nomor 1 Singgung Pengkhianat

2. Bestik Daging

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kuliner Nyus (@kulinernyus) on


Sajian kuliner kedua yang diadaptasi dari kuliner Belanda bernama Biefstuk atau beef steak ini terbuat dari daging sapi.

Bestik daging khas Solo ini disajikan dengan daun selada, potongan tomat, kentang, wortel, dan irisan tipis daging sapi yang dicampur menjadis satu.

Bukan Orang Sembarangan! Ini 4 Fakta Menarik Suami Puan Maharani

Dan terakhir diguyur dengan kuah cokelat dengan rasa manis kecap. Tertarik untuk mencobanya?

3. Nasi Londoh Pindang

Nasi londoh pidang ini sekilas mirip rawon khas Surabaya, Jawa Timur. Tetapi, sajian ini berbeda lantaran menggunakan daging yang dimasak pindang dan krecek.

Untuk menambah rasa nikmat dari nasi londoh pindang ini, Anda bisa menikmatinya dengan telur bebek rebus dan taburan bubuk kedelai hitam.

Waspada! Ini Efek Jangka Panjang yang Bisa Dirasakan Pasien Sembuh Covid-19

Konon katanya, nasi londoh pindang ini termasuk menu yang kerap disantap para bangsawan dan raja di Solo di masa lalu.

4. Nasi Jemblung

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kuliner (@kuliner) on


Kuliner khas Keraton Solo selanjutnya adalah nasi jemblung. Makanan satu ini mempunyai penampilan yang cukup unik.

Kenapa unik? Karena nasinya dicetak melingkar seperti cincin dengan lubang di tengahnya yang diisi bistik lidah sapi.

Misteri Sosok Peri yang Kerap Muncul di Waduk Cengklik Boyolali

Karena rasa rempah-rempah yang kuat membuat kuliner satu ini memiliki rasa yang begitu lezat.

Menurut cerita, nasi jemblung ini merupakan salah satu menu kegemaran dari Paku Buwana X.

Diam-diam 5 Artis Ini Juga Berprofesi Jadi Pengacara

5. Bestik Galantin

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Andirani Setyamurni (@andiranis) on

Berbeda dengan bestik daging, bistik galantin menggunakan rolade daging untuk sajiannya.

Secara penampilan mirip dengan selat, bedanya bestik galantin ini menggunakan rolade daging sapi. Sajin khas keraton ini semakin nikmat dengan tambahan potongan wortel, telur, tomat, kentang goreng, dan kacang polong serta guyuran kuah berwarna cokelat.

Gaya Puan Maharani Saat Berkebun di Halaman Rumah

Ciri-ciri Rumah Kamu Angker, Nomor 6 Baru Tahu ya?

Kuliner Solo Lainnya

Sumber: Detik.com

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Aspal Meleleh, Krisis Iklim Perburuk Gelombang Panas India-Pakistan

+ PLUS Aspal Meleleh, Krisis Iklim Perburuk Gelombang Panas India-Pakistan

Gelombang panas ekstrim menghantam India dan Pakistan dengan cuaca bertemperatur tinggi hingga 50 derajat celcius yang membuat aspal meleleh dan diprediksi bakal lebih buruk akibat krisis iklim.

Berita Terkini

Pasar Hewan Ditutup 2 Pekan, Pedagang Sapi Boyolali: Serba Repot

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menutup seluruh pasar hewan di wilayah setempat selama dua pekan, mulai Jumat (27/5/2022) hingga Jumat (10/6/2022).

Begini Kocaknya Bio One Cs Dari Film Srimulat Saat Kunjungi Solopos

Para aktor, sutradara, dan kru film Srimulat: Hil Yang Mustahal tampil kocak dengan lelucon-lelucon saat mengunjungi Griya Solopos di Solo.

Pasar Hewan di Cepogo Boyolali Mendadak Sepi H-1 Penutupan, Alasannya?

Pasar Hewan Sunggingan yang berada di Jelok, Cepogo, Boyolali tak seramai seperti biasanya sehari menjelang penutupan sementara, Kamis (26/5/2022).

Prabowo Hingga Surya Paloh, Ketum Parpol Hadiri Pernikahan Adik Jokowi

Selain menteri dan pejabat tinggi kepolisian dan TNI, tampak sejumlah pimpinan parpol menghadiri pernikahan adik Presiden Jokowi, Idayati, dengan Ketua MK Anwar Usman di Solo.

H-1 Penutupan Pasar Hewan, Ini yang Dilakukan Tim Gabungan Boyolali

Tim gabungan menggelar sosialisasi penutupan pasar, pengecekan hewan, hingga penyemprotan disinfektan sehari menjelang penutupan pasar hewan di Boyolali, Kamis (26/5/2022).

Begini Suasana Perayaan Kenaikan Isa Almasih di Wonogiri

Sejumlah personel Kepolisian Resor (Polres) Wonogiri diterjunkan ke sejumlah gereja selama ibadah perayaan Kenaikan Isa Almasih, Kamis (26/5/2022).

Pandemi Covid-19! Penangkar Jalak di Bayat Klaten Tetap Untung

Peternak jalak di Kampung Jalak, Dukuh Nglebak, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, masih merasakan keuntungan di tengah pandemi Covid019.

PPPK Klaten Geruduk BKPSDM Klaten PascaPeroleh SK, Ada Apa?

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang pekan lalu baru menerima surat keputusan (SK) menggeruduk Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Klaten, Rabu (25/5/2022).

Gibran Dan Menhub Jajal KRL Solo Balapan-Palur, Sudah Siap Beroperasi?

Menhub Budi Karya Sumadi dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjajal jalur KRL Solo Balapan-Palur, Kamis (26/5/2022).

PMK Belum Pengaruhi Harga Daging Sapi di Wonogiri, Benarkah?

Merebaknya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) dinilai belum mempengaruhi harga daging sapi di Wonogiri.

PMK Mulai Serang Sapi Lokal Wonogiri, Ini Persebarannya?

Sebanyak lima ekor sapi lokal di Wonogiri mulai terserang penyakit mulut dan kuku (PMK), Selasa (24/5/2022).

Serangan Jantung, Warga Karanganyar Meninggal di Pertapaan Pringgodani

Seorang pengunjung kawasan wisata religi pertapaan Pringgodani di Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Boyolali Hari Ini: 26 Mei 2015, Dirazia! Anak Punk Pamer Tato Doraemon

Tujuh tahun lalu, tepatnya 26 Mei 2015, Polres Boyolali menangkap enam anak punk lewat operasi cipta kondisi di sepanjang Jalan Raya Ampel sampai Sunggingan Boyolali Kota.

PMK & Penutupan Pasar Hewan Tak Pengaruhi Harga Daging Sapi Sukoharjo

Harga daging sapi di Pasar Ir Soekarno Sukoharjo tidak terpengaruh dengan merebaknya wabah PMK di beberapa daerah Soloraya maupun penutupan Pasar Hewan Bekonang.

Kisah 43 Calhaj Purwantoro ke Tanah Suci Berkat Program Talangan Haji

Di tahun 2022, Kecamatan Purwantoro memberangkatkan calon haji (calha) terbanyak se-Wonogiri, yakni mencapai 43 orang.