5 Jabatan Kepala OPD Pemkot Solo Masih Kosong, Kapan Pengisiannya?

Pematangan SOTK baru sedang diproses oleh Bagian Organisasi bersama legislatif dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

 Ilustrasi kursi pejabat. (Ryman.co.uk)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kursi pejabat. (Ryman.co.uk)

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, pada Kamis (16/9/2021), melantik dan mengambil sumpah 31 pejabat eselon III dan IV di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Solo.

Pelantikan para pejabat tersebut kembali meninggalkan lima jabatan pejabat eselon II setara kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Solo. Pengisian kepala OPD menunggu perubahan susunan organisasi tata kerja (SOTK) baru.

“Rotasi, mutasi, dan promosi adalah hal yang biasa pada aparatur sipil negara (ASN). Namun, ada beberapa pos yang kosong dan sangat krusial seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) karena menyangkut penegakan perda dan ketertiban masyarakat. Satpol PP termasuk garda terdepan mengingatkan warga yang tidak melaksanakan protokol kesehatan dan penegakan Perda itu penting,” kata Gibran kepada wartawan, seusai pelantikan.

Baca juga: Bed Isolasi RS Covid-19 Solo Mulai Kosong, Sukarelawan Dibebastugaskan

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Solo, Nur Hariyani, menyampaikan perincian 31 pejabat yang dilantik meliputi empat orang eselon III atau administrator, 11 pejabat eselon 4 atau pengawas dan 16 jabatan fungsional guru dan tenaga kesehatan (nakes).

Sementara untuk kepala dinas (eselon II) belum dapat terisi dalam waktu dekat karena masih menunggu asesmen dan juga penataan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru.

Menguatkan Sejumlah Dinas

Hariyani menyebut pematangan SOTK baru sedang diproses oleh Bagian Organisasi bersama legislatif dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

“Sejumlah OPD masih belum memiliki kepala dan paling cepat terisi pada Desember. Jabatan kepala OPD yang kosong harus menunggu asesmen dan masih menunggu rancangan SOTK baru. Mutasi kali ini menguatkan sejumlah dinas seperti Satpol PP dan BPBD,” terangnya, di lokasi yang sama.

Baca juga: Pemkot Solo-Kemenperin Kerja Sama Kembangkan AK Tekstil, Gibran: Terpenting Lulusan Terserap Industri

Berdasarkan data yang dihimpun dari BKPPD Kota Solo, dalam waktu dekat bakal ada tujuh jabatan kepala OPD yang kosong karena purnatugas, yakni Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian, Dinas Perizinan Satu Pintu, Sekretaris Dewan. Kemudian, Kepala BKPPD dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) yang purnatugas pada 1 Oktober.


Berita Terkait

Berita Terkini

Kenapa Solo Tidak Jadi Daerah Istimewa Seperti Yogyakarta?

Kenapa Solo Tidak Jadi Daerah Istimewa Seperti Yogyakarta? Begini jawaban dan penjelasan dari sejarawan dari UGM.

Partai Gerindra Jateng Deklarasikan Prabowo Capres 2024

Acara deklarasi dipimpin Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wahid, diikuti para pengurus DPC Partai Gerindra se Jateng.

Pengusaha Warung Apung Rawa Jombor Klaten Usul Dapat Ruang 1,5 Hektare

Usulan itu disampaikan setelah mereka mendapatkan sinyal jika warung apung dan pemancingan masih bisa beraktivitas di badan waduk waktu penataan dan revitalisasi Rawa Jombor yang mulai bergulir.

Dari Ponpes Al Qohar Klaten, Tas Kanvas Melalang Buana hingga Eropa

Khusnul mulai serius menjadikan hobi menjahitnya menjadi ladang usaha membikin tas pada 2011 lalu sembari membantu mengelola ponpes.

Bu Bupati, Car Free Day Sukoharjo Kapan Dibuka?

Penyelenggaraan CFD masih menunggu rekomendasi atau izin dari Ketua Satgas Covid-19 Sukoharjo atau Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Vaksinasi Pelajar Usia di Atas 12 Tahun di Solo Selesai

Pemkot Solo belum mendapatkan petunjuk soal vaksinasi untuk pelajar di bawah usia 12 tahun.

Kadisdik Solo: Pulang Sekolah Siswa Harus Langsung Pulang

Kepala Disdik Solo Etty Retnowati mengatakan temuan siswa yang terpapar Covid-19 tak selamanya bernilai negatif.

Jumlah Ponpes di Klaten Terus Meningkat, Kini Mencapai 100-an

Pengembangan sistem pendidikan di ponpes membuat banyak warga memilih memondokkan anak mereka.

Selvi Ananda Saat Ditanya Soal Penata Busana Pribadi: Emang Saya Artis?

Selvi mengatakan selama ini menata sendiri semua kebutuhan busananya, dan ia menyiapkannya sehari sebelum acara.

2 Wanita Solo Ngaku Tertipu Lelang Arisan Online Ratusan Juta Rupiah

Stelah mengikuti lelang arisan online tersebut selama 10 bulan, mereka tidak menerima uang hasil lelang arisan seperti yang sudah dijanjikan.

Lega, Hasil Tracing Belasan Murid dan Guru SMPN 4 Solo Negatif Covid-19

Disinggung kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang akan diambil usai hasil tracing tersebut, pihak SMPN 4 Solo masih menanti arahan Disdik.

Khawatir Klaster Baru, Bupati Cabut Izin Acara Konferwil IPPAT Jateng

Pemkab Sukoharjo mencabut izin penyelenggaraan Konferwil IPPAT Jateng karena dinilai melanggar aturan terkait jumlah peserta acara dan khawatir menimbulkan klaster baru Covid-19.

Lacak Kontak Erat, Guru dan Murid SMPN 8 dan SMPN 4 Solo Di-Swab PCR

Pada Jumat (22/10/2021), sekitar 310 siswa plus guru di SMPN 8 Solo menjalani tes swab PCR sebagai tindak lanjut munculnya 11 kasus positif dalam tes acak di sekolah tersebut,

Baru 2 Hari Polres Karanganyar Gelar Doa Bersama, Ada Kecelakaan Lagi

Satlantas Polres Karaganyar pada Rabu (22/10/2021) menggelar doa bersama memohon agar tidak ada lagi kecelakaan. Hanya dua hari berselang, terjadi lagi kecelakaan.

Boyolali Kirim 5 Atlet ke Peparnas Papua XVI

 Para atlet dari Boyolali ini akan bertanding untuk cabang olahraga tenis meja, bulu tangkis, menembak, dan atletik.