5 Hari Hilang di Pantai Logending, Mahasiswi Purwokerto Ditemukan Meninggal Mengambang di Lautan
Anggota Basarnas Cilacap tengah melakukan pencarian korban tenggalam di kawasan Pantai Logending, Kebumen, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (12/9/2020). (Semarangpos.com-Basarnas SAR Semarang)

Solopos.com, SEMARANG – Mahasiswi Purwokerto yang hanyut saat hendak selfie di Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Kebumen, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Rabu (16/9/2020). Jenazah mahasiswi tersebut hilang terbawa ombak selama lima hari.

Kepala Basarnas Cilacap, I Nyoman Sidakarya, mengatakan korban ditemukan tim SAR gabungan, Rabu pagi. Ia ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di perairan Pantai Menganti.

"Korban ditemukan di perairan Pantai Menganti, 3 mil dari lokasi kejadian," ujar Nyoman dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com.

Viral Jalur Gowes Gadis Desa, Pesepeda Bisa Foto dengan Wanita Berkemben di Tepi Sungai

Nyoman mengatakan tim SAR gabungan menemukan jasad korban setelah mendapat laporan dari seorang nelayan yang tengah melaut. Kala itu, nelayan tersebut mengaku melihat jasad korban mengambang di tengah laut.

"Mengetahui laporan itu, kami langsung melakukan evakuasi. Jasad korban langsung kita bawa ke Puskesmas Ayah," ujar Nyoman.

Korban merupakan mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Purwokerto. Korban diketahui bernama Ika Listiyani, 20, warga Desa Pekuncen, Banyumas.

Dory Harsa Nikah, Penggemar Ambyar Unfollow Berjemaah 

Saat kejadian, korban datang ke Pantai Logending bersama teman prianya, Ashar, 26, warga Kroya, Cilacap.

Korban tersapu ombak saat tengah melakukan swafoto atau selfie di bibir Pantai Logending, Sabtu (12/9/2020) siang.

"Setelah korban ditemukan, operasi SAR resmi kita tutup. Namun, kita masih melakukan pencarian terhadap korban lain, seorang nelayan yang tenggelam di Pantai Logending, Senin [13/9/2020]," tutur Nyoman.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom