5 Fakta Bocah SMP Sragen Dicabuli - Melahirkan: Pelaku Paman Korban?

Fakta terbaru menyebutkan pelaku yang mencabuli bocah SMP di Sragen hingga melahirkan diduga sebagai paman korban.

 Ilustrasi pencabulan dan pemerkosaan. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pencabulan dan pemerkosaan. (Freepik)

Solopos.com, SRAGEN — Kisah tragis dialami seorang bocah SMP di Kecamatan Jenar, Sragen, Jawa Tengah. Bocah malang itu dicabuli hingga melahirkan seorang bayi laki-laki.

Kasus tersebut kini dalam penyelidikan aparat kepolisian. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, berikut lima fakta terkait kasus tersebut:

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Ayah bayi misterius

Sampai saat ini, ayah bayi malang itu masih misterius. Tetangga korban yang ikut mendampingi keluarga korban saat laporan, sebut saja Y, saat ditemui wartawan di sebuah balai desa di Kecamatan Jenar, Sragen, Senin (13/6/2022), menerangkan warga sekitar resah sejak korban diketahui hamil tanpa diketahui siapa ayah dari bayi yang dikandungnya.

Sikap korban berubah

Y menambahkan, kasus ini sudah menjadi perhatian warga setempat. Mereka mendukung agar kasus tersebut segera diusut tuntas agar ada kejelasan.

Sejak kasus ini bergulir, sikap bocah SMP di Sragen yang dicabuli hingga melahirkan bayi laki-laki itu berubah. Dia menjadi sangat pendiam.

“Dulu [korban] riang dan terbuka saat masih sering bermain bersama anak saya. Sejak bapaknya meninggal, anak itu ikut kakeknya di desa sebelah. Anak itu baru ikut ibu dan bapak tirinya di sini antara 2-3 tahun terakhir,” sambung Y.

Baca juga: Ini Pengakuan Bocah SMP di Sragen soal Sosok Pelaku yang Menghamilinya

Pelaku pencabulan diduga paman korban

Korban mengaku pelakunya adalah pamannya sendiri. Namun, pengakuan itu dibantah paman korban. Si paman korban pun menyatakan siap bila harus dilakukan tes DNA.

Tes DNA

Kakek korban bersedia melakukan tes DNA mandiri bila tidak ada kejelasan tindak lanjut dari Polres Sragen. Ketua RW tempat korban tinggal, T, menjelaskan korban diketahui secara fisik hamil pada Januari 2022 lalu.

Baca juga: Kasus Bocah SMP Sragen Melahirkan: Ini Biaya & Rumah Sakit buat Tes DNA

8 saksi diperiksa

Aparat Polres Sragen telah memeriksa delapan saksi yang dekat dengan korban. Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mendapat informasi ada tiga orang yang teruduh jadi pelaku pencabulan terhadap bocah perempuan berusia 13 tahun itu.

“Saya heran kok ada kasus seperti itu?” ujar Bupati saat ditemui Solopos.com di sela-sela kunjungan ke RSUD Sukowati Tangen, Sragen, Selasa (14/6/2022) siang.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Makam Jenazah Warga Sragen Dibongkar, Meninggal Tak Wajar?

Jenazah warga Sragen yang diduga meninggal tak wajar diautopsi setelah kuburannya dibongkar.

Sang Legenda! Naik Damar Sasongko Solo-Sukoharjo Serasa Bus Perang

Bus perintis Solo-Jatipuro, Damar Sasongko, merupakan sang legenda di Sukoharjo yang memacu adrenalin penumpang karena serasa menumpang bus perang.

60 Mobil Ikuti Bhayangkara Autoshow di Wonogiri, Ini Keseruannya

Polres Wonogiri menggelar Bhayangkara autoshow yang diikuti 60 peserta mobil modifikasi dari sejumlah daerah di Tanah Air

Baru 6 Hari Dimakamkan, Tim Dokter Polda Jateng Autopsi Warga Sragen

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kanit Pidana Umum Polres Sragen Ipda Setya Pramana mengatakan autopsi ini atas permintaan keluarga karena adanya kecurigaan dan kejanggalan saat meninggal dunia.

Desain Bangunan Pasar Jongke Tak Berubah, Kios Akan Tampak dari Luar

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Solo, Joko Sartono menjelaskan kios Pasar Kabangan dan Jongke nanti kelihatan dari jalan.

Nostalgia Naik 7 Bus Legend Rute Solo-Sukoharjo, Sensasinya Hmm Mantap

Deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sampai saat ini masih cukup eksis meskipun jumlah penumpangnya terus menurun.

Gagal Diraih Solo, Ini Potensi 4 Kota Kreatif Unesco di Indonesia

Kota Solo dua kali gagal meraih predikat The Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau Kota Kreatif Unesco. Di Indonesia, terdapat empat kota yang sudah dinobatkan sebagai Kota Kreatif Unesco.

Obati Rindu! CFD Klaten di Jl Mayor Kusmanto Diserbu Warga

Penyelenggaraan CFD perdana di Klaten setelah dua tahun tutup akibat pandemi Covid-19 diserbu warga.

Disebut Tak Punya Bumel, Ini Deretan Bus Kota Legend di Sukoharjo

Masih ingat dengan deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah?

Bulan Bakti IIDI, Bagikan 1.000 Telur untuk Anak-Anak di CFD

Sebanyak 1.000 telur dibagikan dalam rangka Bulan Bakti Ikatan Istri Dokter Indonesia, yang mengusung tema dukung program prioritas nasional cegah stunting.

Warga Banjiri CFD Perdana di Jl. Mayor Kusmanto Klaten

Warga membanjiri kawasan jalan Mayor Kusmanto yang digunakan untuk area CFD.

Round Up Masalah PPDB SMA/SMK di Solo: Zonasi - Manipulasi Bikin Pusing

Sederet masalah mewarnai proses PPDB SMA/SMK di Kota Solo pada tahun ini.

Round Up Remaja Wonogiri Hilang - Hamil, Ayah Bayi Masih Misterius

Sosok ayah bayi dalam kandungan remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu sampai saat ini belum diketahui dengan pasti.

Murah Banget! Harga Makanan di Warung Pak Solet Makamhaji Mulai Rp8.000

Harga makanan di warung makan Pak Solet, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, murah meriah, mulai Rp8.000 per porsi.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Bakal Hujan Lama

Prakiraan cuaca di Karanganyar hari ini, Minggu (3/7/2022), hujan akan turun sejak siang hingga malam.