Tutup Iklan
Salah satu diorama Museum Karst Wonogiri yang sudah bisa diliat lagi setelah 5 bulan tutup karena banjir. (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, WONOGIRI -- Museum Karst Indonesia di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, http://soloraya.solopos.com/read/20180425/495/911647/pemkab-wonogiri-perketat-verifikasi-dokumen-perdes">Wonogiri, akhirnya dibuka lagi setelah tutup selama lima bulan terakhir karena musibah banjir yang menyebabkan koleksi dan bangunan gedung museum rusak di beberapa bagian.

Perbaikan berbagai perangkat yang rusak sudah selesai dan koleksi pajangan sudah kembali dibawa masuk ke dalam museum. “Pengunjung sudah dapat berkunjung menuju lokasi museum melalui pintu belakang museum karena pintu depan dan bagian depan museum akan diperbaiki terlebih dahulu. Memang terlihat tidak nyaman dengan dipasangi garis tanda dilarang masuk, namun itu demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ujar pengelola Museum Karst, Dwi Eko Rukmini, saat ditemui Solopos.com, Jumat (27/4/2018).

Dwi Eko Rukmini menambahkan telah meminta izin kepada kepala Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementrian ESDM) dengan berbekal laporan dari Dinas Pekerjaan Umum http://soloraya.solopos.com/read/20180425/495/911860/wgm-wonogiri-jadi-lokasi-lomba-layangan-nasional">Wonogiri, Museum Karst masih layak dan diizinkan untuk dibuka. Ia juga telah memasang sekat-sekat semi permanen pada bagian depan museum yakni pintu depan, lobby depan, dan replika gua pada lantai museum yang mengalami penurunan permukaan tanah.

Koleksi bebatuan yang hanyut telah dikembalikan seperti semula hanya saja pemasangan bersifat sementara dan menunggu tenaga ahli untuk memasangnya secara permanen. Beberapa koleksi Museum Karst http://soloraya.solopos.com/read/20180424/495/912300/pecahkan-rekor-pemkab-wonogiri-gelar-pentas-campursari-100-jam">Wonogiri  yang mengalami kerusakan akan dihanguskan.

Bagian depan museum yang mengalami kerusakan terdapat luweng yang rencananya ditampilkan agar terlihat aliran air yang berada pada bawah gedung. Jumlah pengunjung setelah museum dibuka cukup antusias. Pada hari libur dapat mencapai 456 pengunjung.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten