440 Kursi Jabatan Perdes Kosong di Klaten Tersebar di 273 Desa

Sebanyak 440 kursi jabatan perangkat desa di Klaten yang kosong tersebar di 273 desa.

 Ilustrasi perangkat desa bekerja di kantor. (Solopos/Dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi perangkat desa bekerja di kantor. (Solopos/Dok)

Solopos.com, KLATEN — Sebanyak 440 kursi jabatan perangkat desa di Klaten yang kosong tersebar di 273 desa. Di sisi lain, di Klaten terdapat 391 desa dan 10 kelurahan.

Kabid Penataan dan Administrasi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Klaten, Agung Kristantana, mengatakan tahapan dan pelaksanaan pengisian perangkat desa tersebut sudah disosialisasikan kepada kepala desa serta kecamatan.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Pendaftaran calon perangkat desa dibuka pada 4-5 Agustus 2022 di desa masing-masing yang menggelar pengisian perangkat desa. Sementara, proses penyaringan atau seleksi digelar selama dua hari pada 23-24 Agustus 2022.

Agung menjelaskan jumlah total kekosongan ada 440 kursi pada berbagai posisi perangkat desa. Hal itu, seperti sekretaris desa, kepala urusan, kepala seksi, dan lain-lain. Kekosongan itu merata terjadi di 273 desa yang tersebar di 26 kecamatan.

“Itu untuk data kekosongan sementara. Karena belum semua desa melaporkan terkait kekosongan perangkat desa,” jelas Agung saat dihubungi Solopos.com, Minggu (24/7/2022).

Baca Juga: Minimal Lulusan SMA, Ini Syarat Isi Jabatan Perangkat Desa di Klaten

Camat Manisrenggo, Raharjo Budi Setiyono, mengatakan sudah ada sosialisasi terkait kekosongan perangkat desa. Termasuk tahapan dan jadwal proses pengisian.

“Ada 17 jabatan perangkat desa di Manisrenggo yang kosong,” katanya.

Secara umum, proses seleksi perangkat desa tak berbeda jauh dengan pengisian perangkat desa sebelumnya atau pada 2018 lalu. Pengisian dan pengangkatan perangkat desa tersebut diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Klaten No 30 tahun 2022 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas air mata hingga mengakibatkan penghirupnya mengalami asfiksia diduga menjadi penyebab utama jatuhnya ratusan korban jiwa pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Berita Terkini

      Badan Wakaf Sukoharjo: Yuk, Berwakaf Juga Bisa dengan Uang Tunai

      Badan Wakaf Kabupaten Sukoharjo diminta mulai menyosialisasikan gerakan wakaf tunai.

      Walah, 50 Persen ASN Pemkot Solo Ternyata Belum Punya Rumah

      Sebanyak 50% dari total jumlah ASN di Pemkot Solo diketahui belum memiliki rumah sendiri. Pemkot bersama PT Taspen akan membangunkan rumah untuk mereka.

      Berantas Narkoba di Klaten, 5 Pengendar dan 1 Pemakai Dibekuk Polisi

      Satnarkoba Polres Klaten mengungkap empat kasus dengan enam tersangka selama September 2022.

      DPUPR Solo: Jurug A Jadi Jembatan Darurat Khusus Pengendara Sepeda Motor

      DPUPR Solo menegaskan jembatan darurat tidak dibangun di Beton, Sewu, ke Gadingan, Sukoharjo, melainkan menggunakan Jembatan Jurug A yang kini tengah diuji dan akan diperbaiki.

      Inilah Rute ke Air Terjun Jurug Kemukus Wonogiri

      Rute ke Air Terjun Jurug Kemukus Wonogiri dinilai sangat gampang.

      Soal Tragedi Kanjuruhan, Psikolog UIN RM Said Surakarta: Perlu Saling Evaluasi

      Psikolog dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said, Kartasura, Sukoharjo, Ernawati, mengajak semua pihak saling evaluasi terkait tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan Malang.

      Pemilihan Rektor UNS Solo, Pendaftar Boleh dari Perguruan Tinggi Lain

      Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor UNS Solo belum mendapat satu pun pendaftar hingga hari kedua pendaftaran, Selasa (4/10/2022).

      Jumlah Pengguna QRIS Wonogiri Terendah di Soloraya, Ini Data Lengkapnya

      Merchant atau pedagang pengguna QRIS di Wonogiri hanya 8% dari total 358.410 pengguna di Soloraya.

      Marak KDRT hingga Kalangan Artis: Selingkuh dan Budaya Patriarki Penyebabnya

      Perselingkuhan dan budaya patriarki menjadi salah satu penyebab maraknya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

      Berikut Data Produksi Kopi Arabika dan Robusta di Wonogiri

      Festival Kopi dan Batik di Wonogiri akan dijadikan sebagai agenda tahunan di waktu mendatang.

      Soal Jembatan Sasak Beton-Gadingan, DPUPR Solo Pasrahkan ke Balai Besar Sungai

      DPUPR Solo sudah mengadukan permasalahan jembatan sasak yang menghubungkan Kampung Beton, Sewu, dengan Gadingan, Mojolaban, Sukoharjo, ke Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo.

      Bupati Sragen Minta Cakades yang Tak Siap Kalah Untuk Mundur

      Sebanyak 48 calon kepala desa (cakades) di Sragen mendeklarasikan komitmen untuk menjaga Pilkades Serentak 2022 berlangsung damai dan lancar.

      Flyover Manahan dan Purwosari Solo Dilengkapi JPO, Konsepnya Modern Pakai Lift

      Dua jembatan penyeberangan orang atau JPO yang masing-masing akan dibangun di flyover Manahan dan Purwosari Solo berkonsep modern dilengkapi lift.

      Pendataan Calon Penerima Bantuan Sapu Jagat di Karanganyar Belum Juga Klir

      Pendataan calon penerima bantuan sapu jagat di Karanganyar belum juga klir. Dinsos Karanganyar mengembalikan data calon penerima ke Disdagnakerkop UKM karena tak lengkap.

      Merasa Sudah Paham, FPDIP DPRD Solo Tak Berikan Pandangan Umum atas APBD 2023

      FPDIP DPRD Solo tidak memberikan pandangan umum terhadap APBD 2023 padahal fraksi-fraksi lain memberikan pandangan mereka.