42 Dosen Baru Ikuti Pekerti di UMS, Ini Tujuannya

Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 42 peserta yang terdiri atas 32 dosen di lingkungan UMS dan 10 dosen di luar lingkungan UMS.

 Universitas Muhammadiyah Surakarta atau UMS kembali menggelar Pelatihan Keterampilan Teknologi Intruksional (Pekerti) bagi para dosen baru pada Kamis-Jumat (20-28/1/2022). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta atau UMS kembali menggelar Pelatihan Keterampilan Teknologi Intruksional (Pekerti) bagi para dosen baru pada Kamis-Jumat (20-28/1/2022). (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Universitas Muhammadiyah Surakarta atau UMS kembali menggelar Pelatihan Keterampilan Teknologi Intruksional (Pekerti) bagi para dosen baru di lingkungan UMS dan luar UMS secara hybrid.

Kegiatan ini digelar pada Kamis-Jumat (20-28/1/2022) di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah Lt7 dan online melalui Zoom.

PromosiPencapaian SDGs Desa Langkah Penting Mengatasi Kemiskinan Ekstrem

UMS menjadi salah satu universitas swasta yang dipercaya pemerintah dalam melaksanakan Pekerti, sebagaimana yang disampaikan Ketua Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia Prof. Dr. Budi Murtiyasa, M.Kom., dalam keterangan terpisah.

Pekerti merupakan pelatihan yang ditujukan kepada dosen baru sebagai persiapan sebelum terjun untuk melaksanakan perkuliahan.

Baca Juga: Bahagianya Rektor saat 16 Dokter Gigi UMS Lulus Cumlaude

Budi Murtiyasa juga menyampaikan, kegiatan utama dalam pelatihan ini tentang bagaimana dosen baru memahami kurikulum pendidikan tinggi dan menjalankan kurikulum dalam perkuliahan.

“Jadi ada praktik mengajar, termasuk praktik bagaimana membuat soal untuk menilai capaian pembelajaran,” ujar Budi Murtiyasa.

Kegiatan yang juga dilaksanakan melalui Zoom ini memiliki tujuan untuk memberikan contoh kepada dosen bagaimana dalam melangsungkan perkuliahan dalan jaringan (daring). “Nanti mereka juga akan melaksanakan perkuliahan luring dan daring,” ujar Budi yang juga Ketua BPSDM UMS itu.

Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 42 peserta yang terdiri atas 32 dosen di lingkungan UMS dan 10 dosen di luar lingkungan UMS.

Baca Juga: Luar Biasa! 69 Lulusan Prodi Ners UMS Semua Cumlaude, 22 Dapat IP 4.0

Salah satu pembicara, Dr. Djumadi, M.Biomed, menjelaskan pembelajaran aktif learning yang harus melalui beberapa tahapan baik dalam online maupun offline.

“Dalan pembelajaran ini dosen Pekerti harus membuat suasana belajar yang aktif dan inovatif, tak hanya itu dosen harus humanis, memberikan forum yang sesuai dengan kondisi peserta agar pembelajaran dapat berlangsung dengan maksimal,” paparnya.

Menurutnya, dosen itu sebagai fasilitator atau sutradara, sehingga mahasiswa juga dapat berperan aktif dalam pembelajaran. Agar pembelajaran tidak seperti menuang air pada gelas, dosen diupamakan yang memberi air, dan mahasiswa sebagai gelasnya.

Baca Juga: Program MBKM Dorong Akselerasi Perwujudan Visi Misi UMS

“Dari kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan wawasan atau gambaran kepada dosen, agar mampu merancang perangkat pembelajaran, yang bisa mengembangkan dan membiasakan karakter abad ke-21, dan karakter itu yang harus dibiasakan kepada mahasiswa, dengan memiliki akhlak yang baik, sopan santun. Selain itu dalam materi juga dapat disisipkan muatan-muatan agama seperti doa dan ayat-ayat dalam Alquran, sehingga pendidikan karakter harus tetap disisipkan, walaupun tidak tertulis,” jelas Djumadi.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Kedubes RI Pertanyaan Alasan Singpura Tolak Abdul Somad

KBRI Singapura menerima informasi dari ICA Singapura bahwa penolakan (refusal of entry) didasarkan alasan tidak eligible untuk mendapatkan ijin masuk berdasarkan kebijakan imigrasi.

Diundang Jokowi, Elon Musk ke Indonesia November 2022

Elon Musk mengakui ada diskusi proyek masa depan dengan Presiden Jokowi dan akan datang ke Indonesia pada November 2022.

Bahas Video Marah-Marah, Yusuf Mansur: Saya Memang Ekspresif

Yusuf Mansur mengatakan dirinya memang tipikal orang yang ekspresif ketika menyampaikan sesuatu.

Rumah Dibom Molotov, Ustaz di Aceh Doakan Pelaku

Abdullah mengatakan saat pelemparan bom terjadi ia tidak berada di rumah karena sedang memenuhi undangan untuk menghadiri sebuah kegiatan syukuran kelahiran anak.

Aniaya Pelaku Balap Liar, 5 Polisi di Manokwari Ditahan

Kejadian pengeroyokan remaja oleh lima polisi itu terjadi pada Sabtu (14/5/2022) malam lalu.

Diterpa Banyak Masalah, Yusuf Mansur: Tak Ada Badai Semua Pelangi

Yusuf Mansur bahkan menyebut semua masalah yang menerpa dirinya saat ini sebagai pelangi.

IDI: Nakes Ucapkan Terima Kasih ke Airlangga Kendalikan Pandemi Covid-19

Menurut IDI, Airlangga Hartarto menjadi sosok sentral dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

5 Polres di Jateng Naik Level, Salah Satunya Klaten

Kelima Polres yang naik level tersebut yakni Polres Cilacap, Polres Magelang, Polres Pati, Polres Batang, dan Polres Klaten.

Imigrasi: Tidak Ada Masalah dengan Dokumen Abdul Somad

Penolakan Abdul Somad oleh Singapura sepenuhnya wewenang negara tetangga Indonesia tersebut.

Dokumen UAS Oke tapi Imigrasi Indonesia Tak Bisa Intervensi Singapura

Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI menyatakan tidak ada masalah keimigrasian dalam perkara yang menimpa Ustaz Abdul Somad (UAS) di Singapura.

Kejagung Kembali Tahan Mafia Minyak Goreng, Ini Sosoknya

Kejagung menetapkan analis independen Lin Che Wei sebagai bagian dari mafia minyak goreng yang bekerja sama dengan oknum di Kementerian Perdagangan.

Selain Indonesia, Ini Negara yang Membebaskan Warganya Tak Bermasker

Sebelum Indonesia, sejumlah negara sudah lebih dulu membolehkan warganya tak lagi memakai masker di tempat umum.

Pengacara: Korban Yusuf Mansur Silakan Hubungi Saya, Gratis!

Zaini mengatakan, apa yang dilakukan Yusuf Mansur kepada banyak investor dalam beberapa investasi yang digalangnya sebagai bentuk kezaliman.

Pelonggaran Masker Berlaku Per 18 Mei 2022

Pemerintah mengingatkan pelonggaran masker tersebut tidak berlaku bagi warga yang rentan penyakit serta yang dalam kondisi badan tidak sehat.

Elon Musk Ancam Batalkan Beli Twitter, Ini Alasannya

Twitter yang tidak mau memberikan data tentang akun bot kurang dari 5 persen dari pengguna, membuat Elon Musk mengacam batalkan pembelian Twitter.

Datangi Jakarta, Petani Sawit Tuntut 5 Hal ke Presiden Jokowi

Mereka mengadukan nasib petani sawit terkait pelarangan ekspor sawit oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).