Tutup Iklan
4 Siswa SMP di Sragen Ini Ciptakan Hand Sanitizer Otomatis, Kalau Pakai Nggak Perlu Disentuh
Empat siswa SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen menunjukkan hand sanitizer otomatis tanpa disentuh tangan di lingkungan sekolah setempat, Kamis (9/7/2020). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN — Empat siswa SMP di Sragen berkreasi membuat hand sanitizer yang penggunaannya otomatis alias tanpa perlu disentuh. Umumnya, saat hand sanitizer biasa dipakai, pengguna harus menyentuh tuasnya atau membuka tutup botolnya.

Dengan hand sanitizer bikinan empat siswa SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen ini, cairan hand sanitizer bisa keluar dari wadah tanpa disentuh tangan.

Empat siswa itu adalah Aji Putra Agustian dari Kelas VIII D, Andika Insan Kamil dari Kelas VIII C, Fadhil M. Alim dari Kelas IX C, dan Zakky Putra Maulana dari Kelas IX C.

Ganjar Pranowo: Perut Gunung Merapi Bengkak, Waspadalah!

Di hadapan para guru mereka, empat siswa itu mempresentasikan alat tersebut di kompleks sekolah setempat, Kamis (9/7/2020).

Mereka juga mempraktikkan cara pemakaian hand sanitizer otomatis itu demi mencegah potensi penularan Covid-19. Keempat siswa SMP di Sragen itu buka-bukaan cara kerja alat yang mendukung pencegahan penularan Covid-19 ini.

“Alat ini dapat bekerja berkat bantuan sensor ultrasonik. Jika telapak tangan didekatkan pada hand sanitizer, maka sensor akan mengeluarkan sinyal yang akan dikirim ke arduino. Kemudian, arduino akan memberikan sinyal gerakan ke servo. Servo kemudian menghasilkan tekanan ke tuas botol hand sanitizer sehingga cairan itu bisa keluar tanpa disentuh tangan,” jelas Zakky saat ditemui wartawan di lokasi, Kamis.

Bayi Perempuan Ditemukan di TPU Kahuman Tonggalan Klaten, Sempat Dikira Jadi-Jadian

Siswa Ikut Ekstrakurikuler Robotik

Di bawah binaan guru pendamping, Haris Nugroho, empat siswa SMP di Sragen itu menerapkan ilmu yang dipelajari dalam Ekstrakurikuler Robotik.

“Komponen di dalam hand sanitizer otomatis ini bisa bekerja setelah melalui pemprograman di komputer. Untuk merangkai komponen itu terbilang mudah. Yang sulit adalah membuat tampilan luarnya. Kami harus membuat kerangka dulu, lalu melapisinya dengan akrilik,” jelas Fadhil M. Alim.

Wali Kota Solo Ancam Seret Panitia Pasar Rakyat Alkid Ke Polisi

Kepala SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen, Amir, mengapresiasi keberhasilan empat siswa SMP di Sragen itu yang mampu membuat hand sanitizer otomatis tanpa disentuh tangan.

Dia berencana membuat hand sanitizer otomatis dalam jumlah banyak untuk dipasang di sejumlah sudut di sekolah tersebut.

Direnovasi, Batu Nisan Makam Mbah Jonambang di Baturetno Wonogiri Kok Terbalik?


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho