4 Pemain Persis Solo Tumbang, Efek Tangan Besi Salahudin?
Pelatih Persis Solo, Salahudin, memberikan evaluasi seusai memimpin latihan tim di Lapangan Bolon, Colomadu, Karanganyar, Senin (24/2/2020). (Solopos/Chrisna Chanis Cara)

Solopos.com, KARANGANYAR — Sebanyak lima pemain Persis Solo absen dalam sesi latihan rutin di Lapangan Bolon, Colomadu, Senin (24/2/2020) pagi WIB.

Empat di antaranya menepi karena menderita cedera dan sakit. Pendekatan tangan besi yang diterapkan Salahudin mulai disebut-sebut membuat fisik pemain kedodoran.

Pantauan Solopos.com, Nanang Asripin masih menepi menyusul cedera ligamen di pangkal paha yang dia derita sejak Rabu (19/2/2020).

Meski sempat ikut pemanasan pada latihan Senin pagi, sang winger harus menepi karena cederanya belum pulih sepenuhnya.

Jejak Tikus Pithi di 5 Daerah, Hanya Mampu Tembus Pilkada Solo

Hapidin juga terkapar setelah memaksakan diri mengikuti sesi latihan setelah beberapa hari lalu mengalami demam. Eks winger Persiraja itu akhirnya tidak melanjutkan latihan karena mengalami pusing.

Bek sayap, Andre Putra, menjadi pemain terbaru yang harus dirawat karena menderita cedera ligamen pada lutut saat mengikuti sesi pemanasan Senin pagi.

Ajaib! Pohon Roboh di Sungai Sempor Selamatkan Para Siswa SMPN 1 Turi

Problem itu sebenarnya sudah dirasakan sang pemain beberapa hari lalu. Namun baru kali ini cedera tersebut membuatnya tak bisa berlatih secara maksimal.

Adapun stoper, Joko Susilo, harus absen karena diare sedangkan Sansan Fauzi belum bisa berlatih karena baru tiba dari Jakarta, Senin pagi, setelah acara keluarga.

Bawa Tasbih, Tersangka Susur Sungai Maut SMPN 1 Turi Sleman Minta Maaf

Pelatih Persis, Salahudin, mengakui banyak kabar berseliweran di media sosial yang menyebut dirinya memberi porsi latihan terlalu berat sehingga pemain rentan cedera atau sakit.

Menurut sang pelatih, kondisi pemain yang bertumbangan saat ini tak ada hubungannya dengan program latihan.

Berita Kecelakaan Terbaru

“Kalau alasannya latihan berat, saya rasa ini [porsi latihan sekarang] belum apa-apa. Ini baru 25% kalau dibanding dengan saya melatih di klub-klub sebelumnya,” tutur Salahudin saat ditemui wartawan di Lapangan Bolon.

Salahudin menjelaskan tanda pemain kedodoran karena latihan berat adalah mengalami problem di liver. Eks Pelatih Madura FC ini menyebut tak ada pemain yang bermasalah di livernya hingga saat ini.

Model Seksi Ini Dilamar 50 Pria Setiap Hari

Salahudin mencontohkan cedera yang dialami Nanang lebih karena sang pemain kurang bagus saat pemanasan. Adapun sakit seperti demam yang dialami Hapidin lebih karena faktor cuaca.

“Saya dan pemain lain juga pernah demam, apakah itu karena latihan berat? Saya rasa tidak,” ujar Salahudin.

Lowongan Kerja Terbaru, Klik di Sini!

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho