4 Kelurahan Kota Solo Ini Masih Bersih Dari Paparan Covid-19 Loh, Mana Saja?
Ilutrasi virus corona atau Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Empat kelurahan Kota Solo hingga awal Oktober ini masih bebas dari paparan Covid-19. Tidak ada warga dari empat kelurahan itu yang terkonfirmasi positif corona.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo, jumlah kumulatif kasus konfirmasi positif hingga Kamis (1/10/2020) telah menembus 696 orang. Jumlah itu tersebar pada 50 kelurahan.

Ada empat kelurahan yang hingga saat ini sama sekali belum pernah mencatatkan kasus positif Covid-19. Empat kelurahan itu yakni Ketelan, Punggawan, Kepatihan, dan Kampung Baru.

Cabup Sri Mulyani Blusukan Ke Pasar, Ini Tindakan Bawaslu Klaten

Berdasarkan data pada website surakarta.go.id yang terupdate pada Kamis, jumlah kasus positif Covid-19 empat kelurahan Kota solo itu nol alias bebas dari paparan Covid-19. Sementara kelurahan dengan kasus positif terbanyak adalah Jebres dengan 103 kasus.

Kemudian Mojosongo 75 kasus, Kadipiro 41 kasus, Manahan 40 kasus, dan Gilingan 38 kasus. Kecamatan dengan jumlah kasus positif tertinggi bukan lagi Jebres melainkan Banjarsari dengan jumlah 253 kasus.

Jebres tercatat ada 201 kasus, kemudian Laweyan 148 kasus, Serengan 49 kasus, dan Pasar Kliwon 45 kasus. Satgas Penanganan Covid-19 Solo mencatat penambahan kasus yang stabil tinggi selama dua pekan terakhir.

Solo Tambah 13 Kasus Covid-19, Klaster Keluarga Merambah Ke Tetangga, Waspadalah!

Pasien Suspek Naik Kelas

Mayoritas tambahan itu dari klaster keluarga pasien suspek yang naik kelas jadi kasus konfirmasi. Pada Kamis ini misalnya, klaster keluarga Kelurahan Gilingan, Banjarsari, Solo, tambah dua kasus positif Covid-19.

Kemudian klaster keluarga dari Kelurahan Karangasem tambah tiga orang. Tapi ada satu orang yang berdomisili Kelurahan Gilingan.

Kemudian tambahan masing-masing dua orang dari klaster keluarga asal Panularan dan Joglo. "Nah, klaster keluarga Joglo ini totalnya lima orang,” terang Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Ahyani, kepada Solopos.com, Kamis sore.

Dalang Kerusuhan Mertodranan Solo Tertangkap, Perannya Menyurvei dan Menghasut Massa

Ahyani menambahkan setidaknya satu kasus positif corona dalam klaster keluarga itu memiliki 2-3 ekor. Sehingga, satu klaster keluarga bisa menyumbang 4-6 kasus baru.

Kumulatif kasus Covid-19 Kota Bengawan hingga Kamis menyentuh 696 orang. Perinciannya, 36 orang rawat inap, 104 orang isolasi mandiri, 527 orang sembuh, dan 29 orang meninggal dunia.

Sedangkan catatan kumulatif pasien suspek menyentuh 1.191 orang, dengan perincian 1.116 orang sembuh, 16 orang rawat inap (suspek aktif), satu orang isolasi mandiri, dan 58 suspek meninggal dunia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom