Tutup Iklan
Tim gabungan sukarelawan bencana memadamkan api bersama-sama pada puing-puing bangunan dapur dan kandang milik Wagiyo, 51, di Dukuh Purworejo, Blimbing, Sambirejo, Sragen, Kamis (10/1/2019). (Istimewa/BPBD Sragen)

Solopos.com, SRAGEN -- Empat ekor kambing dan dua unit sepeda onthel milik Wagiyo, 53, warga Dukuh Purworejo I, RT 012, Desa Blimbing, Kecamatan Sambirejo, Sragen, hangus terpanggang api saat dapur rumah dan kandang kambingnya -sragen-bengkel-seisinya-terbakar-pemilik-rugi-rp12-miliar" title="Kebakaran Sragen: Bengkel Seisinya Terbakar, Pemilik Rugi Rp1,2 Miliar">terbakar, Kamis (10/1/2019).

Wagiyo mengalami kerugian Rp15 juta akibat musibah kebakaran tersebut. Kapolsek Sambirejo AKP Saptiwi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat dihubungi Solopos.com, Kamis siang, menjelaskan musibah kebakaran itu diketahui Wagiyo pada pukul 10.00 WIB.

Saat itu Wagiyo melihat ada kobaran api di belakang rumah. Wagiyo lalu meminta tolong warga yang sontak berteriak meminta tolong warga lain untuk memadamkan api.

“Warga setempat langsung menghubungi tim pemadam -hanguskan-rumah-walet-di-kebonromo-sragen" title="Kebakaran Hanguskan Rumah Walet di Kebonromo Sragen">kebakaran. Dua unit mobil pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api. Ada empat ekor kambing dari 10 ekor kambing yang mati terbakar plus dua sepeda onthel milik korban. Kerugian diperkirakan Rp15 juta,” jelasnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, kepada Solopos.com, Kamis siang, mengatakan peristiwa nahas itu berawal saat Suyatmi, istri Wagiyo, memasak siomai di dapur. Setelah selesai, api di tungku dapur dimatikan dan kemudian ditinggal mencari rumput untuk ternak kambingnya.

“Ternyata api di tungku dapur itu belum padam sepenuhnya. Api menjadi dan membesar kemudian merembet ke dinding dampur yang terbuat dari gedek. Api semakin menjadi hingga merembet ke kandang kambing. Dapur dan kambing habis,” ujarnya.

Sugeng menjelaskan tim BPBD bersama Tim Pemadam -sragen-kronologi-4-rumah-warga-sukodono-kobong" title="Kebakaran Sragen: Kronologi 4 Rumah Warga Sukodono Kobong">Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen memadamkan api semampunya setelah mendapat laporan. Pemadaman api dilakukan petugas bersama warga setempat.

“Kejadian pukul 10.00 WIB tetapi baru dilaporkan pada pukul 10.45 WIB. Api bisa terkondisikan pada pukul 11.30 WIB. Akses masuk ke lokasi juga sulit karena jalannya sempit. Kami memberi bantuan berupa logistik nonpangan dan logistik pangan,” tuturnya.

Tim lain yang ikut terlibat dalam pemadaman api itu berasal dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen, PSC 119, Polsek Sambirejo, dan Muspika Sambirejo.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten