Kategori: Jatim

4 Hari Nataru 2019, Penumpang Di Madiun Capai 123.910 Orang


Solopos.com/Abdul Jalil

Solopos.com, MADIUN -- Arus mudik selama masa Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) sudah terasa di Stasiun Madiun, Senin (23/12/2019). Total penumpang naik dan turun di wilayah Daop VII Madiun dari tanggal 19 sampai 22 Desember 2019 mencapai 123.910 orang.

Pantauan Madiunpos.com di Stasiun Madiun, Senin pagi, ratusan orang terlihat sudah mulai memadati stasiun. Baik penumpang yang datang maupun penumpang yang turun.

Manager Humas Daop VII Madiun, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan dalam beberapa hari terakhir memang terpantau ada peningkatan penumpang yang naik maupun penumpang turun di sejumlah stasiun di wilayahnya. Hal ini karena sudah mendekati masa liburan Natal dan mulai masa liburan sekolah.

Dia menuturkan selama empat hari masa Nataru, 19-22 Desember 2019, jumlah penumpang berangkat dari wilayah Daop VII Madiun tercatat 58.340 orang. Pada periode yang sama tahun 2018, jumlah total penumpang berangkat sebanyak 59.807 orang.

Sedangkan untuk penumpang datang di wilayah Daop VII Madiun empat hari terakhir ada sebanyak 65.570 orang. Pada periode yang sama tahun 2018, penumpang datang ada sebanyak 64.750 orang.

"Kalau di wilayah Daop VII Madiun baru ada peningkatan penumpang datang itu pada Minggu hingga hari ini juga ada peningkatan," kata dia.

Lebih lanjut, Ixfan menuturkan pantauan data ketersediaan tiket sampai Senin (23/12/2019), dari jumlah tempat duduk sebanyak 3.358 unit per hari dan 60.444 tempat duduk selama 18 hari. Saat ini sudah terjual sebanyak 54.342 tempat duduk. Sehingga sisa 6.102 tempat duduk.

“KA –KA yang tiketnya telah terjual habis selama 18 hari tersebut yaitu KA Kahuripan dan Brantas regular. Sedangkan KA Anjasmoro, Brantas tambahan, dan Singasari di tanggal-tanggal tertentu juga habis. Untuk informasi ketersediaan tiket selama Nataru bisa langsung dilihat pada aplikasi KAI Access, web resmi KAI, CC121, atau di kanal eksternal yang kerja sama dengan PT KAI," kata Ixfan.

Share
Dipublikasikan oleh
Kaled Hasby Ashshidiqy