Tutup Iklan

4 Dari 5 Pendaftar Cakades Tegalrejo Klaten Mundur, Warga Datangi Kantor Desa

Puluhan warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Bayat, Klaten, mendatangi kantor desa setempat untuk mempertanyakan pencabutan berkas pendaftaran dari empat bakal calon kepala desa (cakades) untuk Pilkades, 13 Maret mendatang.

4 Dari 5 Pendaftar Cakades Tegalrejo Klaten Mundur, Warga Datangi Kantor Desa

SOLOPOS.COM - Warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Bayat, Klaten, mendatangi kantor desa setempat mempertanyakan pengunduran diri empat pendaftar bakal calon kades, Senin (28/1/2019). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN -- Puluhan warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Bayat, Klaten, mendatangi kantor desa setempat untuk mempertanyakan pencabutan berkas pendaftaran dari empat bakal calon kepala desa (cakades) untuk Pilkades, 13 Maret mendatang.

Aksi itu dilakukan warga lantaran selama ini mereka merasa tak mendapat kejelasan bukti pencabutan berkas pendaftaran itu. Aksi tersebut digelar warga Senin (28/1/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

Puluhan warga berdatangan ke kantor desa setempat untuk menemui panitia pilkades. Perwakilan warga lantas ditemui dua anggota panitia.

Salah satu warga, Lulud Ludian, 40, mengatakan hingga pendaftaran bakal cakades ditutup pada Selasa (22/1/2019) pukul 14.00 WIB ada lima pendaftar. Kelima pendaftar itu sudah disahkan panitia dan disaksikan anggota polsek serta koramil.

Mereka terdiri atas tiga orang warga desa setempat termasuk petahana dan dua orang dari luar desa masing-masing dari Kabupaten Gunungkidul, DIY, dan Kecamatan Pedan, Klaten.

Seusai pendaftaran ditutup, ada empat pendaftar yang mencabut berkas pendaftaran termasuk petahana. Pencabutan berkas itu dilakukan Selasa (22/1/2019) sekitar pukul 17.00 WIB.

“Dari situ kami ingin menanyakan pernyataan [berita acara] pencabutan berkasnya. Dari kemarin, kami minta alasannya tidak ada,” kata Lulud saat ditemui wartawan seusai aksi.

Lantaran hal itu, warga beramai-ramai mendatangi kantor desa untuk menanyakan bukti pencabutan berkas pendaftaran empat calon. Mereka menuntut agar lima orang yang sudah mendaftar disahkan sebagai cakades sehingga tak perlu lagi ada perpanjangan proses pendaftaran.

“Masyarakat itu menghendaki proses demokrasi yang fair. Kemarin itu yang sudah terdaftar ya lima calon itu yang disahkan. Panitia itu sudah dilantik dan sudah mengumumkan [lima pendaftar bakal cakades]. Proses pilkades ini bukan dagelan,” katanya.

Ketua Panitia Pilkades Tegalrejo, Ngadino, mengatakan panitia hanya melaksanakan aturan sesuai perbup. Soal pencabutan berkas pendaftaran, Ngadino mengatakan itu hak para pendaftar.

Ia menjelaskan ada lima pendaftar hingga proses pendaftaran ditutup Selasa pukul 14.00 WIB. Namun, Selasa sekitar pukul 17.00 WIB, empat pendaftar secara serentak mencabut berkas pendaftaran.

Ia menegaskan berita acara pencabutan berkas pendaftaran tersebut ada. “Saya tidak menutup-tutupi. Pendaftar ada lima orang. Setelah ditutup, kemudian dicabut lamarannya yang berempat secara serentak. Kami selaku panitia sudah saya sampaikan panitia tidak bisa berbuat apa-apa,” urai dia.

Lantaran ada pencabutan berkas, dari hasil proses penyaringan hanya tersisa satu bakal cakades di Desa Tegalrejo hingga pendaftaran ditutup Selasa (22/1/2019).

Terkait pencabutan berkas di luar jam kerja panitia, Ngadino menegaskan pencabutan berkas bisa dilakukan sewaktu-waktu. Jam kerja panitia pukul 08.00 WIB-16.00 WIB. “Masalah pencabutan berkas bisa dilakukan sewaktu-waktu,” tutur dia.

Camat Bayat, Edy Purnomo, memastikan proses pendaftaran pilkades di Desa Tegalrejo bakal diperpanjang sesuai tahapan lantaran hanya terdapat satu pendaftar. Sebagai informasi, Desa Tegalrejo, Kecamatan Bayat, menjadi salah satu desa yang jumlah pendaftarnya tercatat hanya satu orang.

Desa lain yakni Desa Kebonalas, Kecamatan Manisrenggo. “Soal aksi warga kami menanggapi itu hal wajar. Kami tinggal mengantisipasi saja agar semua berjalan aman dan tertib,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Daihatsu Luncurkan Rocky 1.2L Terbaru di Indonesia

Daihatsu Rocky 1.2L merupakan hasil pengembangan putra-putri Indonesia melalui tim R&D PT.Astra Daihatsu Motor (ADM).

Waspada! 35 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Di Klaten Tak Punya Komorbid

Sebanyak 35% dari total jumlah pasien positif Covid-19 Kabupaten Klaten yang meninggal diketahui tidak memiliki komorbid.

Heboh Ivermectin untuk Pengobatan Covid-19, Bagaimana Faktanya?

Menanggapi kabar itu, Badan POM menjelaskan penggunaan Ivermectin untuk pengobatan Covid-19.

Perusakan Makam di Solo Dilakukan Anak-Anak, Pemerhati Anak: Ini Tanggung Jawab Bersama!

Pemerhati Anak, Ketua Sahabat Kapas, Dian Sasmita, menanggapi perusakan makam yang dilakukan oleh sepuluh anak-anak di Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.

Marak Bangunan Liar di Tepi Jalan Solo-Purwodadi, Ini Sebabnya!

Jumlah bangunan liar di tepi jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di saluran irigasi Kedung Kancil di wilayah Doyong dan Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terus bertambah.