4 Copet Spesialis Pengajian di Sragen Ternyata Pasutri dan Pacar

Semua pencopet berperan sebagai eksekutor kecuali Suparni yang berperan sebagai pembawa barang hasil copetan.

 Kanit Pidum Satreskrim Polres Sragen Ipda Setya Premana menunjukkan barang bukti berupa ponsel hasil pencurian keempat copet saat jumpa pers di Mapolres Sragen, Senin (20/6/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Kanit Pidum Satreskrim Polres Sragen Ipda Setya Premana menunjukkan barang bukti berupa ponsel hasil pencurian keempat copet saat jumpa pers di Mapolres Sragen, Senin (20/6/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN–Polres Sragen menangkap komplotan copet spesialis pengajian.

Para tersangka ternyata sepasang suami istri dan sepasang pacar.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Mereka sudah merencanakan aksinya di acara Pengajian Akbar yang menghadirkan pembicara K.H. Anwar Zahid di Plumbungan, Karangmalang, Sragen, Kamis (16/6/2022) lalu.

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kanit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen Ipda Setya Pramana dalam jumpa pers di Mapolres Sragen, Senin (20/6/2022), mengimbau kepada masyarakat Sragen supaya berhati-hati saat menghadiri pengajian atau kegiatan yang menghadirkan banyak orang karena pelaku pencurian tidak mengenal tempat dan waktu.

Setya mewakili Kasatreskrim Polres Sragen AKP Lanang Teguh Pambudi menerangkan Unit Resmob Polres Sragen berhasil membekuk komplotan copet yang beranggotakan empat orang, yakni sepasang suami-istri asal Tanon, Sragen, atas nama Priyono, 59, dan Suparni, 49, dan sepasang pacar atas nama Sarijo, 53, warga Demak dan Kasmini, 62, warga Semarang.

Baca Juga: Resmob Sragen Bekuk 4 Copet Spesialis di Pengajian Akbar, Anda Korban?

Semua pencopet itu, kata Setya, berperan sebagai eksekutor kecuali Suparni yang berperan sebagai pembawa barang hasil copetan.

Dia menerangkan Priyono ini sempat melakukan aksinya mencopet saat pengajian akbar bersama Habib Syech di New Kemukus pada Mei lalu.

“Ya, dua tersangka dari Tanon itu sepasang suami-istri. Yang laki-laki Priyono ini merupakan residivis kasus pencurian atau copet. Kalau tersangka dari Demak dan Semarang itu pacaran. Sebelum beraksi mereka berkencan untuk melaksanakan aksi copet di Karangmalang. Cara komunikasi mereka mengakunya lewat jaringan pribadi,” jelas Setya disampingi Kasubag Humas Polres Sragen AKP Suwarso.

Dia menerangkan keempat pencopet itu sudah tua semua, bahkan ada yang sudah memiliki cucu tujuh orang.

Setya mengaku mendapatkan barang bukti berupa sembilan unit ponsel berbagai merek.

Baca Juga: Nyamar Jadi Pengunjung, Tim Satpol PP Solo Awasi Copet di CFD

Dia mengatakan selain sembilan ponsel hasil curian, polisi juga menemukan barang bukti berupa dua motor, yakni Honda Vario berpelat nomor B 4370 TDQ dan Honda PCX berpelat nomor putih AD 4950 HE sebagai sarana transportasi serta satu buah ponsel sebagai sarana komunikasi.

“Awalnya kami mencurigai dua orang laki-laki dan perempuan dengan gerak-gerik mencurigakan. Dua orang itu diamankan dan digeledah. Ternyata kami menemukan sembilan ponsel. Kemudian dikembangkan dan berhasil mengamankan dua orang lainnya. Resivisi copet itu pernah melakukan aksi yang sama di wilayah Jawa Timur. Sasaran ponsel. Korbannya orang-orang yang sudah lanjut usia,” jelas Setya.

Dia menerangkan keempat tersangka dikenai Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara tujuh tahun.

Dia mengimbau kepada masyarakat berhati-hati saat di kerumunan orang. Dia menyarankan supaya membawa tak kecil di depan sehingga mudah dalam pengawasan.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Teknologi Biogas Untuk Selamatkan Air Terjun Ponogoro dari Kotoran Sapi

+ PLUS Teknologi Biogas Untuk Selamatkan Air Terjun Ponogoro dari Kotoran Sapi

Penggunaan teknologi biogas bisa membantu menyelamatkan Objek Wisata Air Terjun Pletuk di Dusun Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, yang sepi pengunjung karena tercemar limbah kotoran sapi.

Berita Terkini

Sang Legenda! Naik Damar Sasongko Solo-Sukoharjo Serasa Bus Perang

Bus perintis Solo-Jatipuro, Damar Sasongko, merupakan sang legenda di Sukoharjo yang memacu adrenalin penumpang karena serasa menumpang bus perang.

60 Mobil Ikuti Bhayangkara Autoshow di Wonogiri, Ini Keseruannya

Polres Wonogiri menggelar Bhayangkara autoshow yang diikuti 60 peserta mobil modifikasi dari sejumlah daerah di Tanah Air

Baru 6 Hari Dimakamkan, Tim Dokter Polda Jateng Autopsi Warga Sragen

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kanit Pidana Umum Polres Sragen Ipda Setya Pramana mengatakan autopsi ini atas permintaan keluarga karena adanya kecurigaan dan kejanggalan saat meninggal dunia.

Desain Bangunan Pasar Jongke Tak Berubah, Kios Akan Tampak dari Luar

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Solo, Joko Sartono menjelaskan kios Pasar Kabangan dan Jongke nanti kelihatan dari jalan.

Nostalgia Naik 7 Bus Legend Rute Solo-Sukoharjo, Sensasinya Hmm Mantap

Deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sampai saat ini masih cukup eksis meskipun jumlah penumpangnya terus menurun.

Gagal Diraih Solo, Ini Potensi 4 Kota Kreatif Unesco di Indonesia

Kota Solo dua kali gagal meraih predikat The Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau Kota Kreatif Unesco. Di Indonesia, terdapat empat kota yang sudah dinobatkan sebagai Kota Kreatif Unesco.

Obati Rindu! CFD Klaten di Jl Mayor Kusmanto Diserbu Warga

Penyelenggaraan CFD perdana di Klaten setelah dua tahun tutup akibat pandemi Covid-19 diserbu warga.

Disebut Tak Punya Bumel, Ini Deretan Bus Kota Legend di Sukoharjo

Masih ingat dengan deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah?

Bulan Bakti IIDI, Bagikan 1.000 Telur untuk Anak-Anak di CFD

Sebanyak 1.000 telur dibagikan dalam rangka Bulan Bakti Ikatan Istri Dokter Indonesia, yang mengusung tema dukung program prioritas nasional cegah stunting.

Warga Banjiri CFD Perdana di Jl. Mayor Kusmanto Klaten

Warga membanjiri kawasan jalan Mayor Kusmanto yang digunakan untuk area CFD.

Round Up Masalah PPDB SMA/SMK di Solo: Zonasi - Manipulasi Bikin Pusing

Sederet masalah mewarnai proses PPDB SMA/SMK di Kota Solo pada tahun ini.

Round Up Remaja Wonogiri Hilang - Hamil, Ayah Bayi Masih Misterius

Sosok ayah bayi dalam kandungan remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu sampai saat ini belum diketahui dengan pasti.

Murah Banget! Harga Makanan di Warung Pak Solet Makamhaji Mulai Rp8.000

Harga makanan di warung makan Pak Solet, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, murah meriah, mulai Rp8.000 per porsi.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Bakal Hujan Lama

Prakiraan cuaca di Karanganyar hari ini, Minggu (3/7/2022), hujan akan turun sejak siang hingga malam.

Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini Minggu 3 Juli 2022 Hujan Siang Malam

Inilah prakiraan cuaca untuk kawasan Sukoharjo pada hari Minggu (3/7/2022).