380 Juru Parkir di Sragen Ditarget Setoran Rp1,2 Miliar

Sebanyak 380 orang juru parkir yang menyebar di sembilan kecamatan di Bumi Sukowati ditarget bisa setor ke pendapatan asli daerah (PAD) sebanyak Rp1,2 miliar pada 2022 ini.

 
Ratusan unit motor parkir di kanan dan kiri jalan di sebelah selatan Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen saat pelaksanaan car free day (CFD) Srageen, Minggu (2/10/2022).(Solopos/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Ratusan unit motor parkir di kanan dan kiri jalan di sebelah selatan Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen saat pelaksanaan car free day (CFD) Srageen, Minggu (2/10/2022).(Solopos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 380 orang juru parkir yang menyebar di sembilan kecamatan di Bumi Sukowati ditarget bisa setor ke pendapatan asli daerah (PAD) sebanyak Rp1,2 miliar pada 2022 ini.

Target pendapatan tersebut naik Rp456 juta bila dibandingkan target di 2021 yang hanya Rp744 juta per tahun. Bahkan pada 2023 mendatang kabarnya target pendapatan parkir itu naik menjadi Rp1,7 miliar.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen melakukan kerja sama dengan Perkumpulan Parkir Sragen (PPS) dalam pengelolaan parkir di Sragen. Kerjasama Dishub Sragen dan PPS itu dilakukan sejak PPS berdiri pada 2011 lalu.

Ketua PPS, Tri Hartono, saat berbincang dengan Solopos.com, Minggu (2/10/2022), mengungkapkan kerjasama Dishub dengan PPS sudah berlangsung lama dan pada setiap tahunnya PPS selalu memenuhi target untuk pendapatan asli daerah (PAD) yang ditentukan Dishub Sragen. Dia menyebut jumlah juru parkir (jukir) di Sragen yang resmi itu sebanyak 300 orang. Kalau ditambah dengan jukir cadangan, kata dia, maka jumlahnya bisa mencapai 375-380 orang.

“Tahun ini kami menyetor ke PAD Rp1,2 miliar. Artinya, setiap bulan kami menyetor ke PAD Rp100 juta. Target tersebut tiba-tiba naik karena pada 2021 lalu masih Rp744 juta. Ya, naiknya Rp456 juta karena itu menjadi kebijakan Bupati. Bahkan pada 2023 nanti dengar-dengar naiknya berlipat menjadi Rp1,7 miliar atau naik Rp500 juta,” jelas Tri.

Baca Juga: Stok Darah PMI Sragen Hari Ini Oktober 2022

Tri menerangkan pengelolaan parkir itu sudah menjadi komitmen PPS dalam memorandum of understanding (MoU) dengan Dishub maka konsekuensi kami tetap berusaha memenuhi target itu. Dia menerangkan target Rp1,2 miliar itu munculnya justru di Mei 2022 bukan di Januari. Tetapi kebijakan Rp1,2 miliar itu terhitung dari Januari-Desember.

“Jadi dari Januari-April tetap harus wajib setor Rp100 juta. Padahal selama empat bulan itu baru setor Rp62 juta sehingga masih memiliki beban setoran Rp38 juta per bulan atau Rp152 juta untuk empat bulan. Akhirnya, beban setoran itu dibagi menjadi delapan bulan yang tersisa. Awalnya setoran Rp100 juta per bulan menjadi Rp119 juta per bulan,” jelasnya.

Tri menyebut hingga September 2022 ini jumlah setoran ke PAD sudah mencapai Rp797 juta. Dia menerangkan sebenarnya sepontanitas para jukir mengeluh dan sambat berat dengan beban setoran PAD itu. Dia mengatakan harapan mereka naiknya setoran itu tidak banyak-banyak. Tri berusaha untuk memotivasi mereka agar tetap berkomitmen berapa pun targetnya supaya mereka tidak kehilangan pekerjaan.

“Ratusan juru parkir itu menyebar di sembilan kecamatan dengan 13 rayon. Kecamatan seperti Sambirejo, Kedawung, Miri, dan seterusnya itu tidak ada jukir yang tergabung dalam PPS karena potensinya tidak ada. Jadi ratusan juru parkir itu hanya di sembilan kecamatan, khusus Kecamatan Sragen Kota terbagi atas empat rayon,” jelas Tri saat ditemui di kediamannya di Sragendok, Sragen Wetan, Sragen.

Baca Juga: Awas, Komplotan Pemeras Beraksi di SPBU Sragen, Petani Ini Jadi Korbannya

Dia menyebut sembilan kecamatan yang ada jukirnya terdiri atas Kecamatan Sragen Kota, Karangmalang, Gondang, Tangen, Sukodono, Tanon, Plupuh, Sambungmacan, dan Gemolong. Dia menjelaskan masing-masing kecamatan itu menjadi satu rayon kecuali Kecamatan Sragen Kota yang terbagi menjadi empat rayon, yakni Rayon Pasar Bunder, Rayon Pasar Kota, Rayon Sukowati Barat, dan Rayon Sukowati Timur.

“Batas Rayon Sukowati Barat dan Sukowati Timur itu batasnya Alun-alun Sragen. Jadi posisi Alun-alun itu netral tidak mauk barat atau timur. Kantong parkir sebelah selatan Alun-alun itu masuknya Rayon Pasar Kota karena masih satu jalur di Pasar Kota. Saat ada car free day (CFD) selalu ramai. Dulu parkir di CFD itu pernah diserahkan PPS tetapi sekarang menjadi tanggung jawab Dishub,” jelasnya.

Tri menjelaskan potensi parkir di CFD itu banyak sebenarnya tetapi saat dikelola PPS dulu sering ada benturan dengan petugas parkir setempat dan karang taruna sehingga PPS tidak bisa melayani sehingga dikembalikan ke Dishub. Kantor parkir di seputaran CFD yang masuk wilayah rayon maka jukir anggota rayon bisa mengelola.

Sementara itu, Kasi Pengelolaan Perparkiran Dishub Sragen Bayu Yudiaji Kurniawan, membenarkan bila pengelolaan parkir di Sragen dilakukan secara kerjasama dengan PPS. Dia menerangkan penentuan target tersebut disesuaikan dengan potensi yang ada. “Dalam pengelolaan parkir itu terkadang ada yang masuk ke pekarangan orang sehingga tidak bisa ditarik,” jelasnya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Penghentian Siaran TV Analog Belum di Boyolali, Warga Bisa Nonton tanpa STB

      Siaran analog masih bisa ditonton terbukti dengan warga Desa Candigatak, Cepogo, Boyolali, Siti Khotijah, yang masih bisa mengaksesnya tanpa mengaktifkan set top box (STB) yang ia punya.

      Hari Ini, Siaran TV Analog Berhenti di Solo, ANTV Bagikan Tips bagi Pemirsa

      Stasiun TV ANTV memberikan tips menonton tayangan digital setelah pemerintah menghentikan siaran televisi analog di wilayah Solo dan sekitarnya pada Jumat (2/12/2022).

      Stok Darah PMI Karanganyar Hari Ini 2 Desember 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Karanganyar hari ini, Jumat (2/12/2022), bisa disimak pada artikel ini.

      Stok Darah PMI Sragen Hari Ini 2 Desember 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Jumat (2/12/2022), bisa disimak di sini.

      Proyek Kantor Pemkab Sragen Terpadu Senilai Rp98 Miliar Mulai Dilelang

      Selama November-Desember 2022 sudah ada kegiatan di 2023 yang dilelang, terutama untuk kegiatan konsultan pengawas proyek yang nilainya ratusan juta rupiah.

      Pastikan Kondusivitas Kamtibmas, Polsek Kartasura Sukoharjo Sambangi Cakades

      Sebanyak tiga calon kepala desa menjadi sasaran dialog kamtibmas tersebut antara lain tiga cakades Ngemplak, dua cakades Gumpang, dan lima cakades Pabelan.

      Kirab Loji Gandrung-Mangkunegaran, Ini Kuda Langganan Presiden Jokowi

      Pernikahan Kaesang-Erina dimulai dengan kirab 12 kereta kuda yang ditarik 28 ekor kuda dari Loji Gandrung menuju Pura Mangkunegaran, Minggu (11/12/2022).

      Desa Masuk Area Konsesi PT Alexis, Ini Tanggapan 2 Cakades Keloran Wonogiri

      Dua Cakades Kaloran Wonogiri menyambut positif PT Alexis yang akan menambang di wilayah Kaloran.

      Kronologi Warga Desa Pilangsari Sragen Tertabrak Kereta, Sempat Diteriaki Warga

      Sempat diteriaki ada kereta, korban yang juga penyandang disabilitas rungu tidak menderngar saat KA Argo Wilis melintas.

      5.000 Sukarelawan Jokowi Menginap di AHD Boyolali Sebelum ke Pernikahan Kaesang

      Pengelola AHD Boyolali memastikan bisa menampung 5.000 sukarelawan Jokowi yang akan menghadiri pernikahan Kaesang-Erina.

      Melihat Kamboja Berguguran: Apa yang Kematian Berikan untuk Kehidupan

      Suwarsono menatap denah TPU lama sementara si tunggon itu berdiri mematung. Siklus kematian dan kehidupan itu pun berputar. Saat kematian tiba, seorang tunggon menanti datangnya uang untuk meneruskan hidupnya.

      Boyolali Hujan Ringan sejak Pagi Hari, Cek Ini Prakiraan Cuaca Lengkapnya

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini diprediksi hujan ringan sejak pagi, Jumat (2/12/2022).

      Sukoharjo Berawan Sepanjang Hari, Cek Ini Prakiraan Cuaca Lengkapnya

      Menurut prakiraan cuaca BMKG, Kabupaten Sukoharjo berawan sejak pagi, Jumat (2/12/2022).

      Penghentian Siaran TV Analog Ternyata Tak Terjadi di Wonogiri

      Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Wonogiri, Heru Nur Iswantoro, mengklaim kebijakan analog switch off (ASO) atau penghentian siaran televisi (TV) analog tak akan terjadi di Wonogiri.

      Soal Penghentian Siaran TV Analog, Diskominfo Klaten Tunggu Informasi Resmi

      Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klaten belum menerima informasi resmi terkait analog switch off (ASO) atau penghentian siaran televisi terestrial analog dilakukan di sejumlah wilayah di Jawa Barat dan Jawa Tengah mulai Jumat (2/12/2022).