351 Pelamar CPNS Sragen Tidak Memenuhi Syarat, Ini Sebabnya

BKPSDM Sragen membuka pelayanan sanggah bagi pendaftar CPNS yang tidak memenuhi syarat (TMS) untuk ingin menyanggah pengumuman tersebut.

 Ilustrasi Lowongan CPNS (Solopos/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Lowongan CPNS (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 351 pelamar dari total 1.570 pendaftar yang melakukan submit saat registrasi pada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021 Kabupaten Sragen dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Hal itu mengacu pengumuman Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sragen terkait hasil seleksi CPNS 2021, Senin (2/8/2021).

BKPSDM Sragen membuka pelayanan sanggah bagi pendaftar yang tidak memenuhi syarat (TMS) untuk ingin menyanggah pengumuman tersebut. Pengumuman hasil verifikasi tersebut disampaikan lewat laman resmi bkpp.sragenkab.go.id.

Kepala BKPSDM Sragen Sutrisna saat dihubungi Solopos.com, Selasa (3/8/2021), menyampaikan masa sanggah diberikan waktu selama tiga hari, yakni Rabu-Jumat (4-6/8/2021). Dia menyampaikan bagi pendaftar yang keberatan atas hasil verifikasi administrasi itu bisa menyampaikan sanggah pada tiga hari tersebut.

Dari hasil seleksi administrasi itu diketahui ada 1.664 pendaftar tetapi yang melakukan submit saat mendaftar hanya 1.570 orang. Dia menjelaskan seribuan pendaftar itu melamar sebanyak 63 formasi CPNS yang terdiri atas tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya.

Dia menyampaikan dari 1.570 pendaftar yang submit, ada sebanyak 351 orang pendaftar yang TMS.

“Mereka dikatakan TMS itu macam-macam penyebabnya. Ada yang kualifikasi ijzahnya tidak linier dengan jabatan yang dilamar, tidak mencantumkan bebas buta warna untuk tenaga kesehatan, ada yang meterainya satu digunakan untuk beberapa berkas, dan seterusnya,” jelas Sutrisna.

Dia menerangkan dari sekian banyak pendaftar itu, animo paling tinggi berada pada formasi tenaga ahli pratama pengadaan barang dan jasa dengan jumlah pelamar sebanyak 337 orang dan yang dinyatakan memenuhi syarat sebanyak 280 orang, sehingga ada 57 orang yang TMS.

“Untuk tahapan seleksi berikutnya tergantung kebijakan pejabat pembina kepegawaian dalam hal ini Bupati Sragen,” katanya.

Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Sragen, Budi Yuwono, menambahkan pelamar CPNS yang tidak memenuhi syarat itu di antaranya karena meterai hanya satu lembar untuk dua dokumen.

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

Harus Teliti! Ini Beda Upal Buatan Warga Boyolali dengan Uang Asli dari BI

Kualitas uang palsu yang dibuat warga Boyolali jauh di bawah uang asli dan bisa dikenali dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang.

Penerapan Aplikasi PeduliLindungi di Toko Swalayan Sukoharjo Belum Optimal, Ini Penyebabnya

Penerapan aplikasi PeduliLindungi di tempat publik Kabupaten Sukoharjo masih terkendala, termasuk untuk skrining pengunjung swalayan.

Solopos Saluran 100 Paket Bantuan bagi Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Solopos dalam rangka HUT ke-24 menyalurkan bantuan paket sembako kepada anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu akibat Covid-19.

Pengungkapan Kasus Upal Rp49 Juta di Boyolali Bermula dari Laporan Warga, Begini Kronologinya

Pengungkapan kasus tindak pidana pembuatan dan pengedaran uang palsu atau upal di Mojosongo, Boyolali, bermula dari laporan warga,

100 Ojol Dikerahkan Antar 1.000 Paket Apam Yaa Qowiyyu di Jatinom Klaten

Sebaran apam pada puncak perayaan Yaa Qowiyyu di Jatinom, Klaten, pada Jumat (24/9/2021), digantikan dengan pengantaran oleh ojol.

Kupas Tuntas Tema Populer Kesehatan dari Studio RS JIH Solo

RS JIH Solo membangun studio khusus untuk talkshow edukasi membahas tema-tema kesehatan dengan dokter-dokter ahli.

Laju Positif Sektor Pertanian Saat Pandemi, Ada Peran Pemerintah dan Generasi Milenial

Pertanian menjadi sektor yang memiliki laju positif karena peran pemerintah dan adanya keterlibatan generasi muda atau milenial dalam dunia pertanian.

Hujan Angin Terjang Girimarto Wonogiri, 1 Rumah Warga Rusak Parah

Satu rumah warga di Desa Jendi, Girimarto, Wonogiri, rusak parah akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Jumat siang.

Keren! 9 Siswa SMP Wakili Sragen di Kompetisi Sains Nasional Tingkat Jateng

Sembilan orang siswa SMP bakal mewakili Kabupaten Sragen dalam ajang Kompetisi Sains nasional (KSN) untuk pada Oktober 2021 mendatang.

Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Ditunda, GTT Wonogiri Malah Senang

Kalangan GTT senior di Kabupaten Wonogiri berharap penundaan pengumuman hasil seleksi PPPK merupakan sinyal baik.

Perjuangan Atlet Difabel Panahan Wonogiri Menuju Peparnas Papua, Pernah Latihan Pakai Alat dari Bambu

Salah satu atlet Wonogiri, Arif Wirawan, 39, akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Paperanas) XVI Papua 2021. Ia akan bertanding di sektor Panahan kelas W2 (beregu open).

Ditunjuk Terapkan PeduliLindungi, 600-An Pekerja Pasar Klewer Solo Malah Belum Divaksin Covid-19

Ratusan pekerja dan pelaku kegiatan di Pasar Klewer Solo ternyata belum divaksin Covid-19 padahal ditunjuk Kemendag untuk menerapkan PeduliLindungi.

Perjuangkan Nasib Petani, Mahasiswa Soloraya Unjuk Rasa di Ngarsopuro Solo

Puluhan mahasiswa anggota BEM Soloraya menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerintah menyesaikan persoalan pertanian.

Ditanya Soal Duet dengan Ganjar di Pilpres 2024, Menko Airlangga: Masih Jauh Itu

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di acara haul Ki Ageng Gribig di Jatinom, Klaten, Jumat (24/9/2021)

Psywar ke AHHA PS Pati Berlanjut, Gibran: Sponsor Persis Solo Lebih Banyak sampai Jersey-ne Kebak

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melanjutkan psywar kepada AHHA PS Pati dengan menyebut sponsor Persis Solo lebih banyak.