33 Sekolah di Kota Solo Mulai PTM Pekan Depan, Ini Datanya

Sebanyak 9 SD dan 24 SMP di Solo akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai Senin (20/9/2021) pekan depan.

 Ilustrasi. Sejumlah siswa mencuci tangan sebelum masuk ruang kelas di SMA Negeri 1 Boyolali, Jawa Tengah, Senin (6/9/2021). Pembelajaran tatap muka terbatas bagi siswa sekolah menengah atas tersebut dilakukan dengan adaptasi kebiasaan baru protokol kesehatan COVID-19 serta membatasi kapasitas jumlah siswa 50 persen dengan jadwal masuk sekolah secara bergantian. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/hp.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi. Sejumlah siswa mencuci tangan sebelum masuk ruang kelas di SMA Negeri 1 Boyolali, Jawa Tengah, Senin (6/9/2021). Pembelajaran tatap muka terbatas bagi siswa sekolah menengah atas tersebut dilakukan dengan adaptasi kebiasaan baru protokol kesehatan COVID-19 serta membatasi kapasitas jumlah siswa 50 persen dengan jadwal masuk sekolah secara bergantian. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/hp.

Solopos.com, SOLO — Sebanyak 9 SD dan 24 SMP di Solo akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai Senin (20/9/2021) pekan depan. 33 sekolah ini menyusul sekolah lain yang sudah melakukannya sejak 6 September lalu.

Dari 9 SD tersebut sebagian sekolah negeri dan sebagian swasta. Sedangkan pada jenjang SMP, semuanya sekolah swasta.

Sekolah-sekolah tersebut sebenarnya sudah dikategorikan siap melaksanakan PTM sejak adanya pelonggaran menyusul turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Soloraya dari level 4 ke 3, akhir Agustus lalu.

Namun mereka baru akan memulai PTM karena menuntaskan kegiatan penilaian tengah semester (PTS) yang sudah dijadwalkan secara daring (dalam jaringan).

Baca Juga: Jurug Solo Zoo Sepi Pengunjung, Ternyata Ini Penyebabnya

Kesiapan Sekolah

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Solo, Dwi Ariyatno mengatakan meskipun mereka sudah siap namun pelaksanaannya tetap di bawah pengawasan Disdik.

“Berdasarkan hasil laporan verifikasi kesiapan sekolah dari pengawas sekolah dan penilik satuan pendidikan, sekolah-sekolah itu telah memenuhi kriteria siap dan memenuhi syarat untuk melaksanakan PTM dengan tetap dibawah pengawasan dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta melalui pejabat pengawas sekolah maupun penilik,” ujarnya kepada Solopos, Sabtu (18/9/2021) pekan lalu.

Ia menambahkan bahwa satuan pendidikan yang telah menjalankan PTM pada rentang waktu bulan Maret-Mei 2021, sebelum penetapan PPKM Darurat, dapat meneruskan pelaksanaan PTM secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi psikologi anak untuk pembiasaan aktivitas PTM.

Baca Juga: HUT ke-76 PMI Solo Bagi-Bagi Penghargaan, BMPD Jadi Pendonor Terbanyak

Satuan pendidikan yang belum pernah menjalankan PTM dapat menjalankan PTM dengan diawali perencanaan, simulasi dan berdasarkan evaluasi dapat malanjutkan pelaksanaan PTM apabila memenuhi ketentuan teknis sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Kepala Disdik Solo Nomor 420/585 Tahun 2021 tentang Pedoman Teknis dan Panduan Operasional Pembelajaran Tatap Muka Di Kota Solo Pada Masa Pandemi Covid-19.

Sementara itu, berdasarkan laporan kesiapan, sekolah yang sudah dan akan mengadakan PTM adalah SMP sebanyak 67 sekolah, SD sebanyak 51 sekolah, dan PAUD sebanyak 38 satuan.

“Harapan kami akan semakin banyak sekolah yang menggelar tatap muka. Karena siswa sudah terlalu lama belajar secara daring dari rumah,” ujarnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Diterjang Angin Kencang, Empat Rumah Warga Sukodono Sragen Rusak

Hujan disertai tiupan angin kencang mengakibatkan empat rumah di Dukuh Pare, Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Sragen, mengalami rusak pada bagian atap.

Menari Bermasker di Pendapa Bupati Wonogiri Jadi Tantangan Tersendiri

Menari memakai masker adalah tantangan tersendiri karena membuat ngos-ngosan atau sulit bernapas.

Pemadaman Listrik Karanganyar Hari Ini (21/10/2021), Daerah Mana Saja?

Berikut jadwal pemadaman listrik di Karanganyar hari ini, Kamis (21/10/2021) yang berlangsung selama tiga jam. Ini daerah yang terdampak.

Objek Wisata Dibuka, Desa Conto Wonogiri Ramai Didatangi Wisatawan

Kali terakhir objek wisata ini banyak didatangi pengunjung pada momen libur Hari Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (20/10/2021).

Uji Petik Digelar Lagi, Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah di Klaten

Uji petik dilakukan dengan sasaran 10 siswa dan dua guru di setiap kecamatan.

Satgas Klaten Tepis Anggapan Vaksinasi hanya Syarat ke Objek Wisata-Mal

Edukasi terkait vaksinasi masih perlu dilakukan meski capaian vaksinasi di Klaten secara umum sekitar 76,84 persen.

Batasan Usia Dicabut, Ini Poin-Poin Aturan SE Terbaru Wali Kota Solo

Pemkot Solo menerbitkan SE Wali Kota terbaru yang meniadakan aturan pembatasan usia anak-anak boleh mengunjungi mal, tempat wisata, dan tempat umum lainnya.

Jokowi Minta Bupati Awasi Pembelajaran Tatap Muka

Berkaca dari pengalaman negara lain, kasus Covid-19 kembali meningkat saat PTM kembali digelar.

Round Up: Atap Masjid Besar Nguter Sukoharjo Ambrol, Salah Konstruksi?

Polisi menduga ada kesalahan konstruksi pada rangka atap serambi Masjid Besar Al Furqon, Nguter, Sukoharjo, yang ambrol pada Rabu (20/10/2021).

Henry Indraguna Ajak Kader Partai Golkar Rapatkan Barisan Menuju 2024

Anggota Dewan Pakar DPP Partai Golkar Henry Indraguna mengajak kader mendukung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Tabuh Kentungan, Petugas Pasar Nusukan Solo Keliling Pantau Prokes

Petugas Pasar Nusukan, Solo, rutin melakukan ronda masker untuk mengingatkan pedagang maupun pembeli agar selalu taat prokes selama beraktivitas di dalam pasar.

Akhir Pekan Ini TSTJ Solo Buka Wahana Permainan dan Atraksi Binatang

Pengelola objek wisata TSTJ Solo mempersiapkan wahana permainan dan atraksi interaksi dengan binatang yang akan dibuka mulai akhir pekan ini.

Mi Seblak Ada di Tambongwetan Klaten, Rasa Kencurnya Menggugah Selera

Mi seblak bikinan Teh Nita dinilai sangat kuat dengan citarasa ala Jawa Barat (Jabar), yakni kuat dengan resep kencurnya.

Boyolali Genjot Vaksinasi Pelajar, Berharap PTM Digelar Penuh

Cakupan vaksinasi di Kabupaten Boyolali berdasarkan data kartu tanda penduduk (KTP) mencapai 80,14 persen.

DLH Boyolali Dorong Penanganan Sampah Rampung di RT

RT bisa mengelola sampah melalui bank sampah atau membikin galian kecil yang biasa disebut jugangan untuk menampung sampah organik.

9.000 PKL dan Warung di Wonogiri Dapat Bantuan Rp10,8 Miliar

Polres Wonogiri dan Kodim 0728/Wonogiri menjamin penyaluran bantuan senilai Rp1,2 juta/penerima itu tepat sasaran.