33 Pasar di Kabupaten Semarang Ditutup, Pedagang Hanya Pasrah

Pemkab Semarang memutuskan untuk menutup seluruh pasar tradisional yang ada di wilayahnya selama satu hari pada Jumat (16/7/2021).

 Pasar Bandarharjo di Ungaran, Kabupaten Semarang tampak lenggang sehari menjelang penutupan, Kamis (15/7/2021). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

SOLOPOS.COM - Pasar Bandarharjo di Ungaran, Kabupaten Semarang tampak lenggang sehari menjelang penutupan, Kamis (15/7/2021). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang memutuskan untuk menutup seluruh pasar tradisional yang ada di wilayahnya selama satu hari pada Jumat (16/7/2021).

Kebijakan ini pun membuat para pedagang tidak bisa beraktivitas. Meski demikian, mereka pasrah dengan aturan tersebut.

“Kalau aturannya sudah seperti itu, pasar ditutup, ya mau bagaimana lagi? Yang penting kita sama-sama jaga keamanan. Toh, kita tidak sendiri. Semua [pedagang] juga merasakannya,” ujar seorang pedagang buah di Pasar Bandarharjo, Robiyati, kepada wartawan di Ungaran, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Salatiga Berlakukan Jam Malam, Warga Diminta di Rumah Mulai Jam…

Senada disampaikan pedagang lain di Pasar Bandarharjo, Ansor. Perempuan penjual bunga itu mengaku pasrah dengan keputusan pemerintah tersebut. Meski pun tidak bisa berjualan karena pasar tutup, ia tetap akan menaati aturan tersebut.

Ia justru berharap pandemi Covid-19 segera berlalu agar kondisi perekonomiannya bisa seperti sedia kala. “Ya kita dukung saja program ini. Semoga semuanya berjalan lancar dan sukses. Semoga ujian ini segera berlalu dan pulih seperti semula agar jualan bisa lancar lagi,” tutur Ansor.

Dikutip dari akun Instagram Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Semarang, penutupan 33 pasar tradisional itu dilakukan sebagai bentuk penerapan PPKM Darurat yang berlangsung mulai 3-20 Juli 2021.

Baca juga: Anak-anak Jateng Mulai Divaksin Covid-19, Diawali Dari Semarang

Penutupan Pasar Sudah Dikoordinasikan

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang, Heru Cahyono, mengaku penutupan pasar tradisional itu sudah dikoordinasikan dengan seluruh kepala pasar dan perwakilan paguyuban pedagang pasar.

Total ada 33 pasar tradisional yang akan ditutup selama satu hari pada Jumat ini sambil dilakukan penyemprotan disinfektan. “Ya, pasar tradisional atau pasar rakyat ada 33,” ujar Heru.

Baca juga: Petani Tembakau di Temanggung Divaksin Covid-19, Ganjar Doakan Ini

Heru menyebut penutupan pasar tradisional itu merupakan tindak lanjut dari Instruksi Bupati Semarang tentang pelaksanaan PPKM Darurat.

Pihaknya juga sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. 511/00561 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Seluruh Pasar Kabupaten Semarang tertanggal 9 Juli 2021. SE itu ditujukan kepada seluruh kepala pasar dan paguyuban pedagang pasar di Kabupaten Semarang.

 

 

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Ganjar Pranowo Dijuluki George Clooney Versi Jawa, Begini Profilnya

Begini profil Ganjar Pranowo yang dijuluki sebagai George Clooney dengan kearifan lokal.

Dibayangi Ancaman Sanksi PDIP, Begini Respons Ganjar

PDIP menebar ancaman akan memberi sanksi kepada anggotanya yang dideklarasikan jadi capres. Ancaman itu diyakini tertuju pada Ganjar Pranowo.

Sego Megono Khas Pekalongan Versi Sehat Cocok Buat Diet, Yuk Coba

Kuliner khas Pekalongan berupa sego megono kini ada versi sehatnya yang cocok untuk diet dengan jenis nasi yang berbeda.

Sepekan, Polda Jateng Amankan 900 Gram Sabu-Sabu

Ditresnarkoba Polda Jateng berhasil menggagalkan peredaran total 900 gram sabu-sabu yang dilakukan lima tersangka dari lokasi yang berbeda.

Fadia Arafiq, Pedangdut dan Putri A Rafiq yang Jadi Bupati Pekalongan

Fadia Arafiq yang menjabat sebagai Bupati Pekalongan adalah putri mendiang pedangdut senior A. Rafiq ini yang melejit karena single-nya yang berjudul Cik Cik Bum pada tahun 2000 silam.

Sudah Alami Kecelakaan, Belasan Pegawai RSUD Terancam Sanksi dari Wali Kota Semarang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, akan meminta keterangan terkait kecelakaan bus pariwisata yang ditumpangi belasan pegawar RSUD Wongsonegoro saat piknik di masa PPKM. Mereka terancam sanksi.

Kemenperin Minta Pabrik Rokok Segera Serap Tembakau Petani Temanggung

Petani tembakau di Temanggung telah mengalami panen raya, namun hasilnya belum terserap secara maksimal oleh pabrik.

Senggol Bodi Truk, Pengendara Motor di Grobogan Tewas

Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah berupaya menyalip truk di depannya di jalan lingkar utara Grobogan.

Warga Blora Senang Diajari Buat POC dan Pestisida Nabati oleh KKN UNS Tim 28

Mahasiswa KKN UNS Tim 28 mengajarkan pembuatan pembuatan pupuk organic cair (POC) dan pestisida nabati di Dukuh Beran, Randublatung, Blora.

Masuk Mapolda Jateng Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi tidak hanya tamu namun juga seluruh anggota polisi yang masuk ke Mapolda Jateng.

Murah Meriah! Tiket Masuk Grand Canyon Versi Hitam di Pekalongan Cuma Rp5.000

Disebut sebagai Black Canyon dikarenakan tebing-tebing yang mengapit ini ini terdiri dari batu-batu berwarna hitam yang menjulang tinggi

Polda Gelar Operasi Patuh Candi 2021, Tapi Aparat Tidak Boleh Melakukan Razia

Kapolda Jateng memastukan Operasi Patuh Candi 2021 dilakukan secara humanis, tak ada penindakan.

Profil Yuliyanto, Wali Kota Salatiga yang Gantengnya Mirip Aktor Hong Kong

Inilah profil Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, yang berparas tampan dan dinilai mirip aktor Hong Kong.

Setahun Pandemi, Pelanggaran Lalin di Jateng Turun 87,7%

Kapolad Jateng menyebut angka pelanggaran lalu lintas selama masa pandemi Covid-19 menurun signifikan. Di sisi lain, Polda Jateng kembali menggelar Operasi Patuh Candi 2021 hingga 30 Oktober 2021

Potret Megah Istana 81 Ha Milik Konglomerat Pertama Asia Tenggara di Semarang

Berikut ini terdapat potret megah istana yang dulunya seluas 81 ha milik Oei Tiong Ham di Semarang, konglomerat pertama Asia Tenggara.