33 Hari Karantina, 1 OTG Positif Covid-19 Dari Klaster Gowa di Sragen Akhirnya Sembuh 
Warga Pengkok, Kedawung, Sragen, HS (tengah), berdiri di depan gerbang pintu masuk Gesung SMS Sragen saat hendak pulang diantar pegawai DKK Sragen setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, Jumat (29/5/2020). (Istimewa/Hargiyanto)

Solopos.com, SRAGEN -- Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen kembali memulangkan satu orang positif Covid-19 tanpa gejala atau OTG dari klaster Gowa yang sembuh, Jumat (29/5/2020).

Pria berinisial HS, 63, itu berasal dari Pengkok, Kedawung, Sragen. HS dinyatakan positif Covid-19 pada 27 April 2020. Dia dinyatakan sembuh selama 33 hari menjalani karantina di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen.

HS sedianya pulang pada pukul 14.00 WIB. Namun, dia sudah keluar dari Gedung SMS Sragen hingga sampai ke depan pagar penjagaan keamanan pada pukul 13.00 WIB.

Rapid Test Covid-19 di Pasar dan Swalayan Sukoharjo: 5 Orang Reaktif

Kepala DKK Sragen Hargiyanto langsung meluncur ke lokasi begitu mendapat laporan dari petugas keamanan Gedung SMS ada satu OTG dari klaster Gowa yang sembuh. Dia datang untuk membekali HS sebelum pulang.

Hargiyanto berpesan meskipun sudah sembuh dari Covid-19, HS tetap harus menjalani karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

“Sejak hasil uji swab beliau positif Covid-19, beliau harus tinggal bersama peserta Ijtima Ulama dari Gowa lainnya di Gedung SMS. Selama di gedung itu, mereka diambil swab untuk memastikan negatif dari Covid-19. HS ini juga diambil swab dua kali dan hasilnya ujinya semua negatif,” ujar Hargiyanto kepada Solopos.com, Jumat siang.

Penerima BLT di 25 Desa di Wonogiri Minim, Padahal Kuota Banyak

Sekretaris DKK Sragen Fanni Fandani kepada Solopos.com, Jumat siang, mengatakan HS dirawat di Gedung SMS Sragen sejak 27 April-28 Mei 2020. Dia mengatakan hasil uji swab terakhir turun negatif pada Kamis (28/5/2020) malam dari RSUD dr Moewardi Solo.

Hasil Swab

“Sekarang Gedung SMS masih ada lima orang penghuni yang semuanya merupakan peserta ijtima ulama,” ujarnya.

Dua pasien positif Covid-19 lainnya masih dirawat di RSUD dr Moewardi Solo dan RS Paru Jajar Solo. Sebelumnya seorang warga dari Gesi juga dinyatakan sembuh setelah hasil swab negatif pada Kamis (28/5/2020) lalu.

Jangan Lupa Pakai Masker Saat Keluar Rumah! Polisi Sukoharjo Mulai Gencarkan Razia

Hingga Jumat, total pasien yang sembuh dari Covid-19 di Sragen termasuk yang OTG dari klaster Gowa sebanyak 24 orang. Tujuh orang lainnya masih dirawat dan satu orang meninggal dunia.

Camat Kedawung, Sragen, Nugroho Dwi Wibowo, menyampaikan kepulangan HS ke Pengkok tidak ada penyambutan warga seperti halnya yang terjadi di Jambanan, Sidoharjo. Dia mengatakan dari pihak keluarga memang tidak mau ada seremonial penyambutan.

“Saat satu warga Pengkok yang sembuh dari Covid-19 bersamaan dengan nakes sembuh asal Jambanan dulu saja tidak mau dijemput. Warga Pengkok yang sekarang pulang pun dipastikan tidak ada penyambutan. Beliau langsung bertemu keluarga untuk isolasi mandiri. Jadi di Kedawung ada dua pasien Covid-19 yang sembuh. Sekarang tinggal satu pasien di Jenggrik, Kedawung, yang belum pulang,” tambahnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho