Kebakaran hutan di Sendangijo, Wonogiri. (Solopos/Dok)

Solopos.com, WONOGIRIKebakaran menghanguskan puluhan hektare hutan dan lahan di Wonogiri, Jawa Tengah, di awal September 2019. Berdasarkan data BMKG, ada sekitar 32 hektare hutan dan lahan di Wonogiri, Jawa Tengah yang terbakar.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis laporan soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Wonogiri, Jawa Tengah dalam catatan bencana terkait iklim sepanjang 1-10 September 2019.

Karhutla pertama terjadi di Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, 1 September 2019. Kebakaran itu menghanguskan lahan seluas 7 hektare. Disusul karhutla di Selogiri yang memakan 12 hektare lahan pada 2 September 2019.

Selanjutnya, 6 September 2019, api melalap sekitar 3 hektare lahan di Wuryantoro, Wonogiri. Karhutla kembali terjadi di Wuryantoro dengan skala yang lebih besar pada 10 September 2019. Karhutla itu menghanguskan sekitar 10 hektare lahan dan merenggut satu nyawa. BMKG mencatat karhutla itu dipengaruhi musim kemarau panjang.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, karhutla menghanguskan sekitar 67 hektare lahan di Wonogiri, Jawa Tengah, dalam kurun waktu Juli-Agustus 2019. Kebakaran terparah terjadi di lahan warga dan aset Perum Perhutani di Kepatihan, Selogiri, 10 Agustus 2019. Total lahan yang terbakar seluas 25 hektare dengan kerugian mencapai ratusan juta.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten