300 Warga Pacitan Menderita Tuberkulosis
Tenaga kesehatan dari berbagai puskesmas di Kota Solo mengikuti jalan sehat pada puncak acara Gerakan Masyarakat Menuju Indonesia Bebas Tuberkulosis di car free day (CFD), Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (26/3/2017). (Solopos-Nicolous Irawan)

Madiunpos.com, PACITAN -- Hingga bulan November 2018, sebanyak 300 warga Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, terdeteksi menderita tuberkulosis (TB) atau TBC. Dinas Kesehatan setempat terus melakukan pemantauan untuk mencari warga yang menderita penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacrerium Tuberculosis itu.

Kasi Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Pacitan, Aris Istianah, mengatakan melihat angkat temuan itu, Pacitan termasuk daerah dengan angka penderita TBC rendah yaitu sepuluh besar dari bawah se-Jawa Timur. Hingga November tahun ini ditemukan sebanyak 300 penderita TB.

Dia menuturkan masyarakat yang dinyatakan menderita TB supaya tidak risau. Seluruh pemeriksaan dan pengobatan penderita TB akan digratiskan pemerintah. Jika dalam keluarga ada satu penderita TB, maka seluruh anggota keluarga akan diperiksa.

"Beberapa tetangga dekat juga harus diperiksa," kata dia yang dikutip Madiunpos.com dari siaran pers Pemkab Pacitan, Minggu (18/11/2018).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pacitan, Royani, menuturkan penyakit TB umumnya disebabkan oleh titik-titik air liur penderita TB yang tidak menggunakan masker.

Penderita TB dibedakan menjadi tiga kategori, pertama penderita awal cukup melakukan terapi obat teratur selama enam bulan.

Jika penderita gagal dalam terapi tersebut secara otomatis akan masuk pada kategori kedua. Untuk kategori kedua maka akan memperoleh terapi suntik dua bulan serta kembali memulai terapi obat selama enam bulan.

Kategori ketiga yaitu disebut Multidrug Resistant Tuberkulosis (MDR TB) umumnya penderita akan mendapat terapi obat selama 12 bulan hingga 18 bulan.

Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, Eko Budiyono, mengatakan para kader desa maupun puskesmas supaya menemukan sebanyak mungkin masyarakat yang mempunyai kecenderungan terhadap penyakit TB sehingga segera mendapatkan pertolongan. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom