300 Sapi di Gondangrejo Karanganyar Divaksin Antraks, Wilayah Lain Kapan?
Dokter hewan Dispertan PP Karanganyar memvaksinasi antraks sapi di Desa Dayu dan Krendowahono, Gondangrejo, Karanganyar, beberapa lalu. (Istimewa-Dispertan PP Karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar mulai melakukan gerakan vaksinasi atau pemberian vaksin antraks untuk sapi di Karanganyar sejak sepekan lalu.

Sebanyak 300 sapi di Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, terdata menjadi sasaran utama pemberian vaksin antraks tahap pertama.

Medik Veteriner Dispertan PP Karanganyar, Faturahman, mengatakan pihaknya mendapatkan bantuan suplai vaksin antraks sebanyak 1.000 dosis dari Pemerintah Provinsi Jateng.

TMMD Tuntaskan Rehab 30 RTLH di Jatiwarno Karanganyar

Program vaksinasi antraks terfokus di Kecamatan Gondangrejo lantaran sebelumnya pernah terjadi kasus penyakit zoonosis di wilayah tersebut.

“Sudah kami lakukan untuk vaksinasinya. Tapi bertahap tidak selesai satu kali langsung. Untuk tahap pertama, kami memvaksinasi 300 sapi yang ada di Desa Krendowahono dan Dayu, Gondangrejo, untuk divaksinasi pertama kali karena itu masuk wilayah perbatasan,” beber dia kepada Solopos.com, Selasa (2/9/2020).

Fatur menambahkan meskipun Dispertan PP mendapatkan 1.000 dosis vaksin antraks, namun jumlah tersebut belum bisa mencakup seluruh populasi sapi yang ada di Karanganyar.

Desa Tertentu yang Memiliki Lahan Hijau Banyak

Pasalnya, ungkap dia, saat ini terdata terdapat sekitar 63.000 sapi yang diternakkan di seluruh wilayah Karanganyar.

“Paling banyak itu ada di Gondangrejo, Jenawi, Jumantono, dan lainnya. Sebenarnya merata, tapi kebanyakan di desa-desa tertentu yang masih memiliki lahan hijau banyak. Kalau melihat angka dosis vaksinnya jauh dari kebutuhan karena populasi sapi di tempat kami lebih banyak,” imbuh dia.

Pengundian Nomor Urut di KPU Klaten, Mulyo Datang Duluan Disusul ORI Lalu ABY-HJT

Untuk antisipasi terulangnya wabah antraks, ungkap dia, para peternak di Karanganyar diimbau untuk berhati-hati dalam mendatangkan sapi.

Selain itu, kebersihan kandang juga menjadi faktor utama untuk mencegah hewan ternak terpapar virus antraks yang bisa menular ke manusia itu.

“Kalau sudah ada hewan yang mati dan keluar darah di setiap lubah tubuh itu ciri-ciri antraks. Harus waspada. Tapi sejauh ini belum ada kasus lagi khususnya di Gondangrejo yang sudah pernah ada,” jelas dia.

3 Paslon Peserta Pilkada Klaten Deklarasikan Komitmen terkait Covid-19



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom