Ganjar Pranowo di Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jateng, Jumat (27/4/2018). (Instagram-@ganjar_pranowo)

<p><strong>Solopos.com, CILACAP</strong> - Kisah unik mencuat di tengah masa kampanye Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) dalam rangkaian pilkada serentak 2018. Calon gubernur (cagub) nomor urut 1, Ganjar Pranowo, yang berkunjung ke Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jateng, Jumat (27/4/2018), mendapatkan keluhan unik dari warga.</p><p>Berdasarkan video yang diunggah di akun Instagram milik Ganjar Pranowo, <em>@ganjar_pranowo</em>, salah saeorang warga di desa tersebut mengeluh lantaran tak pernah menemui jangkrik selama 30 tahun di sawah. Hal itu lantaran sebagian sawah di desa tersebut tergenang air selama 30 tahun dan tak kunjung surut. "Dulu anak-anak bisa mencari jangkirik, sekarang 30 tahun enggak ketemu jangkrik," keluh salah seorang warga di hadapan <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180414/515/910100/pilkada-2018-ini-riwayat-hidup-dan-sepak-terjang-ganjar-pranowo">Ganjar Pranowo</a>.</p><p>Menanggapi keluhan itu, <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180414/515/910100/pilkada-2018-ini-riwayat-hidup-dan-sepak-terjang-ganjar-pranowo">Ganjar Pranowo</a> yang sedang menjalani masa cuti kampanye sebagai cagub di pilkada atau tepatnya Pilgub jateng 2018 mengaku akan segera meneruskan keluhan tersebut kepada pihak terkait. "<em>Insa Allah</em> nanti kita sampaikan kepada BBWS [Balai Besar Wilayah Sungai], kita sampaikan kepada PSDA [Pengelola Sumber Daya Air] agar diukur secara keinsinyuran ya," ujar gubernur Jateng non-aktif yang sedang mencalonkan diri kembali sebagai cagub Jateng bersama <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180416/515/910562/pilkada-2018-begini-riwayat-hidup-taj-yasin">Taj Yasin</a> tersebut.</p><p>Bukan hanya itu, politikus PDI Perjuangan tersebut juga meminta kepada warganet untuk membantu mencari solusi terkait maslah genangan air di persawahan salah satu desa di Kabupaten Cilacap tersebut. "Apakah ada di antara yang melihat ini tahu atau punya ide untuk menyelesaikan? Bantu yuk," ajak Ganjar Pranowo.</p><p>Ganjar menjelaskan sawah di desa tersebut tergenang air setelah ada bendungan yang jebol dan airnya membanjiri sawah. Selama 30 tahun, air itu terus menggenangi sawah dan sebagian lahannya tak bisa dimanfaatkan warga untuk bertani&nbsp;<span>hingga kini</span>.</p><p>Perbincangan <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180414/515/910100/pilkada-2018-ini-riwayat-hidup-dan-sepak-terjang-ganjar-pranowo">Ganjar Pranowo</a> dengan warga yang kemudian melahirkan kisah unik itu memang merupakan salah satu agendanya selama berkunjung di wilayah Cilacap. Dalam kunjungannya ke Cilacap di tengah masa kampanye pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu, Ganjar Pranowo juga menyambangi Pasar Saliwangi dan wilayah rawan bencana tanah longsor di Kecamatan Karangpucung.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten