30.000 Warga Klaten Belum Rekam E-KTP, Disdukcapil Jemput Bola
Blanko e-KTP. (Solopos-Candra Mantovani)

Solopos.com, KLATEN — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten terus mengoptimalkan program Pelayanan Jemput Bola (Pelaut Bala). Program tersebut guna menyisir orang lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas di Klaten yang belum melakukan perekaman data e-KTP.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, program Pelaut Bala yang sudah berlangsung di Disdukcapil Klaten beberapa waktu lalu memang ditujukan guna memudahkan orang lansia dan penyandang disabilitas. Melalui program itu, petugas disdukcapil mendatangi rumah orang lansia dan penyandang disabilitas yang butuh perekaman data e-KTP.

Lantaran pelayanan dilakukan di tengah pandemi Covid-19, program Pelaut Bala tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19. Hal itu seperti memakai masker, jaga jarak, menyediakan tempat cuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, dan lainnya.

"Dengan program Pelaut Bala ini diharapkan, lansia dan penyandang disabilitas yang belum terdaftar identitasnya guna urusan administrasi kependudukan (Adminduk) segera mengurusnya. Ini bagian dari upaya kami agar seluruh penduduk di Klaten memiliki data penduduk [perekaman data e-KTP]," kata Pelaksana Tugas (PLt) Disdukcapil Klaten, Sri Winoto, saat ditemui Solopos.com, Sabtu (8/8/2020).

Sri Winoto mengatakan penduduk di Klaten yang belum memilik yang belum melakukan rekam data e-KTP masih mencapai 30.000-an orang. Hal tersebut termasuk orang lansia dan penyandang disabilitas.

"Kalau data detailnya berapa lansia dan penyandang disabilitas yang belum melakukan rekam data belum diketahui pastinya. Makanya, ini kami optimalkan lagi program Pelaut Bala. Beberapa waktu lalu, kami juga melayani di Trucuk. Biasanya, pelayanan itu dilakukan berdasarkan permintaan warga atau pemerintah desa (pemdes)," katanya.

Ringankan Beban

Sri Winoto mengatakan Pelaut Bala diharapkan dapat meringankan beban para lansia dan penyandang disabilitas. Kepemilikan e-KTP dinilai sangat penting guna mendukung data Adminduk di Klaten.

"Agar para lansia dan penyandang disabilitas itu dapat didata dengan cepat, Pelaut Bala ini masih sangat relevan dilakukan. Para lansia itu terkadang tidak bisa ke mana-mana. Sangat susah jika harus bepergian. Apa pun, e-KTP sangat penting, seperti guna mengurus ahli waris, urusan ke bank, dan lainnya. Ini juga untuk mendukung persiapan di Pilkada 2020 [agar terdaftar sebagai pemilih]," katanya.

Sebelumnya, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Klaten, Sri Hartanto, mengatakan program Pelaut Bala diperuntukkan bagi warga yang tak bisa mengurus Adminduk karena terkendala kondiai fisik.

"Dengan program seperti itu, kami jemput bola," katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom