3 Tips Memilih Obat Batuk Pilek untuk Dewasa

Mulai dari flu ringan hingga gangguan kesehatan berat seperti bronkitis atau bahkan Covid-19 ditandai dengan batuk sebagai salah satu gejalanya.

 Ilustrasi batuk (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi batuk (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Batuk merupakan salah satu gejala yang sering muncul ketika Anda terserang masalah kesehatan tertentu. Tingkat keparahannya bisa ringan, sedang, atau berat.

Mulai dari flu ringan hingga gangguan kesehatan berat seperti bronkitis atau bahkan Covid-19 ditandai dengan batuk sebagai salah satu gejalanya. Inilah mengapa perlu dilakukan pemeriksaan secara tepat dan menyeluruh sehingga dokter bisa mendapatkan diagnosis yang akurat dan memberikan penanganan yang tepat.

Batuk memang terbilang mudah ditangani. Jika Anda sedang batuk, meminum obat batuk pilek dewasa bisa membantu meringankan batuk yang menyerang. Namun, bagaimana jika batuk tidak kunjung sembuh dan Anda khawatir gejala ini cenderung mengarah ke masalah kesehatan yang lebih serius, seperti Covid-19? Adakah cara membedakan batuk biasa dengan batuk yang menjadi gejala penyakit yang terjadi karena infeksi virus corona tersebut? Tentu saja ada, berikut cara mudah membedakan keduanya:

Baca Juga: PPKM Diperpanjang Lagi, Simak Syarat Pelaku Perjalanan di Dalam Negeri

1. Batuk Tidak Berdahak

Waspada jika Anda terserang batuk yang tidak berdahak atau batuk kering, karena ini bisa jadi tanda batuk yang mengarah pada Covid-19.

Meski begitu, Covid-19 bukan menjadi satu-satunya masalah kesehatan yang ditandai dengan batuk kering. Beberapa kondisi medis lainnya seperti GERD atau alergi pun ditandai dengan batuk kering.

2. Tidak Mengalami Mengi

Anda perlu tahu bahwa baik alergi maupun penyakit Covid-19 adalah dua kondisi yang memiliki banyak kemiripan. Pengidap asma, misalnya, alergi yang muncul bisa mengakibatkan sesak napas, mengi, dan batuk.

Namun, jika Anda mengidap Covid-19, batuk yang muncul tidak diikuti dengan mengi. Jika Anda belum tahu, mengi adalah istilah untuk menggambarkan suara bernada tinggi yang terdengar saat sedang bernapas.

3. Tidak Disertai dengan Gatal atau Gejala Alergi Lainnya

Jika Anda terserang batuk pada kondisi ketika ada riwayat alergi musiman dan diikuti dengan gejala lain seperti mata berair, bersin, dan gatal, tandanya Anda sedang terserang alergi.

Alergi sering sekali membuat pengidapnya merasakan gatal pada tenggorokan atau hidung sehingga pengidap akan bersin atau batuk. Sementara untuk Covid-19, rasa gatal ini tidak muncul.

Baca Juga: Punya Plafon Hingga Rp500 Juta, Ini Syarat dan Cara Pengajuan KUR Bank Jateng

Memilih Obat Batuk Pilek untuk Dewasa

Batuk sebenarnya merupakan reaksi alami dari tubuh untuk mengeluarkan berbagai benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasan. Tak hanya itu, ketika Anda sedang mengidap masalah medis tertentu, batuk akan membantu tubuh mengeluarkan kuman, bakteri, maupun virus. Ketika batuk terjadi diikuti dengan dahak, hal ini umumnya terjadi karena, virus atau bakteri yang memasuki saluran pernapasan sehingga memicu terjadinya infeksi.

Sementara itu, batuk kering sering terjadi sebagai salah satu gejala dari alergi, iritasi pada tenggorokan karena asam lambung, hingga asma. Baik batuk berdahak maupun batuk kering memang bisa dengan mudah ditangani dengan obat. Namun, tidak boleh asal, karena beda jenis batuknya, beda pula obatnya. Nah, berikut tips memilih obat batuk pilek dewasa yang tepat:

1. Batuk Berdahak

Apabila Anda mengalami batuk yang disertai dengan dahak, obat yang disarankan untuk dikonsumsi biasanya memiliki kandungan guaifenesin dan bromhexine HCl. Kedua kandungan ini bekerja aktif untuk membantu mengencerkan dahak sehingga bisa lebih mudah keluar dari dalam tubuh.

2. Batuk Kering yang Disebabkan karena Alergi

Selanjutnya adalah obat batuk untuk mengatasi batuk kering yang terjadi karena alergi. Apabila Anda terserang batuk jenis ini, Anda disarankan memilih obat yang memiliki kandungan chlorpheniramine maleate dan diphenhydramine HCl.

Kedua bahan yang terkandung dalam obat tersebut akan bekerja secara aktif untuk menghambat rilisnya zat histamin yang menjadi pemicu timbulnya gejala alergi pada tubuh. Jadi, gejala seperti gatal pada tenggorokan dan hidung, batuk, bersin, dan hidung tersumbat pun berkurang.

3. Batuk Kering yang Terjadi karena Pilek

Terakhir adalah batuk kering yang disebabkan karena pilek. Jika Anda mengalami batuk jenis ini dan disertai dengan gejala hidung mampet, pilihan obatnya disarankan memiliki kandungan doxylamine succinate, pseudoephedrine HCl, dan dextromethorphan HBr. Secara sederhana, ketiga kandungan tersebut akan bekerja melalui proses berikut:

? Doxylamine succinate akan bekerja aktif untuk membantu mengatasi pilek, batuk, dan rasa gatal yang muncul pada tenggorokan maupun hidung yang disebabkan karena reaksi alergi.

? Pseudoephedrine HCl akan bekerja aktif dengan membantu mengurangi pembengkakan yang terjadi pada hidung ketika Anda mengalami pilek dan hidung tersumbat.

? Dextromethorphan HBr akan bekerja aktif dengan membantu menghentikan munculnya rangsangan batuk pada otak. Dengan demikian, gejala batuk pun perlahan akan berkurang dan mereda.

Baca Juga: Junjung Tinggi Kesetaraan Gender, Prodia Raih Predikat Gold pada SDGs Awards 2021

Dibandingkan dengan tablet, obat batuk kering yang tersedia dalam bentuk sirup disinyalir mampu memberikan efek terapi yang terbilang lebih efektif. Tak heran jika banyak obat batuk kering yang hadir dalam bentuk sirup, karena bisa membantu melegakan tenggorokan ketika Anda mengonsumsinya.

Hal penting yang perlu Anda perhatikan adalah dextromethorphan HBr tidak boleh dikonsumsi dalam bentuk tunggal. Pasalnya, hal ini bisa mengakibatkan munculnya efek samping negatif yang bisa dibilang berbahaya. Inilah mengapa sebagian besar obat batuk pilek dewasa untuk batuk kering biasanya mengandung komposisi atau bahan yang digabungkan dengan kandungan lainnya. Misalnya dengan antihistamin sebagai antialergi.

Semua obat tersebut bisa Anda dapatkan dengan mudah di apotek atau membelinya melalui website maupun aplikasi Blibli. Namun, pastikan Anda mengecek kembali kandungan atau bahan lain dalam obat tersebut sebelum membelinya, ya! Pastikan tidak ada tambahan pemanis buatan atau alkohol dalam obat.

Pun, tak kalah pentingnya, sesuaikan dosis konsumsinya sesuai anjuran yang tertera dalam kemasan atau berdasarkan resep dokter. Misalnya, jika Anda disarankan untuk minum obat 3 kali sehari dan ternyata terlewat selama sekitar satu sampai dua jam, segera minum ya! Namun, abaikan jika Anda terlupa dan baru ingat mendekati dosis berikutnya. Apabila batuk tak juga berkurang setelah tiga hari mengonsumsi obat, segera periksa ke dokter.


Berita Terkait

Berita Terkini

Banting Setir, Atlet Bulutangkis Ini jadi Pengusaha Warung Gongso Solo

Warung Gongso merupakan usaha yang ide Dhaka Yudha Sakti datang dari kegemaran keluarga terhadap resep menu makanan yang dimasak dengan cara digongso.

Krisis Energi Melanda Dunia, Ini Pengaruhnya untuk Indonesia

Tingginya permintaan energi seiring dengan pemulihan ekonomi tapi tak dibarengi dengan ketersediaan pasokan memadai, membuat harga gas alam dan batu bara melonjak.

Dipesan Tamu World Superbike, Hotel-Hotel di Mataram Hampir Full Booked

sejumlah hotel di Mataram sudah menerima reservasi atau pesanan kamar dari tamu kegiatan World Superbike (WSBK) yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, 19-21 November 2021.

Pertashop Dorong Bangkitnya Ekonomi di Tengah Pandemi

Pertashop Pertamina diharapkan bisa jadi upaya mendorong pemerataan akses energi dengan tujuan membangkitkan kembali ekonomi di tengah pandemi.

Dukung Percepatan Digitalisasi Daerah, Grab & OVO Rilis Patriot di Solo

Program Akselerasi Transaksi Online Pemerintah (Patriot) diresmikan di Solo, Kamis (21/10/2021). Patriot merupakan program yang diluncurkan Grab bekerja sama dengan OVO.

Jumlah Wisatawan Meningkat, Pemkot Jogja Batasi Pengunjung

Pada PPKM Level 2 di DIY, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengantisipasi kemungkinan meningkatkan jumlah wisatawan.

Aturan Baru: Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat dan Kereta

Anak usia di bawah 12 tahun bisa diajak naik pesawat hingga kereta api antarkota namun ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.

BNI Luncurkan BNI Xpora untuk Dukung UMKM Go Global

BNI memperkenalkan BNI Xpora yang telah memberikan layanan di 7 kota yaitu Medan, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, Denpasar, dan Makassar.

Jangan Terkecoh! Ini Beda Pinjol Ilegal dengan Pinjol Legal

Pemerintah melakukan penindakan tegas terhadap pinjol ilegal, sedangkan pinjol-pinjol lain yang legal sudah ada izin, sah, dipersilakan berkembang.

Resmikan Pabrik Biodiesel, Begini Penegasan Jokowi Soal Energi Fosil

Pada tahun 2021 Presiden Jokowi menargetkan Indonesia mampu memproduksi dan menyalurkan 9,2 juta kiloliter biodiesel.

Diproyeksi Gantikan Garuda, Pelita Air Butuh Persiapan 3 Bulan

BUMN memperkirakan penyiapan PT Pelita Air Service (PAS) sebagai maskapai yang melayani penerbangan berjadwal membutuhkan waktu setidaknya 3 bulan.

Integrasi Digital Pajak Ala Kereta Api Indonesia

Sektor perpajakan menjadi sangat krusial lantaran KAI memiliki transaksi hingga 12.000 dokumen pajak per bulan.

Dililit Utang Rp35 Triliun, Garuda Indonesia Sudah di Ujung Tanduk

BUMN menggambarkan kondisi keuangan PT Garuda Indonesia yang sudah di ujung tanduk lantaran dibebani oleh setumpuk utang dan ekuitas negatif

Peringati Maulid Nabi & Hari Santri 2021, Semen Gresik Gelar Istigasah

Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri adalah momentum untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dan momentum mengobarkan spirit santri dan pesantren.

Airlangga: Pemerintah Tepat Atasi Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Terjaga

Salah satu capaian Pemerintah dalam dua tahun terakhir di bidang ekonomi adalah berhasil menahan kontraksi ekonomi di tahun 2020.

Komitmen BTPN Syariah dalam Tanggung Jawab Sosial Berkelanjutan

Selama lebih dari satu dekade melayani nasabah inklusi, BTPN Syariah tetap berupaya memberikan dampak sosial yang nyata bagi seluruh stakeholder baik internal dan eksternal.